Home / Travel

Sabtu, 18 April 2026 - 09:00 WIB

Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi

Ilustrasi (Pool)

Ilustrasi (Pool)

Beijing , iNBrita.com — Pariwisata China sedang mengalami kenaikan dan menghasilkan keuntungan besar. Tahun ini, jumlah wisatawan asing yang datang meningkat cukup signifikan. Menariknya, wisatawan kini membentuk tren baru dengan memilih staycation di hotel murah.

Administrasi Imigrasi Nasional China mencatat bahwa dari Januari hingga Agustus tahun ini, 15,89 juta warga asing masuk tanpa visa. Angka ini mencapai 62,1% dari total wisatawan asing dan naik sekitar 52,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, China menerima sekitar 25,59 juta kunjungan wisatawan asing selama delapan bulan pertama tahun ini.

Arus Perjalanan Dua Arah di Kawasan

Selain itu, masyarakat juga melakukan perjalanan dua arah. Warga Hong Kong lebih sering bepergian ke wilayah utara (daratan China), sementara warga daratan China juga semakin banyak pergi ke selatan. Pergerakan ini mendorong perubahan besar dalam industri hotel di berbagai wilayah.

Dalam sebuah konferensi pariwisata digital, para pelaku industri hotel membahas cara melayani wisatawan yang semakin beragam, baik dari daratan China, Hong Kong-Makau, maupun wisatawan internasional. Mereka juga merumuskan strategi untuk meningkatkan produk, layanan, dan SOP hotel.

Temuan Menarik dari Operator Hotel

Seorang eksekutif dari grup hotel besar di China mengungkapkan bahwa perusahaannya mengelola lebih dari 2.700 hotel di seluruh negeri. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2024 mereka melayani lebih dari 1,1 juta tamu asing, dan pada tahun ini mereka memperkirakan jumlahnya naik menjadi 1,2–1,3 juta tamu. Ia juga mengaku terkejut karena sebagian besar wisatawan asing justru memilih hotel kelas ekonomi, bukan hotel mewah.

Ia menjelaskan bahwa wisatawan asing paling banyak datang dari Asia, terutama India, Thailand, dan Filipina, serta dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. Rata-rata wisatawan internasional hanya menginap sekitar 1,6 hari.

Peran Media Sosial dalam Pariwisata

Platform media sosial seperti TikTok turut mendorong wisatawan untuk memilih hotel. Banyak wisatawan dari Amerika, Eropa, dan Timur Tengah menemukan hotel melalui rekomendasi di media sosial.

Perusahaan hotel kemudian memanfaatkan TikTok untuk menyebarkan konten promosi. Karena video TikTok berdurasi singkat, tim pemasaran merangkum nilai dan pengalaman hotel ke dalam video 30–45 detik yang menarik.

Tim pemasaran juga menggunakan teknologi AI serta bekerja sama dengan mitra dan agen perjalanan untuk membuat konten. Mereka mendistribusikan video tersebut melalui TikTok, Xiaohongshu, dan aplikasi mini program grup hotel.

Fokus pada Hasil, Bukan Sekadar Views

Seorang wakil presiden senior menegaskan bahwa pemasaran tidak cukup hanya mengejar jumlah tayangan. Ia menekankan bahwa perusahaan harus fokus pada hasil nyata, yaitu apakah konten tersebut mampu mendorong wisatawan untuk melakukan pemesanan.

Ia juga menyatakan bahwa storytelling dalam video menjadi faktor utama yang membuat wisatawan tertarik dan akhirnya berkunjung.

Dari berbagai sumber, harga hotel murah di China sangat bervariasi tergantung kota dan kelas hotel. Wisatawan biasanya mendapatkan hotel ekonomis atau hotel bintang 3 dengan harga sekitar Rp300.000 hingga Rp900.000 per malam, tergantung lokasi dan fasilitas.

(eny)

Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Tebing dan laut biru di Pantai Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.

Travel

Tanjung Ringgit, Surga Tersembunyi di Timur Lombok
Lanskap gurun Death Valley di Amerika Serikat dengan hamparan tanah kering dan perbukitan tandus di bawah langit cerah.

Travel

11 Tempat Terpanas di Bumi yang Ekstrem
Puncak Gunung Taygetus yang tertutup salju dan tampak berbentuk piramida dilihat dari udara.

Travel

Kemegahan Gunung Taygetus Terekam Drone dari Yunani
Koper dengan stiker fragile ditempatkan di konveyor bagasi bandara.

Travel

Trik Mudah Agar Koper Keluar Lebih Dulu
Candi Singosari Malang peninggalan Kerajaan Singhasari

Travel

Destinasi Wisata Sejarah Terbaik di Kota Malang
Pemandangan Rawa Bento di Kayu Aro, Kerinci, Jambi, dengan aliran sungai berkelok di tengah hamparan hijau dan latar Gunung Kerinci yang menjulang megah.

Travel

Menjelajahi Rawa Bento, The Amazon of Kerinci
Wisatawan mancanegara memadati kawasan ikonik Kuala Lumpur Malaysia

Travel

Visa Ramah Dongkrak Pariwisata Malaysia Salip Thailand 2025
Produk Florasis menampilkan variasi bentuk rias alis untuk riasan tradisional Tiongkok.

Travel

Sejarah Rias Wajah Perempuan dalam Dinasti China