Waspadai Penyakit Ginjal Kronis Sejak Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Getty Images/Nadzeya Haroshka

Foto ilustrasi: Getty Images/Nadzeya Haroshka

Jakarta, iNBrita.com — Penyakit Ginjal Kronis (CKD) berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Kondisi ini membuat banyak orang baru menyadari kerusakan ginjal saat sudah memasuki tahap lanjut.

Rosnawati Yahya menjelaskan bahwa CKD pada tiga stadium awal biasanya tidak menimbulkan keluhan. Karena itu, seseorang yang menunggu gejala ginjal   muncul sering kali terlambat mendapatkan penanganan.

Penyebab Utama Penyakit Ginjal

Gangguan metabolik menjadi penyebab utama CKD.

  • Diabetes merusak pembuluh darah kecil di ginjal
  • Hipertensi meningkatkan tekanan pada organ ginjal

Kedua kondisi ini secara aktif mempercepat penurunan fungsi ginjal.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Penderita CKD sering mengalami gejala ringan yang tampak seperti keluhan biasa, seperti:

  • Tubuh mudah lelah dan terasa lemas
  • Frekuensi buang air kecil meningkat di malam hari
  • Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah
Baca Juga :  Manfaat Durian untuk Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Banyak wanita menganggap gejala tersebut sebagai akibat stres, penuaan, atau perubahan hormon, sehingga mereka tidak segera memeriksakan diri.

Faktor Risiko pada Wanita

Beberapa kondisi meningkatkan risiko CKD pada wanita:

  • Lupus Eritematosus Sistemik dapat menyerang ginjal secara langsung
  • Komplikasi kehamilan seperti preeklampsia dan diabetes gestasional meningkatkan risiko di kemudian hari
  • Sindrom Ovarium Polikistik memicu resistensi insulin, obesitas, dan gangguan metabolik

Selain itu, dokter perlu menafsirkan hasil kreatinin dengan cermat pada wanita, karena massa otot yang lebih rendah dapat menyamarkan penurunan fungsi ginjal.

Langkah Deteksi Dini

Setiap orang, terutama yang memiliki faktor risiko, perlu melakukan pemeriksaan rutin:

  • Tes darah untuk mengevaluasi fungsi ginjal
  • Tes urine untuk mendeteksi protein
  • Pengukuran tekanan darah secara berkala
Baca Juga :  Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan Tubuh Lengkap

Dokter menggunakan protein dalam urine sebagai salah satu indikator awal kerusakan ginjal.

Pentingnya Bertindak Lebih Cepat

Deteksi dini memungkinkan dokter memperlambat penurunan fungsi penyakit  ginjal secara signifikan. Dengan penanganan yang tepat, pasien dapat menekan laju kerusakan dari sekitar 10% per tahun menjadi hanya 2%. Langkah ini membantu banyak orang menghindari prosedur dialisis di masa depan.

Kesimpulan: lakukan pemeriksaan sejak dini dan jangan menunggu gejala penyakt ginjal  muncul agar Anda dapat menjaga kesehatan ginjal secara optimal.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:00 WIB

Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:00 WIB

Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Berita Terbaru

Wako Alfin saat mengikuti penanaman bawang putih serentak di Kayu Aro.

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 - 18:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah menerima penghargaan IRH 2026.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:00 WIB

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa menyampaikan ucapan selamat kepada H. Nuzran Joher atas terpilihnya sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Nuzran Joher

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi guru PPPK yang menjalankan tugas dan mengabdi untuk pendidikan Indonesia.(Foto : Ilustrasi AI)

Nasional

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:00 WIB

Hutri Randa menghadiri resepsi HUT ke-81 RI, Senin (17/08).

SUNGAI PENUH

Hutri Randa Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:00 WIB