Kondisi Terkini Andrie Yunus Setelah Diserang Air Keras

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar CCTV menunjukkan dugaan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) pukul 23.37 WIB. (foto ist)

Tangkapan layar CCTV menunjukkan dugaan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) pukul 23.37 WIB. (foto ist)

Jakarta, iNBrita.com  – Pelaku yang belum diketahui identitasnya menyiram air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Akibat serangan itu, rumah sakit merawat Andrie secara intensif dan menolak kunjungan keluarga maupun rekan. Sementara itu, pihak kepolisian segera memantau kondisi korban.

“Kondisi korban masih dalam perawatan dan belum bisa dibesuk,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Senin (16/3/2026). Oleh karena itu, polisi menunda wawancara dengan korban hingga kondisinya membaik.

Polisi akan mewawancarai Andrie setelah kondisinya stabil. Selain itu, mereka akan meminta keterangan dari orang-orang di sekitar korban dan lokasi kejadian untuk memperjelas kronologi serangan.

Baca Juga :  Bupati Monadi Perkenalkan Kerinci di Talkshow Kompas Gramedia

“Tim kami akan mendalami keterangan dari orang sekitar korban maupun TKP,” tambah Budi. Dengan cara ini, polisi berharap bisa mendapatkan gambaran lengkap tentang insiden.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri menempatkan kasus ini sebagai prioritas. Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Polri menuntaskan kasus ini secara tuntas.

“Saya menerima perintah langsung dari Bapak Presiden untuk menyelidiki kasus ini secara profesional dan transparan,” kata Jenderal Sigit saat meninjau arus mudik di Stasiun Besar Surabaya Gubeng, Minggu (15/3). Seiring dengan itu, polisi mulai mengerahkan tim investigasi ke lapangan.

Baca Juga :  KPK Ungkap Dugaan Suap Dalam Kerja Sama Hutan

Polisi menggunakan metode ilmiah melalui Scientific Crime Investigation. Tim di lapangan aktif mengumpulkan data, memeriksa setiap bukti, dan menganalisis informasi untuk mengungkap fakta. Dengan demikian, polisi dapat memastikan setiap langkah penyelidikan tepat dan akurat.

“Tim kami menganalisis semua informasi yang dikumpulkan secara mendalam dengan pendekatan ilmiah,” jelas Jenderal Sigit. Selain memeriksa bukti fisik, tim juga akan mengevaluasi keterangan saksi dan rekaman CCTV.

Mabes Polri dan Polda Metro Jaya mengoordinasikan seluruh penyelidikan. Dengan koordinasi ini, polisi akan menyampaikan perkembangan kasus secara berkala kepada publik.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua
Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya
Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya
Jalan NTT Pulih, Listrik Kembali Normal Pascagempa
Kemensos Kirim 48 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya

Berita Terbaru

Ilustrasi aplikasi penghasil uang dari menonton drama.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026 Tawarkan Dua Koin Reward.

Minggu, 23 Agu 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi pengguna mengecek fitur Dana Kaget melalui aplikasi DANA di ponsel.

Teknologi

Link Dana Kaget Hari Ini 23 Agustus 2026 Terbaru

Minggu, 23 Agu 2026 - 14:00 WIB

Foto: Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo menjadi saksi pernikahan Kepala Sekretaris Presiden (Kasespri) Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi. (dok istimewa)

Nasional

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:00 WIB

Harga emas Antam kembali naik Rp15.000 menjadi Rp2.740.000 per gram pada Sabtu (22/8/2026).(Ilustrasi Foto: Andhika Prasetia/detik.com)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Investor Wajib Cek Hari Ini

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:00 WIB

Foto Kabid Perekonomian, Sumber Daya Alam, Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Kota Sungai Penuh, Efa Marni, ST, MT, M.Eng,

SUNGAI PENUH

Sungai Penuh Siapkan Program Sanitasi Sehat Menuju Adipura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:00 WIB