Tim SAR Evakuasi Jenazah Pramugari ATR Bulusaraung

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Tim SAR mengevakuasi jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dari lereng terjal Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026).

Petugas Tim SAR mengevakuasi jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dari lereng terjal Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026).

Pangkep, iNBrita.com — Tim SAR mengevakuasi jenazah pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Selasa malam (20/1/2026). Setelah menjalani proses evakuasi yang panjang dan penuh tantangan, petugas segera mengangkut jenazah menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara, Kota Makassar, untuk menjalani proses identifikasi lanjutan.

Petugas Langsung Membawa Jenazah ke RS Bhayangkara

Danrem 142/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan menyampaikan bahwa tim segera mengevakuasi jenazah begitu cuaca dan kondisi medan memungkinkan. Ia menegaskan bahwa petugas langsung mengerahkan ambulans tanpa menunda proses pengangkutan menuju rumah sakit.
“Kami langsung membawa jenazah menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara,” kata Andre Rumbayan kepada wartawan, seperti dikutip dari detikSulsel.

Tim SAR Menemukan Jenazah Sejak Senin Siang

Tim SAR menemukan jenazah pramugari tersebut di lereng terjal Gunung Bulusaraung pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Namun, hujan lebat, angin kencang, dan kabut tebal menghambat upaya evakuasi. Selain itu, medan yang curam dan licin menyulitkan personel saat bergerak di sekitar lokasi penemuan korban.

Cuaca Ekstrem Terus Menghambat Evakuasi

Sejak pagi hari, cuaca buruk terus melanda kawasan lereng Gunung Bulusaraung. Meski menghadapi kondisi ekstrem, tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi evakuasi dengan penuh kehati-hatian. Tim memprioritaskan keselamatan personel sambil memastikan seluruh tahapan evakuasi berjalan sesuai prosedur.

Tim Memulai Evakuasi Sejak Pukul 11.00 Wita

Andre Rumbayan menjelaskan bahwa tim memulai proses evakuasi pada pukul 11.00 Wita. Saat itu, hujan deras dan angin kencang dengan kecepatan 20 hingga 25 knot terus menerpa lokasi. Meski menghadapi risiko tinggi, tim tetap bergerak dan berhasil mencapai titik lokasi jenazah pada pukul 17.15 Wita.

Petugas Menurunkan Jenazah hingga Desa Tompubulu

Setelah mencapai lokasi, petugas langsung menurunkan jenazah dari lereng gunung secara bertahap. Tim kemudian membawa jasad korban hingga tiba di Desa Tompubulu sekitar pukul 20.00 Wita. Dari desa tersebut, petugas kembali mengangkut jenazah menggunakan ambulans menuju Kota Makassar.

Tim SAR Menunjukkan Dedikasi di Medan Berat

Operasi evakuasi ini mencerminkan kerja keras, keberanian, dan dedikasi tim SAR saat menghadapi medan berat serta cuaca ekstrem demi mengevakuasi korban secara cepat, aman, dan bermartabat.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak
Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh
Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
PT Semen Padang Raih Apresiasi atas Aksi Tanggap Bencana.
Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Berita Terbaru

Polisi mengamankan delapan orang terkait insiden di Kabupaten Merangin, Jambi.

Daerah

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB

Lahan gambut yang menjadi fokus restorasi untuk mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Nasional

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi suasana Jazirah Arab pada masa awal Islam, menggambarkan latar sejarah perjuangan Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah.

Khasanah

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi teh kemasan berbusa saat aksi demo. ( Foto AI INBRITA)

Nasional

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:00 WIB

Pemancing Taklukkan Lele Raksasa, Tarung 30 Menit. Foto: Euro News

Internasional

Pemancing Jerman Tangkap Lele Raksasa, Samai Rekor Dunia

Jumat, 30 Okt 2026 - 04:00 WIB