Jakarta,iNBrita.com – Pekan lalu, jutaan email milik terpidana kasus pelecehan seksual Jeffrey Epstein menjadi publik, menarik perhatian banyak pihak. Salah satu nama yang muncul dalam dokumen tersebut adalah Bill Gates, pendiri Microsoft sekaligus filantropis ternama.
Beberapa email yang bocor berasal dari 18 Juli 2013 dan memuat klaim sensitif soal kehidupan pribadi Gates. Gates dikabarkan menerima pengobatan untuk penyakit menular seksual.
Selain itu, Epstein dikatakan memiliki peran dalam memfasilitasi pertemuan rahasia Gates dengan sejumlah wanita, bahkan membantu menyediakan obat-obatan tertentu.
Namun, pihak Bill Gates membantah seluruh tuduhan tersebut. Juru bicaranya menyatakan bahwa isi dokumen itu tidak lebih dari frustrasi Epstein yang gagal membangun hubungan dengan Gates dan upayanya untuk mencemarkan nama baik Gates.
“Satu-satunya hal yang ditunjukkan dokumen ini adalah rasa frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan Gates dan upayanya untuk menjebak dan merusak reputasi Gates,” ujar juru bicara Gates, dikutip dari People, Senin (2/2/2026).
Simulasi Pandemi dan Proposal Lain Epstein
Selain isu pribadi, email-email Epstein juga membahas proyek-proyek yang berkaitan dengan kesehatan dan keamanan, termasuk simulasi pandemi jauh sebelum gelombang Covid-19 melanda dunia pada 2020. Hal ini kembali memicu teori konspirasi soal pandemi.
Dalam salah satu email berjudul “bgc3: Deliverable and Scope”, Epstein mengajukan proposal terkait lima bidang:
Simulasi pandemi – menyusun spesifikasi teknis serta sistem pelacakan untuk strain penyakit.
Senjata neuroteknologi – terkait buku putih penggunaan neuroteknologi dalam industri intelijen dan pertahanan.
Data kesehatan digital – pengembangan sistem berbasis bukti untuk meningkatkan akses dan keamanan data kesehatan pribadi.
Penyakit kronis dan ilmu otak – rekomendasi neuroteknologi untuk penyakit degeneratif dan kronis.
Ekonomi kesehatan – laporan komprehensif tentang pengeluaran kesehatan konsumen di Amerika Serikat.
Epstein juga menyebut pertemuannya dengan sejumlah ahli, yang ia tulis dengan nama Rodger, Mark, Chris, Trevor, dan Geoff, serta menegaskan kesediaannya membantu Gates dalam berbagai hal.
Bantahan Gates dan Perspektif Melinda
Keterlibatan Gates dengan Epstein sebelumnya sudah menjadi sorotan publik, terutama saat Gates bercerai dari Melinda.
Melinda sendiri mengungkapkan dalam wawancara Maret 2022 bahwa ia tidak menyukai pertemuan Gates dengan Epstein:
“Bukan hanya satu hal, tetapi banyak hal. Saya tidak menyukai dia bertemu dengan Jeffrey Epstein dan sudah menyampaikan hal ini kepadanya,” jelas Melinda.
Sementara itu, Bill Gates menyebut pertemuannya dengan Epstein sebagai kesalahan besar. Ia menilai bahwa awalnya ia menghadiri pertemuan itu untuk mendukung filantropi kesehatan global, tetapi pertemuan itu justru menjadi kesalahan yang membahayakan reputasinya.
“Jika dipikir-pikir, saya bodoh menghabiskan waktu bersamanya. Saya kira itu bisa membantu filantropi kesehatan global, tetapi kenyataannya itu hanya kesalahan besar,” kata Gates.














