India Open 2026 Diwarnai Hewan Masuk Arena

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, saat berlaga pada ajang India Open 2026 di New Delhi.

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, saat berlaga pada ajang India Open 2026 di New Delhi.

New Delhi, iNBrita.com — Penyelenggaraan India Open 2026 yang sedang berlangsung menghadirkan sejumlah kejadian tidak biasa dan menuai sorotan banyak pihak.

India Open 2026 berstatus sebagai turnamen BWF World Tour Super 750. Panitia menggelarnya di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, pada 13–18 Januari 2026.

Turnamen ini menawarkan hadiah besar. India Open 2026 menyediakan total hadiah sebesar USD 950.000 atau hampir Rp16 miliar berdasarkan kurs saat ini, Rabu (14/1/2026).

Namun, di balik nilai hadiah yang fantastis, pelaksanaan turnamen justru memunculkan berbagai masalah yang dinilai merugikan pemain.

Hewan Masuk Arena Pertandingan

Panitia India Open 2026 tidak hanya menarik perhatian para penggemar bulu tangkis, tetapi juga mengundang kehadiran hewan ke dalam arena.

Seekor monyet tertangkap kamera sedang duduk di tribun dan menyaksikan sesi latihan para pemain. Pebulu tangkis ganda putra Korea Selatan, Kang Min-hyuk, mengabadikan momen tersebut melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya, @k_kang.m.h, Rabu (14/1/2026).

Dalam video itu, monyet terlihat tenang duduk di tribun saat para pemain melakukan pemanasan. Kang pun menyelipkan komentar bernada humor.

“Apakah hewan boleh masuk gratis?” tulis Kang.

Tidak hanya monyet, burung-burung juga berterbangan bebas di dalam Indira Gandhi Indoor Stadium. Kondisi ini diungkapkan oleh pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Mia Blichfeldt.

Dikutip dari Indian Express, Mia mengkritik kondisi lapangan yang ia nilai kotor dan berdebu. Ia juga menyebut adanya kotoran burung di area pertandingan.

“Lantainya kotor dan ada banyak debu di lapangan. Selain itu, ada burung yang terbang di dalam arena dan terdapat kotoran burung,” ujar Mia.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut cukup mengganggu.

“Sebagai pemain dari Eropa, saya rasa saya lebih sensitif terhadap hal-hal seperti ini,” lanjutnya.

Masalah Suhu Dingin di Dalam Venue

Selain persoalan hewan yang masuk ke arena, India Open 2026 juga mendapat kritik terkait fasilitas pemanas ruangan yang tidak memadai.

Saat ini, India tengah mengalami cuaca dingin. Ketiadaan pemanas membuat banyak pemain menggigil, bahkan saat menjalani sesi pemanasan.

Sejumlah pemain terpaksa mengenakan pakaian berlapis, mulai dari celana ganda, jaket tebal, sarung tangan, hingga penutup kepala, seperti dilaporkan ndtv.in.

Dua pebulu tangkis tunggal putri, Ratchanok Intanon dari Thailand dan Michelle Li dari Kanada, turut menyoroti kondisi tersebut.

“Kita mungkin membutuhkan pemanas di sini,” kata Ratchanok Intanon.

Michelle Li juga menyampaikan keluhan serupa.

“Di sini sangat dingin dan tidak mudah untuk menghangatkan tubuh,” ujarnya.

Perlu Evaluasi Menyeluruh

Berbagai insiden dan kritik terhadap penyelenggaraan India Open 2026 menuntut respons cepat dari pihak terkait.

Persatuan Bulu Tangkis India (BAI) perlu segera melakukan evaluasi dan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Hal ini menjadi semakin penting karena India akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada 17–23 Agustus mendatang.

Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan berlangsung di New Delhi, meski panitia hingga kini belum mengumumkan venue resmi yang akan digunakan.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

Harga Mobil BYD Setelah Produksi Lokal, Apakah Turun?

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Travel

Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB