Prototaxites Ternyata Bukan Jamur atau Tumbuhan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: As.com/AI

Foto: As.com/AI

Jakarta, iNBrita.com — Para peneliti akhirnya mengungkap misteri panjang tentang Prototaxites taiti, organisme purba yang hidup sekitar 400 juta tahun lalu. Selama lebih dari satu abad, para ilmuwan menduga makhluk ini sebagai jamur raksasa atau tumbuhan awal. Namun penelitian terbaru membuktikan dugaan tersebut tidak tepat.

Tim ilmuwan menemukan bahwa Prototaxites bukan jamur, tumbuhan, maupun hewan. Organisme ini berasal dari cabang evolusi eukariotik tersendiri yang kini telah punah. Dengan kata lain, Prototaxites tidak memiliki keturunan modern yang masih bertahan hingga sekarang.

Paleobiolog Corentin Loron memimpin penelitian ini dan menyimpulkan bahwa Prototaxites pernah mendominasi daratan Bumi jauh sebelum pohon pertama muncul. Melalui analisis terbaru terhadap fosil, para peneliti akhirnya menyelesaikan perdebatan ilmiah yang berlangsung lebih dari 160 tahun.

Prototaxites tumbuh hingga sekitar 8 meter dengan diameter lebih dari 1 meter, ukuran yang setara dengan bangunan dua lantai saat ini. Pada masa itu, sebagian besar vegetasi darat hanya tumbuh beberapa sentimeter atau inci. Di tengah lanskap yang rendah dan terbuka, Prototaxites menjulang tinggi seperti pilar raksasa.

Tim dari University of Edinburgh menganalisis fosil yang berasal dari situs Rhynie di Skotlandia dengan kondisi pelestarian yang sangat baik. Mereka melakukan pemeriksaan mikroskopis dan analisis kimia untuk mengidentifikasi struktur internalnya. Hasil penelitian menunjukkan jaringan dan pola unik yang tidak cocok dengan klasifikasi organisme modern mana pun.

Melalui temuan ini, para ilmuwan memperluas pemahaman tentang keanekaragaman kehidupan awal di daratan Bumi serta perkembangan ekosistem sebelum munculnya pohon dan hutan modern.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

Harga Mobil BYD Setelah Produksi Lokal, Apakah Turun?

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Travel

Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB