Home / Internasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Dunia Melonjak Tajam Dipicu Aksi Investor

Grafik pergerakan harga emas dunia yang melonjak tajam didorong aksi beli investor dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Grafik pergerakan harga emas dunia yang melonjak tajam didorong aksi beli investor dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Jakarta, iNBrita.comHarga emas dunia melonjak tajam pada perdagangan Jumat (27/3/2026) setelah sempat terkoreksi di awal pekan. Investor memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan aksi beli di tengah meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah.

Harga emas spot naik 2,6% ke level US$ 4.492,74 per ons troi. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman April juga menguat 2,55% menjadi US$ 4.521,3 per ons troi.

Investor Manfaatkan Koreksi Harga

Investor langsung merespons penurunan harga emas dengan aksi borong. Mereka melihat koreksi sebagai peluang masuk yang menarik.

Senior Market Strategist RJO Futures, Daniel Pavilonis, menyebut harga emas sempat turun di bawah rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average). Kondisi tersebut mendorong minat beli karena memberikan sinyal teknikal yang menarik.

Harga Sempat Sentuh Level Terendah

Pada awal pekan, harga emas sempat menyentuh level terendah dalam empat bulan di posisi US$ 4.097,99 per ons troi. Namun, tekanan tersebut tidak bertahan lama karena pasar segera berbalik arah.

Aksi beli yang meningkat berhasil mendorong harga emas kembali naik secara signifikan hingga akhir pekan.

Arah Emas Bergantung Konflik Timur Tengah

Pavilonis memperkirakan harga emas akan naik secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Namun, ia menegaskan bahwa arah pasar sangat bergantung pada perkembangan konflik Iran.

Baca juga :   Kiritimati Jadi Pulau Pertama Sambut Tahun Baru 2026

Jika ketegangan mereda, investor kemungkinan beralih ke aset berisiko. Sebaliknya, jika konflik memburuk, permintaan emas sebagai aset aman akan meningkat.

Harga Minyak Tetap Tinggi

Di sisi lain, harga minyak dunia masih bertahan di atas US$ 110 per barel. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Iran menolak proposal damai dari AS, sehingga ketegangan di kawasan tetap tinggi dan memicu kekhawatiran pasar global.

Dampak Konflik ke Inflasi Global

Konflik yang memasuki pekan keempat terus meluas di Timur Tengah dan mulai memengaruhi ekonomi global. Lonjakan harga energi dan pupuk mendorong kenaikan inflasi.

Tekanan inflasi ini membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap arah kebijakan ekonomi global.

Ekspektasi Kebijakan The Fed Berubah

Kenaikan inflasi mengubah ekspektasi kebijakan moneter. Pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga The Fed semakin besar.

Kondisi ini biasanya menekan harga emas karena meningkatkan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil. Data CME Group FedWatch Tool menunjukkan pasar telah menghapus ekspektasi penurunan suku bunga pada 2026.

Baca juga :   Putin Terima Utusan Keamanan Iran di Moskow

Prospek Emas Masih Positif

Meski menghadapi tekanan jangka pendek, prospek emas tetap positif dalam jangka menengah. Bank investasi Commerzbank menaikkan proyeksi harga emas hingga akhir tahun menjadi US$ 5.000 per ons troi.

Sebelumnya, bank tersebut memproyeksikan harga di level US$ 4.900 per ons troi. Mereka menilai koreksi harga saat ini hanya bersifat sementara.

Prediksi Penurunan Suku Bunga Kembali

Commerzbank memperkirakan konflik Iran akan berakhir pada musim semi. Jika kondisi membaik, tekanan inflasi berpotensi mereda.

Situasi tersebut membuka peluang bagi The Fed untuk kembali menurunkan suku bunga pada akhir tahun, dengan total pemangkasan sekitar 75 basis poin hingga pertengahan tahun depan.

Logam Mulia Lain Ikut Menguat

Selain emas, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan. Harga perak spot naik 2,5% menjadi US$ 69,76 per ons.

Platinum menguat 1,93% ke US$ 1.867,82 per ons, sementara paladium naik 1,36% menjadi US$ 1.382,8 per ons.

(VVR*)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Demonstran Iran menggelar aksi protes ekonomi di Teheran

Internasional

Mossad Serukan Demonstran Iran Lanjutkan Protes Ekonomi
Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dalam KTT ASEAN-AS ke-13 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Internasional

Trump dan Prabowo Saling Puji di KTT ASEAN-AS
Fans Kongo menirukan pose Patrice Lumumba di tribun stadion.

Internasional

Kontroversi Selebrasi Pemain Aljazair Usai Lawan Kongo
Ratusan warga dan petugas penyelamat memakai rompi pelampung saat mengevakuasi korban di jalan kota yang terendam banjir.

Internasional

Vietnam Bersiap Hadapi Ancaman Topan Verbena
Jeffrey Epstein dalam foto arsip yang digunakan sebagai ilustrasi berita.

Internasional

Nama Tokoh Indonesia Muncul dalam Dokumen Epstein
Pemain Timnas Futsal Korea Selatan Hwang Un terlihat kecewa usai kalah 0-5 dari Indonesia di Piala Asia Futsal 2026

Internasional

Hwang Un Minta Maaf Usai Korea Dikalahkan Indonesia
Delegasi Iran dan Amerika Serikat menggelar perundingan nuklir di Muscat, Oman

Internasional

Iran-AS Gelar Perundingan Nuklir Sensitif di Oman
Seorang presiden menunduk dengan ekspresi serius dalam potret close-up berlatar gelap.

Internasional

Sorotan Berita Internasional Terpopuler Hari Ini