Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan di Jakarta.(Foto: Ilyas Fadilah/detikcom)

Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan di Jakarta.(Foto: Ilyas Fadilah/detikcom)

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pembelian Pertalite Berdasarkan Desil Kesejahteraan

Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah menyiapkan kebijakan baru untuk membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite. Pemerintah akan menggunakan tingkat kesejahteraan masyarakat atau desil sebagai salah satu dasar dalam menentukan penerima BBM bersubsidi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah masih membahas skema pembatasan tersebut. Pemerintah juga mempertimbangkan jenis kendaraan untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan pemiliknya.

“ Kita kemarin berbasis dari jenis kendaraan. Dari jenis kendaraan dan mencerminkan desil,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026).

Pemerintah Masih Mematangkan Skema

Airlangga belum menjelaskan secara rinci jenis kendaraan yang akan masuk dalam pembatasan. Pemerintah masih mematangkan aturan agar kebijakan tersebut dapat berjalan tepat sasaran.

Saat wartawan meminta penjelasan mengenai mekanisme pembatasan, Airlangga hanya menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan informasi lebih lengkap setelah pembahasan selesai.

“Nanti kita matangkan lagi, kita matengin,” ujar Airlangga.

Pemerintah sebelumnya juga menyampaikan rencana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kelompok desil. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah berencana menyasar masyarakat yang masuk desil 9 dan 10.

Desil 10 Menjadi Sasaran Awal

Pemerintah tidak akan langsung menerapkan pembatasan kepada seluruh kelompok desil 9 dan 10. Pada tahap awal, pemerintah akan menguji kebijakan tersebut dengan membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk desil 10.

Purbaya mengatakan pemerintah akan menjalankan kebijakan tersebut dalam beberapa bulan ke depan. Pemerintah menargetkan aturan itu mulai berlaku sebelum pergantian tahun.

“Supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang Desil 10, kita batasin dulu,” ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Pemerintah Ingin Menekan Beban Subsidi

Pemerintah menilai pembatasan pembelian Pertalite dapat membuat penyaluran subsidi BBM lebih tepat sasaran. Kebijakan tersebut juga berpotensi mengurangi anggaran subsidi yang selama ini pemerintah keluarkan.

Dengan skema tersebut, pemerintah akan mengarahkan manfaat subsidi kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pemerintah masih menyusun mekanisme agar pembatasan tidak menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya.

Pemerintah akan mengumumkan detail aturan setelah menyelesaikan pembahasan mengenai jenis kendaraan, kelompok masyarakat, serta mekanisme pembelian Pertalite.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, M.M., Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Nasional

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:00 WIB

Ilustrasi peringatan vitamin anak palsu yang beredar online.(Foto AI INBRITA)

Kesehatan

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Jumat, 23 Okt 2026 - 02:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Uncategorized

Prabowo Dorong Pemerataan Kekayaan Ekonomi Indonesia

Jumat, 23 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi Puppy Merge, game penghasil uang dengan klaim saldo DANA.

Teknologi

Puppy Merge Game Penghasil Uang, Benarkah Saldo DANA Cair?

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:00 WIB

Foto: Pemandangan Pelabuhan Victoria yang diselimuti kabut laut di Hong Kong, Cina, 2 Maret 2025. (REUTERS/Tyrone Siu)

Uncategorized

Investor Global Serbu China, Dana Miliaran Dolar Mengalir Deras

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:00 WIB