Ubud Bali Dari Desa Sunyi Jadi Ikon Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Ubud Bali dengan sawah terasering dan suasana desa yang asri

Pemandangan Ubud Bali dengan sawah terasering dan suasana desa yang asri

Jakarta, iNBrita.com – Sejak 1920-an, Ubud berkembang dari desa sunyi menjadi simbol surga tropis dunia. Seniman, antropolog, hingga industri Hollywood membentuk citra eksotis Bali yang bertahan hingga era Eat Pray Love.

Para penulis dan wisatawan Barat membangun citra Bali sebagai surga tropis yang abadi. Aktor film bisu Charlie Chaplin bahkan pernah berkata, “Jika keadaan menjadi yang terburuk, kita akan pergi ke Bali.”

Film Bisu dan Awal Sorotan Dunia

Industri film ikut mengangkat nama Ubud. Para sineas merekam film bisu Legong: Dance of the Virgins di Ubud pada Mei hingga Agustus 1933, dengan seluruh pemeran berasal dari Bali.

Sutradara Henry de la Falaise menggarap film tersebut. Awalnya, ia hanya menayangkannya di luar Amerika Serikat karena khawatir adegan ketelanjangan perempuan memicu kontroversi. Namun, film itu justru meraih sukses besar dan diputar selama sepuluh minggu di New York World Theater pada 1935.

Peran Walter Spies dan Jejaring Dunia

Pada 1927, seniman Jerman kelahiran Moskow, Walter Spies, datang ke Ubud dan langsung jatuh cinta. Ia menetap selama 14 tahun dan активно mengembangkan potensi seni Ubud. Ia juga membantu memperkenalkan Ubud sebagai destinasi impian wisatawan Barat.

Spies menjembatani budaya Bali dan Barat. Ia sering menerima kunjungan tokoh dunia seperti Margaret Mead, Gregory Bateson, Colin McPhee, Jane Belo, serta Beryl de Zoete.

Awal Mula Pariwisata Bali

Industri pariwisata Bali mulai tumbuh sejak awal 1920-an, ketika Royal Dutch Steam Packet Company memasukkan Bali dalam rute pelayarannya. Pada 1930, jumlah wisatawan mencapai sekitar seratus orang per tahun, lalu meningkat menjadi 250 orang satu dekade kemudian.

Kapal-kapal berhenti di lepas pantai Singaraja, lalu awak kapal mengantar penumpang ke darat menggunakan perahu kecil. Para wisatawan kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Denpasar dan menginap di Bali Hotel yang mewah, yang dibuka pada 1927.

Transformasi Ubud dari Backpacker ke Elit

Sejak 1930-an, Ubud terus berkembang. Awalnya, para backpacker, pencari spiritualitas, dan seniman memenuhi kawasan ini. Seiring waktu, para sastrawan, kolektor seni, kaum elit, dan pecinta seni mulai mendominasi.

Ubud tetap mempertahankan daya tariknya sebagai pusat seni dan spiritual. Para selebritas dunia terus berdatangan, dan para sineas modern menjadikannya lokasi film, termasuk Eat, Pray, Love yang rilis pada 13 Agustus 2010.

Jejak Seniman dan Selebritas Dunia

Pada 1952, pelukis Spanyol-Filipina Antonio Blanco menetap di Ubud. Ia jatuh cinta dengan seorang penari lokal dan mengubah rumahnya menjadi museum terkenal.

Pada November 1990, Mick Jagger dan Jerry Hall menggelar pernikahan adat Hindu Bali yang ikonik di Ubud. Pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an, Michael Jackson juga mengunjungi rumah Antonio Blanco.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB