Kekayaan Miliarder Dunia Melejit, Oxfam Soroti Ketimpangan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: via REUTERS/Brandon Bell

Foto: via REUTERS/Brandon Bell

Jakarta, iNBrita.com  — Oxfam melaporkan kekayaan miliarder dunia melonjak hingga rekor baru sebesar US$18,3 triliun. Dalam beberapa tahun terakhir, kaum super kaya terus memperbesar aset mereka dengan sangat cepat. Jumlah miliarder global kini melampaui 3.000 orang, dengan kenaikan kekayaan kolektif sebesar 16% sepanjang tahun lalu.

Kemiskinan Global Tak Kunjung Turun
Di sisi lain, pengentasan kemiskinan global tidak menunjukkan kemajuan berarti. Oxfam mencatat tingkat kemiskinan dunia masih setara dengan kondisi tahun 2019. Banyak masyarakat menghadapi biaya hidup yang terus meningkat, sementara manfaat pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh segelintir orang.

Pengaruh Miliarder di Politik dan Media
Oxfam juga menyoroti peran miliarder dalam politik dan media. Para miliarder memanfaatkan kekayaan untuk memperluas pengaruh dan menjaga kepentingan bisnis. Contohnya, Elon Musk terlibat dalam pemerintahan Amerika Serikat pada awal 2025, sementara Jeff Bezos dan Vincent Bolloré menguasai media besar di negara masing-masing.

Peringatan Oxfam dan Seruan Kebijakan
Sejak 2014, Oxfam rutin merilis laporan ketimpangan menjelang World Economic Forum di Davos. Organisasi ini mendorong pemerintah di seluruh dunia menaikkan pajak bagi kaum super kaya dan mempertegas pemisahan antara kekayaan dan kekuasaan politik.

“Jika kemiskinan ekonomi melahirkan kelaparan, maka kemiskinan politik melahirkan kemarahan,” tegas Direktur Eksekutif Oxfam, Amitabh Behar.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian turun pada Sabtu, 24 Oktober 2026.(Foto : CNBC Indonesis/Trisusilo)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam dan UBS Turun

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:00 WIB

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB