Home / Travel

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jepang Rancang Strategi Mengatasi Overtourism Tahun 2030

Gunung Fuji (Getty Images)

Gunung Fuji (Getty Images)

Tokyo, iNBrita.com  – Jumlah wisatawan yang datang ke Jepang terus meningkat. Karena itu, pemerintah Jepang menyiapkan strategi baru untuk menghadapi overtourism dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah Setujui Rencana Lima Tahun

Pada Jumat lalu, pemerintah menyetujui rencana dasar pariwisata untuk lima tahun ke depan, dari 2026 hingga 2030. Rencana ini berisi 100 langkah konkret untuk mengurangi dampak wisata yang berlebihan, seperti dilaporkan Japan Today pada Minggu (29/3/2026). Ini menjadi pertama kalinya pemerintah menetapkan target resmi untuk menangani overtourism.

Dampak Wisata Terhadap Kehidupan Lokal

Kabinet menekankan bahwa terlalu banyak wisatawan di destinasi populer bisa mengganggu kehidupan penduduk lokal. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengatur jumlah wisatawan sambil tetap menarik wisatawan asing, yang menjadi pendorong penting ekonomi Jepang.

Baca juga :   7 Destinasi Wisata Dunia yang Trending Tahun 2026

Hingga saat ini, 47 wilayah, termasuk Kyoto di Jepang barat, sudah menjalankan berbagai program berdasarkan masukan warga setempat. Dengan kata lain, masyarakat lokal ikut berperan aktif dalam menjaga keseimbangan pariwisata.

Target Wisata dan Penyebaran Wisatawan

Rencana ini menargetkan jumlah wisatawan asing meningkat menjadi 60 juta orang dan pengeluaran mereka mencapai 15 triliun yen pada 2030. Selain itu, pemerintah ingin wisatawan menyebar ke destinasi lain di luar kota besar agar tidak menumpuk di satu tempat.

Langkah-langkah Strategis

Beberapa langkah yang akan dilakukan antara lain:

  • Mengurangi kemacetan di area wisata populer dan membatasi jumlah pengunjung.
  • Meningkatkan kapasitas transportasi agar wisatawan mudah mencapai destinasi regional.
  • Menyusun pedoman harga berbeda untuk penduduk lokal dan wisatawan asing di fasilitas publik.
Baca juga :   Tanjung Ringgit, Surga Tersembunyi di Timur Lombok

Pemerintah juga menargetkan pengeluaran per kapita wisatawan asing naik dari 229.000 yen pada 2025 menjadi 250.000 yen pada 2030. Selain itu, pemerintah ingin jumlah wisatawan yang kembali ke Jepang naik dari 27,61 juta menjadi 40 juta orang. Dengan begitu, pariwisata tetap mendorong ekonomi tanpa mengganggu kehidupan masyarakat.

Rekor Wisata Tahun 2025

Tahun 2025 menjadi rekor baru bagi pariwisata Jepang. Jumlah wisatawan asing diperkirakan mencapai 42,7 juta orang dengan total pengeluaran 9,5 triliun yen. Bahkan pada Februari, pemerintah mencatat 3,47 juta wisatawan asing datang hanya dalam sebulan. Karena itu, strategi pengendalian overtourism menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara ekonomi dan kualitas hidup penduduk.

(eny)

Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Daerah

HARPI Kota Sungai Penuh Adakan Kunker ke Bangka Belitung
Air Terjun Niagara sebagian membeku di musim dingin dengan gundukan es dan kabut beku di sekitarnya

Travel

Air Terjun Niagara Membeku, Musim Dingin Tampil Menakjubkan
Uda Jon pengusaha Minang pemilik Rantau Tokyo di Jepang

Travel

Perantau Minang Uda Jon Bangun Rental Mobil di Negeri Sakura
Pengunjung melihat produk makanan dan minuman di Jogja Food and Beverage Expo 2026 di JEC Yogyakarta

Travel

Jogja Food Expo 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal
Air Terjun Telun Berasap di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, dengan kabut putih alami dan aliran air deras di tengah hutan tropis Taman Nasional Kerinci Seblat.

Travel

Air Terjun Telun Berasap, Keindahan Alam Kerinci
Salju tebal menutupi Tembok Besar China, wisatawan berseluncur dari turunan.

Travel

Tembok Besar China Jadi Arena Seluncur Saat Musim Dingin
Air terjun dadakan muncul di Sembalun, Lombok Timur, NTB, setelah hujan deras, menghadirkan pemandangan hijau yang menyejukkan dan memukau.

Travel

Air Terjun Dadakan Sembalun Hadirkan Pemandangan Hijau
Tangkapan layar video pramugari gadungan meminta maaf setelah aksinya viral.

Travel

Garuda Indonesia Tegaskan Tidak Terima Pramugari Gadungan