Gelombang Protes Iran Tewaskan Ribuan, PBB Angkat Suara

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi protes antipemerintah berlangsung besar-besaran di Iran (Foto: via REUTERS/Stringer)

Aksi protes antipemerintah berlangsung besar-besaran di Iran (Foto: via REUTERS/Stringer)

Jakarta,  iNBrita.com — Gelombang unjuk rasa besar mengguncang dalam protes Iran dalam beberapa pekan terakhir dan menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Seorang pejabat Iran menyatakan sekitar 2.000 orang meninggal dunia akibat kerusuhan yang menyertai demonstrasi. Al Arabiya dan Reuters melaporkan pernyataan tersebut pada Selasa (13/1/2026).

Pejabat itu menyalahkan kelompok yang ia sebut sebagai “teroris”. Ia menuding kelompok tersebut bertanggung jawab atas kematian warga sipil dan anggota pasukan keamanan.

PBB Kecam Kekerasan Aparat

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan keprihatinan serius atas situasi di Iran. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, mengaku terkejut melihat meningkatnya kekerasan aparat keamanan terhadap demonstran. protes Iran.

“Rantai kekerasan ini harus dihentikan. Rakyat Iran menuntut keadilan, kesetaraan, dan kebenaran. Dunia harus mendengarkan mereka,” kata Türk. Juru bicara Kantor HAM PBB, Jeremy Laurence, membacakan pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Putin Kecam Serangan Israel dan AS ke Iran

Awal Mula Aksi Protes

Aksi protes bermula pada 28 Desember di kawasan Grand Bazaar, Teheran. Para pedagang dan pemilik toko turun ke jalan untuk memprotes kondisi ekonomi yang terus memburuk.

Nilai tukar rial Iran anjlok tajam dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu menekan daya beli dan memicu kemarahan publik.

Dalam waktu singkat, demonstrasi meluas ke berbagai kota. Gerakan ini kemudian berkembang menjadi tantangan terbuka terhadap pemerintahan teokratis yang berkuasa sejak Revolusi Islam 1979.

Data Korban Versi Lembaga HAM

Dalam beberapa hari terakhir, bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan semakin sering terjadi. Kerusuhan dan kekerasan mewarnai aksi unjuk rasa di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Trump Kuasai Minyak Venezuela, Ketegangan Global Meningkat

Lembaga pemantau HAM berbasis di Amerika Serikat, Human Rights Activists News Agency (HRANA), mencatat sedikitnya 646 orang tewas. Associated Press mengutip laporan tersebut pada Selasa (13/1/2026).

Dari jumlah itu, 512 korban merupakan demonstran. Sebanyak 134 lainnya berasal dari pasukan keamanan. Lebih dari 1.000 orang mengalami luka-luka akibat bentrokan.

Penangkapan Massal

HRANA juga melaporkan lebih dari 10.700 orang ditangkap selama dua pekan terakhir. Aparat melakukan penangkapan di 585 lokasi yang tersebar di 186 kota. Seluruh 31 provinsi Iran terdampak operasi tersebut.

HRANA menyusun laporan ini melalui jaringan relawan di dalam Iran. Para relawan memverifikasi setiap informasi dengan metode pemeriksaan silang. Sejumlah laporan HRANA sebelumnya terbukti akurat dalam krisis serupa.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi taubat. Simak tiga syarat utama agar taubat sah dan diterima menurut ulama. (freepik.com)

Khasanah

Syarat Shalat Taubat Agar Diterima Allah SWT Menurut Ulama

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Kesehatan

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Rabu, 22 Jul 2026 - 03:00 WIB

.Ilustrasi kode redeem Free Fire (FF) terbaru dengan berbagai hadiah gratis dari Garena.

Game

Kode Redeem Free Fire Terbaru 22 Juli 2026 Gratis

Rabu, 22 Jul 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game penghasil saldo GoPay.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Cair ke DANA, Begini Caranya

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:00 WIB

Bunga Agapanthus bermekaran dengan warna biru ( Foto Pexels)

Pendidikan

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 22 Jul 2026 - 00:00 WIB