Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Pool)

Ilustrasi (Pool)

Beijing , iNBrita.com — Pariwisata China sedang mengalami kenaikan dan menghasilkan keuntungan besar. Tahun ini, jumlah wisatawan asing yang datang meningkat cukup signifikan. Menariknya, wisatawan kini membentuk tren baru dengan memilih staycation di hotel murah.

Administrasi Imigrasi Nasional China mencatat bahwa dari Januari hingga Agustus tahun ini, 15,89 juta warga asing masuk tanpa visa. Angka ini mencapai 62,1% dari total wisatawan asing dan naik sekitar 52,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, China menerima sekitar 25,59 juta kunjungan wisatawan asing selama delapan bulan pertama tahun ini.

Arus Perjalanan Dua Arah di Kawasan

Selain itu, masyarakat juga melakukan perjalanan dua arah. Warga Hong Kong lebih sering bepergian ke wilayah utara (daratan China), sementara warga daratan China juga semakin banyak pergi ke selatan. Pergerakan ini mendorong perubahan besar dalam industri hotel di berbagai wilayah.

Dalam sebuah konferensi pariwisata digital, para pelaku industri hotel membahas cara melayani wisatawan yang semakin beragam, baik dari daratan China, Hong Kong-Makau, maupun wisatawan internasional. Mereka juga merumuskan strategi untuk meningkatkan produk, layanan, dan SOP hotel.

Temuan Menarik dari Operator Hotel

Seorang eksekutif dari grup hotel besar di China mengungkapkan bahwa perusahaannya mengelola lebih dari 2.700 hotel di seluruh negeri. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2024 mereka melayani lebih dari 1,1 juta tamu asing, dan pada tahun ini mereka memperkirakan jumlahnya naik menjadi 1,2–1,3 juta tamu. Ia juga mengaku terkejut karena sebagian besar wisatawan asing justru memilih hotel kelas ekonomi, bukan hotel mewah.

Ia menjelaskan bahwa wisatawan asing paling banyak datang dari Asia, terutama India, Thailand, dan Filipina, serta dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. Rata-rata wisatawan internasional hanya menginap sekitar 1,6 hari.

Peran Media Sosial dalam Pariwisata

Platform media sosial seperti TikTok turut mendorong wisatawan untuk memilih hotel. Banyak wisatawan dari Amerika, Eropa, dan Timur Tengah menemukan hotel melalui rekomendasi di media sosial.

Perusahaan hotel kemudian memanfaatkan TikTok untuk menyebarkan konten promosi. Karena video TikTok berdurasi singkat, tim pemasaran merangkum nilai dan pengalaman hotel ke dalam video 30–45 detik yang menarik.

Tim pemasaran juga menggunakan teknologi AI serta bekerja sama dengan mitra dan agen perjalanan untuk membuat konten. Mereka mendistribusikan video tersebut melalui TikTok, Xiaohongshu, dan aplikasi mini program grup hotel.

Fokus pada Hasil, Bukan Sekadar Views

Seorang wakil presiden senior menegaskan bahwa pemasaran tidak cukup hanya mengejar jumlah tayangan. Ia menekankan bahwa perusahaan harus fokus pada hasil nyata, yaitu apakah konten tersebut mampu mendorong wisatawan untuk melakukan pemesanan.

Ia juga menyatakan bahwa storytelling dalam video menjadi faktor utama yang membuat wisatawan tertarik dan akhirnya berkunjung.

Dari berbagai sumber, harga hotel murah di China sangat bervariasi tergantung kota dan kelas hotel. Wisatawan biasanya mendapatkan hotel ekonomis atau hotel bintang 3 dengan harga sekitar Rp300.000 hingga Rp900.000 per malam, tergantung lokasi dan fasilitas.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh
Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026
Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua
InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.
Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing
Festival Budaya Indonesia yang Lestari dan Mendunia
Batik Air Buka Penerbangan Langsung Jakarta–Muara Bungo
Italia Kuasai Daftar Kedai Kopi Paling Unik Dunia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:00 WIB

Wisata Gunung Kerinci Masih Favorit Saat Libur Sekolah 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ini Alasan Australia Diakui Sebagai Sebuah Benua

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Hiburan Keluarga Saat Libur Sekolah.

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:00 WIB

Jepang Siapkan Pajak Baru untuk Wisatawan Asing

Berita Terbaru

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB