Home / Kesehatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:00 WIB

Urine Bisa Ungkap Penyakit, Ini Penjelasan Dokter

Ilustrasi urine dengan warna berbeda yang dapat menunjukkan kondisi kesehatan, mulai dari dehidrasi hingga gangguan ginjal.

Ilustrasi urine dengan warna berbeda yang dapat menunjukkan kondisi kesehatan, mulai dari dehidrasi hingga gangguan ginjal.

Jakarta, iNBrita.com – Banyak orang menganggap urine hanya sebagai sisa pembuangan tubuh. Padahal, urine memegang peran penting karena dapat menunjukkan kondisi kesehatan di dalam tubuh.

Urine Menjadi Cerminan Kondisi Tubuh

Ginjal secara aktif menyaring zat sisa, kelebihan garam, dan air dari darah. Tubuh kemudian membuang hasil penyaringan tersebut melalui urine. Karena itu, setiap perubahan pada urine dapat memberi petunjuk tentang kondisi kesehatan seseorang.

Melalui pemeriksaan urine sederhana, dokter dapat mendeteksi berbagai gangguan kesehatan. Tes ini membantu menemukan masalah ginjal, infeksi saluran kemih, diabetes, hingga penyakit serius seperti kanker kandung kemih.

“Pemeriksaan urine memegang peran yang sangat penting dalam mendiagnosis penyakit,” ujar dr Anant Kumar, Chairman Urology, Renal Transplant and Robotics, Max Super Speciality Hospital, Saket, seperti dikutip dari Times of India.

Warna Urine Tidak Selalu Menentukan Diagnosis

Dr Anant Kumar menjelaskan bahwa warna urine terutama mencerminkan tingkat konsentrasinya. Namun, dokter tetap perlu melakukan analisis urine secara menyeluruh untuk menilai fungsi ginjal dan penanda kesehatan lainnya.

“Warna urine, baik kuning maupun bening, bergantung pada konsentrasinya. Saat tubuh kekurangan cairan, urine akan tampak lebih kuning. Sebaliknya, jika seseorang banyak minum air, urine terlihat lebih bening. Pada musim panas, ketika seseorang tidak minum air dalam waktu lama, urine bisa berubah menjadi kuning pekat. Karena itu, warna urine saja tidak cukup untuk menegakkan diagnosis,” jelasnya.

Baca juga :   Dukungan untuk Al Azhar dari Hamparan Rawang Terus Menguat

Berbagai Kelainan Urine yang Perlu Diwaspadai

Meski warna bukan satu-satunya penentu, dr Anant Kumar menyebutkan sejumlah kelainan urine yang dapat menandakan masalah kesehatan, antara lain:

  • Urine berbau menyengat sering menandakan infeksi dan memerlukan pemeriksaan urine.

  • Urine berwarna merah muda, merah tua, atau bercampur darah merupakan kondisi serius yang harus segera diperiksakan ke dokter urologi. Kondisi ini dapat mengindikasikan infeksi, batu, TBC, atau tumor.

  • Urine berwarna kuning sangat gelap dapat mengarah pada gangguan hati.

  • Urine yang berbusa berlebihan menunjukkan kehilangan protein dan mengindikasikan kerusakan ginjal.

  • Urine tampak kusam atau seperti asap (smokey) memerlukan perhatian medis.

  • Urine yang dikerubungi semut dapat menandakan adanya gula, sehingga perlu pemeriksaan urine dan darah untuk mendeteksi diabetes.

  • Kristal dalam urine dapat berkaitan dengan batu asam urat atau batu sistin.

  • Adanya sel darah merah dan sel nanah menunjukkan perdarahan serta infeksi.

  • Sel darah merah dengan bentuk tidak normal dapat menandakan penyakit glomerulus pada ginjal.

Baca juga :   Penggunaan Obat Herbal Aman di Indonesia Panduan Lengkap

Pemeriksaan Urine, Alat Diagnosis yang Sederhana namun Kuat

“Urine mencerminkan apa yang terjadi pada ginjal. Melalui pemeriksaan urine, dokter dapat memperoleh banyak informasi penting,” lanjut dr Anant Kumar.

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan urine merupakan alat diagnosis yang sederhana, tetapi sangat efektif. Dokter bahkan dapat mendeteksi kanker kandung kemih jika menemukan sel kanker di dalam urine.

Selain itu, pemeriksaan urine membantu mendiagnosis tuberkulosis (TBC/TB) dan berbagai gangguan metabolik. Keberadaan keton dalam urine, misalnya, dapat menimbulkan bau khas dan menandakan metabolisme yang tidak normal.

“Tes urine membantu mengidentifikasi berbagai jenis penyakit ginjal. Pemeriksaan ini bersifat sederhana, tidak invasif, dan mampu mengungkap banyak informasi tentang kondisi kesehatan. Jika seseorang memiliki keluhan atau keraguan, ia sebaiknya tidak mengabaikan pemeriksaan urine,” pungkasnya.

(Tim*)

Berita ini 18 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Menjaga Tubuh Sehat Saat Berpuasa
Piring berisi kurma kering di atas meja dengan kain dan daun sebagai latar belakang.

Kesehatan

Buah Terbaik untuk Energi Saat Berbuka Puasa Ramadan
Ilustrasi makanan manis dan minuman bergula penyebab gula darah tinggi

Kesehatan

Pantangan Gula Darah Tinggi Menurut Dokter Endokrinologi
Tanaman lidah buaya hijau segar di pot dekat jendela rumah

Kesehatan

Lidah Buaya, Tanaman Hias Cantik Penuh Manfaat
Wanita lanjut usia berjalan santai di taman pagi hari.

Kesehatan

Berjalan 4.000 Langkah Sehari Turunkan Risiko Kematian
Menu sarapan sehat rebusan ubi, telur, bayam, dan pisang

Kesehatan

Sarapan Sehat Gen Z Rebus Kukus Bergizi
Dokter puskesmas membantu ibu hamil melahirkan bayi kembar di dalam ambulans saat evakuasi banjir di Langkat.

Kesehatan

Ibu Hamil Melahirkan di Ambulans Akibat Banjir
Ilustrasi dokter menjelaskan risiko kanker ginjal kepada pasien

Kesehatan

Kasus Kanker Ginjal Global Diprediksi Naik Tajam 2050