Iran Tutup Selat Hormuz, Tanker Diserang Drone

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap tebal membumbung dari kapal tanker di Selat Hormuz usai serangan drone yang dilaporkan dilakukan oleh Iran di tengah eskalasi konflik kawasan.

Asap tebal membumbung dari kapal tanker di Selat Hormuz usai serangan drone yang dilaporkan dilakukan oleh Iran di tengah eskalasi konflik kawasan.

Jakarta, iNBrita.com Iran menutup Selat Hormuz setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan gelombang serangan terkoordinasi ke Teheran dan sejumlah wilayah lain pada akhir pekan lalu. Akibatnya, kawasan tersebut langsung berubah menjadi wilayah “angker” bagi kapal-kapal tanker yang hendak melintas.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur laut strategis yang menyalurkan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia serta ekspor gas alam cair dalam jumlah besar dari Qatar dan Uni Emirat Arab. Dengan kata lain, setiap hari sekitar 20 juta barel minyak—atau setara 20 persen konsumsi global—melewati koridor vital ini. Karena itu, setiap gangguan di kawasan tersebut segera memicu kekhawatiran pasar energi internasional.

Iran Serang Kapal Tanker

Tak lama setelah penutupan itu, Iran menyerang kapal tanker yang dianggap melintas secara ilegal di Selat Hormuz. Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas serangan besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Dalam serangan tersebut, sejumlah tokoh dan pejabat tinggi Teheran tewas, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Baca Juga :  Aksi Damai Mahasiswa Desak Polri Bersikap Humanis Profesional

Sebagai balasan, Iran segera meluncurkan serangan drone dan rudal. Targetnya meliputi Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Dengan demikian, eskalasi konflik pun meluas dan meningkatkan ketegangan di seluruh kawasan Timur Tengah.

IRGC Luncurkan Drone dan Rudal

Selanjutnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa Angkatan Lautnya telah melancarkan serangan yang mereka sebut “tegas dan terarah”. IRGC mengerahkan 26 drone ofensif dan lima rudal balistik untuk menghantam target tetap maupun bergerak milik militer AS di Selat Hormuz, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Menurut IRGC, serangan tersebut merupakan balasan atas gempuran AS-Israel serta pembunuhan Khamenei, yang mereka nilai sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan Iran.

Secara rinci, IRGC menyebut mereka menghantam pangkalan militer AS Arifjan di Kuwait dengan 12 drone dalam dua gelombang serangan. Selain itu, mereka menyerang Pusat Komando dan Kontrol Militer AS di pangkalan Manhad, Uni Emirat Arab, menggunakan enam drone dan lima rudal balistik. Sementara itu, IRGC juga mengklaim telah menghancurkan fasilitas Angkatan Laut AS di Bahrain dengan enam drone.

Baca Juga :  Pj. Bupati Kerinci Asraf Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Ke-120

Di sisi lain, otoritas Iran menyatakan bahwa serangan udara AS-Israel menewaskan sedikitnya 555 orang. Lebih jauh, Teheran mengklaim bahwa serangan balasan mereka menyebabkan sedikitnya 560 tentara AS tewas atau terluka.

Kapal Tanker Terbakar

Dalam perkembangan terbaru, IRGC menyerang kapal tanker bahan bakar milik sekutu AS di perairan Selat Hormuz hingga memicu kebakaran hebat. Iran kemudian menuduh kapal tersebut melintasi Selat Hormuz secara ilegal.

Menurut laporan media Iran dan Turki, kapal tanker bernama Athens Nova terkena dua drone tempur Iran. Hingga Senin (2/3), IRGC menyatakan kapal tersebut masih terbakar di perairan Selat Hormuz.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis
Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban
Tambang Emas Angola Runtuh, 28 Penambang Tewas
Maarten Paes Bawa Ajax Amsterdam Lolos Liga Eropa
Ledakan Tambang Shanxi Tewaskan 90 Pekerja di China
Radio Caroline Keliru Siarkan Kabar Wafat Raja Charles
Relawan GSF Dibebaskan Israel Tiba di Istanbul Turki
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia Prancis

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:00 WIB

Tambang Emas Angola Runtuh, 28 Penambang Tewas

Senin, 25 Mei 2026 - 01:00 WIB

Maarten Paes Bawa Ajax Amsterdam Lolos Liga Eropa

Berita Terbaru

Promo Kuliner Jamtos 31 Mei 2026 ( Foto Tribun Jambi)

Kuliner

Diskon Makanan Jamtos Bikin Pengunjung Antre Panjang

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:00 WIB

Berikut ini Kode Redeem FF Free Fire terbaru hari Minggu 31 Mei 2026, segera masukkan di link resmi reward.ff.garena.com

Game

Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini Klaim Hadiah Gratis

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi virus ebola. (Freepik/rorozoa)

Kesehatan

WHO Darurat Ebola, Indonesia Perketat Pengawasan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi Oppo A6c.(Oppo)

Teknologi

Daftar Harga HP Terbaru Indonesia Edisi Mei 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:00 WIB

Ilustrasi Libur 1 Juni 2026 di Kalender (Foto: Towfiqu Barbhuiya/Unsplash)

Nasional

Libur Nasional Juni 2026 Simak Daftar Tanggal Merah

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:00 WIB