Home / Nasional

Senin, 19 Januari 2026 - 22:00 WIB

Polytron Lampaui Merek Jepang Lewat Penjualan Mobil Listrik

Polytron G3 dan G3+ menjadi mobil listrik pertama Polytron yang dipasarkan di Indonesia pada 2025.

Polytron G3 dan G3+ menjadi mobil listrik pertama Polytron yang dipasarkan di Indonesia pada 2025.

Jakarta, iNBrita.com Polytron resmi memasuki pasar otomotif Indonesia dengan meluncurkan mobil listrik pertamanya pada 2025. Sebelumnya, Polytron telah lebih dulu menjual motor listrik. Meski baru menjual satu model mobil, Polytron langsung mencatatkan pencapaian yang cukup mengejutkan.

Berdasarkan data penjualan ritel Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode 2025, Polytron berhasil menjual 353 unit mobil. Angka ini membuat Polytron unggul dibandingkan sejumlah merek yang sudah lama hadir di Indonesia, seperti Subaru, Kia, Volkswagen, Maxus, Volvo, Seres, hingga Audi.

Sebagai perbandingan, Subaru hanya mencatat penjualan 300 unit, Kia 273 unit, dan Maxus 192 unit. Seluruhnya masih berada di bawah capaian Polytron. Meski demikian, pangsa pasar Polytron masih berada di angka 0,0 persen, jauh tertinggal dari merek Jepang besar seperti Toyota, Daihatsu, dan Honda.

Baca juga :   Kepala TK Negeri Pembina Raih Juara Kota

Untuk bersaing di pasar domestik, Polytron menghadirkan dua model mobil listrik, yaitu G3+ dan G3. Polytron merakit kedua mobil tersebut di fasilitas PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Mobil ini merupakan hasil kerja sama Polytron dengan Skyworth K EV.

Polytron merancang mobil listrik pertamanya dengan dimensi besar. Mobil ini memiliki panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm, serta jarak sumbu roda 2.800 mm. Berkat dimensinya yang lega, mobil ini mampu menampung bagasi hingga 1.141 liter dan sudah dilengkapi Electronic Tail Gate with Kick Sensor.

Baca juga :   Aktivitas Sesar Sianok Picu Gempa di Sumatera Barat

Dari sisi performa, kedua varian mampu menempuh jarak hingga 402 kilometer (CLTC). Mobil ini melaju hingga kecepatan maksimum 150 km/jam dan mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu 9,6 detik.

Polytron membekali mobil listriknya dengan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 51,916 kWh, tenaga 150 kW, dan torsi 320 Nm yang memberikan akselerasi instan khas mobil listrik.

Polytron menawarkan dua skema pembelian. Konsumen bisa membawa pulang mobil dengan skema sewa baterai mulai Rp 299 juta, atau memilih pembelian baterai langsung dengan harga mulai Rp 419 juta.

(Ven*)

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Deretan mobil baru di showroom dengan informasi harga dan pajak kendaraan

Nasional

Pajak Mobil Baru 2026 Tembus 40 Persen Harga
Ilustrasi pecahan uang rupiah kertas berbagai nominal yang dicabut Bank Indonesia dari peredaran.

Nasional

Bank Indonesia Umumkan Daftar Uang Rupiah yang Dicabut Resmi
Kementerian Hukum mengesahkan kepengurusan PPP Mardiono setelah meneliti AD/ART Muktamar IX.

Nasional

Kementerian Hukum Sahkan Kepengurusan PPP Kubu Mardiono
Ilustrasi Koperasi Merah Putih kegiatan koperasi desa untuk perekonomian masyarakat.

Nasional

Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka Resmi
Petugas Dishub dan Taruna STTD mengatur lalu lintas dan memberi edukasi keselamatan di Kota Sungai Penuh.

Nasional

Kementerian Perhubungan Percayakan PKL STTD ke Sungai Penuh
Presiden Prabowo Subianto bertemu mantan ajudan dan pengawal dalam acara silaturahmi di Hambalang.

Nasional

Prabowo Silaturahmi dengan Mantan Ajudan dan Pengawal Militer
Gedung Rusunawa I Tebing Tinggi dengan tarif sewa Rp 2.000 per hari

Nasional

Viral Rusunawa Tebing Tinggi, Sewa Cuma Rp 2.000

Nasional

PT. Tren Gen Horizon Peluang bagi Pemilik Media Meningkatkan Pendapatan