Trump Keliru Ucap Hormuz Jadi Selat Trump

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Foto: REUTERS/Nathan Howard

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Foto: REUTERS/Nathan Howard

Jakarta, iNBrita.com  – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menyita perhatian publik setelah ia secara tidak sengaja salah menyebut nama Selat Hormuz saat menyampaikan pidato di forum Future Investment Initiative di Miami, Jumat (27/3/2026).

Mengutip CNBC, Trump menyampaikan pernyataan tersebut ketika ia membahas konflik yang masih berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, ia juga menyoroti dampak perang yang, menurutnya, telah memasuki bulan kedua, terutama terhadap penutupan jalur strategis tersebut.

Momen “Selat Trump” Picu Tawa Hadirin

Dalam kesempatan itu, Trump meminta Iran segera membuka akses jalur tersebut. Namun demikian, ia justru keliru menyebutnya sebagai “Selat Trump”, alih-alih menyebut Selat Hormuz.
“Iran harus membuka Selat Trump — maksud saya, Selat Hormuz,” ujar Trump, yang kemudian memicu tawa para hadirin.

Tak lama kemudian, Trump menyadari kesalahannya. Oleh karena itu, ia langsung menyampaikan permintaan maaf dan mengakui kekeliruannya.
“Maafkan saya. Saya sangat menyesal. Itu kesalahan yang sangat buruk,” katanya.

Klaim Negosiasi dengan Iran Dibantah

Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak mengalami kendala apa pun selama konflik berlangsung. Bahkan, ia juga menyinggung kemungkinan media memelintir pernyataannya.
Di sisi lain, Trump membuka peluang kerja sama dengan Iran untuk mengelola Selat Hormuz sebagai bagian dari upaya menyelesaikan konflik. Selain itu, ia mengklaim bahwa Iran tengah berupaya menjalin negosiasi dengan Amerika Serikat guna mencapai kesepakatan damai.
Akan tetapi, pihak Iran langsung membantah klaim tersebut.

Sementara itu, laporan dari New York Post menyebut Trump sempat mempertimbangkan opsi yang lebih kontroversial. Ia mempertimbangkan kemungkinan mengambil alih Selat Hormuz dan mengganti namanya menjadi “Selat Amerika”.

Usulan Kontroversial Ganti Nama Jadi “Selat Amerika”

Sebagai tambahan, Trump kerap melontarkan gagasan penggantian nama dalam berbagai kesempatan. Sebelumnya, ia juga pernah mengusulkan perubahan nama Teluk Meksiko.

Tidak hanya itu, melalui unggahan di Truth Social pada Oktober lalu, Trump juga sempat bergurau tentang perubahan nama John F. Kennedy Center for the Performing Arts.r

Dalam unggahan tersebut, ia memuji hasil renovasi gedung itu. Namun demikian, ia sempat menyebut salah satu bagiannya sebagai “tiang-tiang Trump Kennedy” sebelum akhirnya mengoreksi ucapannya.

Kemudian, pada bulan Desember, Gedung Putih mengumumkan bahwa dewan pengurus pusat seni tersebut tengah mempertimbangkan perubahan nama menjadi “Trump-Kennedy Center”.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, alami erupsi (Foto: Magma Indonesia)

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:00 WIB

Atta Halilintar  IG @attahalilintar

Entertainment

Ashanty Bongkar Respons Atta Halilintar soal Isu Perselingkuhan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 23:00 WIB