Home / Kesehatan

Minggu, 21 Desember 2025 - 22:00 WIB

Penggunaan Obat Herbal Aman di Indonesia Panduan Lengkap

Berbagai bahan obat herbal alami yang umum digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia.

Berbagai bahan obat herbal alami yang umum digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia.

Jakarta, iNBrita.comDunia pengobatan saat ini mengalami perubahan menuju penggunaan obat herbal. Masyarakat Indonesia banyak mempercayai pengobatan herbal. Kita dapat melihat hal ini dalam kehidupan sehari-hari, seperti masih banyaknya penjual jamu keliling dan berbagai produk herbal yang beredar di pasaran, misalnya ginseng, lidah buaya, spirulina, propolis, dan ginkgo biloba. Tingginya penggunaan obat herbal di Indonesia berkaitan erat dengan kekayaan alam yang dimiliki negara ini. Indonesia menjadi salah satu negara dengan keanekaragaman tumbuhan yang sangat melimpah.

Pada dasarnya, masyarakat dapat mengonsumsi obat herbal dengan aman selama produk tersebut telah terdaftar di BPOM RI. Dari segi biaya, obat herbal juga lebih terjangkau. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa obat herbal dapat membantu mengobati penyakit kronis. Obat herbal berasal dari seluruh atau sebagian bagian tumbuhan. Istilah herbal sebenarnya merujuk pada tanaman tidak berkayu atau tanaman perdu. Masyarakat juga mengenal obat herbal sebagai phytomedicine atau obat botani. Sejak zaman dahulu, orang-orang telah menggunakan obat herbal karena khasiatnya yang efektif.

Masyarakat mengolah obat herbal secara tradisional dan mewariskannya secara turun-temurun berdasarkan resep leluhur, adat istiadat, kepercayaan, serta kebiasaan setempat. Saat ini, para ahli mulai tertarik meneliti obat herbal karena obat ini menimbulkan efek samping yang relatif kecil. Tubuh manusia dapat mencerna kandungan obat herbal dengan baik. Selain itu, masyarakat mudah mendapatkan obat herbal dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan yang melimpah.

Baca juga :   Rahasia Panjang Umur Dorothy Wiggins Tetap Aktif

Meskipun berasal dari bahan alami, masyarakat tetap perlu berhati-hati dalam mengonsumsi obat herbal. Beberapa hal berikut dapat membantu dalam memilih dan menggunakan obat herbal dengan aman.

Penjual atau penjaga toko herbal belum tentu memiliki keahlian di bidang pengobatan. Banyak di antara mereka tidak memiliki latar belakang ilmu kesehatan. Oleh karena itu, konsumen perlu mencari informasi terlebih dahulu sebelum memilih produk herbal.

Masyarakat sebaiknya mengenali merek produk herbal yang akan dikonsumsi. Produsen besar dan berpengalaman biasanya menerapkan standar produksi yang jelas. Dalam pengobatan herbal, terdapat standar seperti Obat Herbal Terstandar (OHT) dan fitofarmaka. Produsen membuktikan keamanan dan khasiat fitofarmaka melalui uji praklinik dan uji klinik. Selain itu, mereka juga menstandarkan bahan baku dan produk jadi. Sementara itu, produsen OHT membuktikan keamanan dan khasiat produknya melalui uji praklinik dengan bahan baku yang telah distandarkan.

Konsumen perlu membaca label kemasan dengan teliti. Label biasanya memuat informasi mengenai kandungan bahan, tanggal produksi, dosis, efek samping, sertifikat keamanan, dan proses produksi. Konsumen sebaiknya membeli produk yang telah terdaftar di BPOM RI.

Masyarakat perlu memilih bentuk obat herbal yang tepat. Bentuk cair, bubuk, atau ekstrak padat biasanya lebih efektif. Produk herbal yang masih berupa bagian tanaman seperti akar, daun, atau kulit dapat kehilangan khasiatnya jika disimpan terlalu lama. Konsumen juga perlu memperhatikan kandungan alkohol dalam obat herbal, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyalahgunaan alkohol.

Baca juga :   Cara Alami Menurunkan Kolesterol dengan Pola Hidup Sehat

Pengguna harus mengonsumsi obat herbal pada waktu yang tepat. Misalnya, kunyit dapat membantu mengurangi nyeri haid dan cocok dikonsumsi saat menstruasi. Namun, konsumsi kunyit pada awal kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran.

Konsumen perlu berhati-hati terhadap produk herbal yang mengandung banyak campuran bahan. Produk dengan lebih dari enam bahan biasanya mengandung masing-masing bahan dalam jumlah kecil. Banyaknya campuran tidak selalu meningkatkan khasiat obat. Jika seseorang membutuhkan ginkgo untuk meningkatkan daya ingat, ia sebaiknya mengonsumsi produk dengan kandungan ginkgo murni.

Pengguna harus mengikuti dosis yang tertera pada kemasan. Penggunaan dosis berlebihan dapat menyebabkan keracunan. Anak-anak di bawah usia satu tahun sebaiknya tidak mengonsumsi obat herbal tanpa arahan ahli. Anak usia 1–6 tahun biasanya menerima sepertiga dosis orang dewasa, sedangkan anak usia 6–12 tahun menerima setengah dosis. Lansia di atas 65 tahun juga perlu mengurangi dosis.

Pengguna harus memperhatikan efek samping yang mungkin muncul. Jika timbul gejala seperti alergi, ruam, jantung berdebar, atau sakit kepala, pengguna perlu segera menghentikan konsumsi dan berkonsultasi dengan dokter.

Pengguna juga perlu memberi waktu bagi obat herbal untuk bekerja. Setelah 30 hari, pengguna sebaiknya mengevaluasi manfaat obat tersebut. Jika manfaatnya tidak terasa, pengguna dapat menghentikan konsumsi sementara untuk merasakan perbedaannya.(*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dr. Kimmie Ng menjelaskan peningkatan kasus kanker usus besar pada usia muda di Harvard Medical School.

Kesehatan

Kasus Kanker Usus Muda Naik, Dokter Harvard Ungkap
Orang duduk sambil memegang kepala karena stres di tempat kerja

Kesehatan

Tanda dan Dampak Stres Berlebih pada Tubuh Manusia
Ubi, singkong, kentang, dan pisang kukus sebagai sarapan sehat

Kesehatan

Sarapan Sehat: Rebusan vs Tradisional Indonesia

Kesehatan

Dinkes Rujuk Anak Korban Gagal Khitan ke Padang
Warga berlari pagi di kawasan GBK Jakarta pada awal 2026

Kesehatan

Warga Padati GBK Awal 2026 Jalani Hidup Sehat
Galon air minum BPA-Free di dapur, aman untuk kesehatan keluarga

Kesehatan

Lindungi Keluarga dengan Air Minum Bebas BPA
Segelas teh hijau dan bahan alami seperti pare, amla, dan biji kelabat di meja kayu untuk menjaga kadar gula darah.

Kesehatan

Lima Minuman Pagi Efektif Kendalikan Gula Darah
Air rebusan kayu manis dalam gelas bening dengan batang kayu manis

Kesehatan

Manfaat Air Rebusan Kayu Manis bagi Kesehatan Tubuh