Perantau Minang Uda Jon Bangun Rental Mobil di Negeri Sakura

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Joni Firdaus, yang akrab disapa Uda Jon. (Toriq/detikcom)

Foto: Joni Firdaus, yang akrab disapa Uda Jon. (Toriq/detikcom)

Tokyo, iNBrita.com  – Joni Firdaus, pria asal Sumatera Barat yang akrab disapa Uda Jon, tidak pernah membayangkan langkah merantaunya ke Jepang pada Juni 2011 akan mengubah hidupnya.

Uda Jon berangkat ke Negeri Sakura untuk menemani istrinya yang sedang melanjutkan studi. Kini, ia berhasil memimpin Rantau Tokyo, perusahaan rental mobil premium yang melayani tamu dari Indonesia hingga Korea.

“Semuanya berawal dari niat menemani istri kuliah,” ujar Uda Jon saat ditemui di Tokyo, Jumat (17/10/2025). Istrinya menempuh studi hubungan internasional di Shizuoka, kawasan yang terkenal dengan pemandangan Gunung Fuji.

“Kami taaruf, dikenalkan oleh kakak ipar yang satu kampus di Padang,” tambahnya sambil tersenyum.

Tahun-tahun pertama di Jepang terasa berat. Uda Jon bolak-balik Indonesia–Jepang selama tiga tahun sambil mengelola dua perusahaan di tanah air, yaitu Solek Express Indonesia di bidang kargo dan Solok Panca di bidang suplai barang.

“Satu bulan saya di Indonesia, satu bulan di Jepang. Tapi akhirnya saya memilih fokus di sini. Sulit bekerja kalau tidak bisa Jumatan,” ujarnya.

Selama masa penyesuaian itu, ia bekerja paruh waktu di beberapa perusahaan dan di KBRI Tokyo. Ia terus belajar budaya kerja Jepang yang disiplin.

Baca Juga :  Indonesia Kirim 10 Wakil ke Semifinal Thailand Masters

Selain itu, ia mulai melihat peluang di bidang transportasi wisata. Karena itu, ia membuka jasa travel kecil menggunakan mobil pribadi.

Ketika aturan transportasi semakin ketat, Uda Jon memutuskan melangkah lebih jauh. Ia membeli perusahaan asal Korea pada Januari 2024, lalu mengganti izin dan namanya menjadi Rantau Tokyo. Ia mengurus proses administrasi selama delapan bulan hingga perusahaan itu resmi beroperasi.

Kini, Rantau Tokyo mengoperasikan sepuluh mobil mewah, terdiri dari tiga New Alphard, empat Hiace, dua Vellfire 2018, dan satu Alphard lama.

“Kami fokus di segmen premium. Kalau tidak memperbarui armada, kami tidak bisa bersaing. Tahun ini kami menambah unit terbaru 2025,” jelasnya penuh semangat.

Persaingan di bisnis transportasi Tokyo sangat ketat. Banyak perusahaan asal China menawarkan harga lebih murah. Namun, Uda Jon memilih bertahan dengan strategi layanan berkualitas tinggi.

“Pasar kami berbeda. Kami menjual kenyamanan dan pengalaman, bukan sekadar harga,” tegasnya.

Selain itu, ia aktif mempromosikan Rantau Tokyo melalui akun Instagram @rantautokyo.jp. Cara ini membuat bisnisnya dikenal luas. Separuh pelanggan berasal dari Indonesia, sedangkan sisanya dari Korea. Banyak di antara mereka pejabat dan pengusaha yang berkunjung ke Jepang.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Tingkatkan Silaturahmi Lewat Safari Jum’at

“Kami sering melayani tamu dari KBRI, BNI, hingga BI,” katanya.

Uda Jon tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga membantu sesama perantau. Dari sepuluh pengemudi yang bekerja, lima orang berasal dari Indonesia.

“Sebagian besar teman-teman perantau. Ada juga orang Jepang yang menikah dengan orang Indonesia, jadi bisa berbahasa Indonesia,” ujarnya.

Ia juga aktif dalam kegiatan komunitas. Sebagai Anggota Dewan Penasihat Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jepang, ia menjaga hubungan baik antarsesama warga Minang di Jepang. Selain itu, ia sering membantu perantau baru agar bisa beradaptasi dengan cepat.

Meski sudah sukses di Tokyo, Uda Jon tetap menyimpan kerinduan pada kampung halaman. Ia berencana pulang jika bisnisnya benar-benar stabil.

“Kalau usaha ini sudah berjalan sempurna, saya ingin pulang ke Indonesia. Tapi sekarang saya masih menjaga Rantau Tokyo,” tuturnya sambil tersenyum.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Hotel Makkah Siap Fasilitasi Jemaah Haji
Harga Bekas Ioniq 5 Turun, Pasar Semakin Dinamis
Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi
Jadwal Pesawat Jambi Kerinci Harga Tiket Rp500 Ribuan
Air Panas Semurup Kerinci, Wisata Alami Favorit Keluarga
Dunia Penerbangan: Fakta Menarik Pilot Terbongkar
Jogja Food Expo 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Lokal
Pariwisata Indonesia Terdampak Kenaikan Harga Tiket Pesawat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

Ratusan Hotel Makkah Siap Fasilitasi Jemaah Haji

Rabu, 22 April 2026 - 13:00 WIB

Harga Bekas Ioniq 5 Turun, Pasar Semakin Dinamis

Sabtu, 18 April 2026 - 09:00 WIB

Lonjakan Wisata China Dorong Tren Hotel Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 23:00 WIB

Jadwal Pesawat Jambi Kerinci Harga Tiket Rp500 Ribuan

Senin, 13 April 2026 - 15:00 WIB

Air Panas Semurup Kerinci, Wisata Alami Favorit Keluarga

Berita Terbaru

Chelsea lolos ke final Piala FA usai menang atas Leeds United di semifinal dengan skor 1-0 (Foto: REUTERS/Toby Melville)

Internasional

Chelsea Kembali Bangkit dan Lolos ke Final Piala FA

Senin, 27 Apr 2026 - 17:00 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap riyal Arab Saudi menguat seiring meningkatnya kebutuhan jemaah haji

Ekonomi

Kurs Rupiah Riyal Menguat Jelang Musim Haji 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 16:00 WIB

Sate kambing dan kuliner Indonesia mendunia

Kuliner

Tiga Kuliner Indonesia Masuk 100 Terbaik Dunia

Senin, 27 Apr 2026 - 15:00 WIB

Kuliner

Sambal Suhien, Bitter Chili Paste Loved for Generations

Senin, 27 Apr 2026 - 14:00 WIB

Sri Kartini Alfin sebagai penggagas Gerakan 3S untuk penanganan stunting dan kemiskinan.

SUNGAI PENUH

Sri Kartini Alfin Penggagas Gerakan 3S Inspiratif

Senin, 27 Apr 2026 - 13:00 WIB