Home / Kesehatan

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:24 WIB

Waspadai Gejala Tersamar Penyakit Jantung Mematikan

Seorang wanita tampak memegangi dada dan menahan rasa sakit, salah satu tanda yang bisa terkait gangguan jantung.

Seorang wanita tampak memegangi dada dan menahan rasa sakit, salah satu tanda yang bisa terkait gangguan jantung.

Jakarta, iNBrita.com – Mengenal gejala sangat penting untuk mendeteksi penyakit jantung. Banyak orang mengenali gejala umum seperti nyeri atau sesak di dada sebelah kiri. Namun, penyakit jantung juga bisa menimbulkan gejala yang tidak spesifik, misalnya lemas atau mual yang sering disangka hanya masuk angin. Jika gejala seperti ini terjadi, pasien bisa terlambat ditangani karena mengira tidak ada masalah serius.

Spesialis bedah toraks dan kardiovaskular BraveHeart – Brawijaya Hospital Saharjo, Dr dr Amin Tjubandi, SpBTKV, SubspJD(K) menjelaskan hal tersebut kepada detikcom setelah acara detikPagi. Ia menegaskan bahwa masyarakat masih sering salah paham. Banyak orang menganggap serangan jantung sebagai “angin duduk” dan cukup mengatasinya dengan kerokan. Padahal, kondisi ini bisa berakibat fatal bila sebenarnya pasien mengalami serangan jantung.

Baca juga :   PT. Tren Gen Horizon Peluang bagi Pemilik Media Meningkatkan Pendapatan

Menurut dr Amin, edukasi mengenai gejala penyakit jantung perlu diperkuat. Ia mencontohkan negara maju yang warganya lebih peka terhadap perubahan kondisi tubuh. Ketika mereka merasakan gejala tertentu, mereka langsung memeriksakan diri untuk memastikan apakah gejala itu terkait penyakit serius seperti jantung atau tidak.

Sebaliknya, banyak masyarakat di Indonesia masih menganggap gejala ringan sebagai hal biasa. Mereka sering berkata, “Ah, cuma masuk angin,” padahal bisa jadi itu tanda serangan jantung. Jika kondisi ini dibiarkan, jantung bisa masuk ke fase gagal jantung. Pada tahap tersebut, penanganan jauh lebih sulit, dan keberhasilan operasi menurun.

Ia menjelaskan bahwa pasien dengan fungsi pompa jantung kiri di bawah 25 persen termasuk dalam kategori risiko tinggi. Namun, jika dokter bisa memberikan tindakan saat fungsi pompa masih baik, peluang keberhasilan operasi akan jauh lebih besar.

Baca juga :   Iran Kecam Israel atas Pembunuhan Komandan Hizbullah

Gejala Penyakit Jantung Juga Terlihat di Kuku

dr Amin menambahkan bahwa gejala penyakit jantung dapat muncul pada bagian tubuh lain, termasuk kuku. Penyakit jantung memiliki spektrum luas dan dapat menimbulkan perubahan pada kuku jari.

Ketika seseorang mengalami gangguan jantung, kuku bisa berubah menjadi kebiruan karena tubuh kekurangan oksigen. Selain perubahan warna, kuku juga dapat terlihat lebih melengkung dari biasanya.

Ia menjelaskan bahwa kondisi ini sering terjadi pada kelainan jantung bawaan. Tubuh yang kekurangan oksigen menunjukkan reaksi dengan membuat ujung kuku tampak membulat dan berwarna biru. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut cyanosis.

(VVR*)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Gula pasir putih dalam sendok takar dan wadah kecil di atas permukaan meja.

Kesehatan

Hentikan Gula, Tubuh Langsung Mengalami Banyak Perubahan

Kesehatan

Cara Menjaga Tubuh Sehat Saat Berpuasa
Dokter onkologi menjelaskan peningkatan kasus kanker kolorektal pada usia muda di rumah sakit.

Kesehatan

Kanker Kolorektal Usia Muda Terus Meningkat Drastis
Ilmuwan sedang meneliti sampel darah di laboratorium untuk menemukan golongan darah baru MAL.

Kesehatan

Ilmuwan Temukan Golongan Darah Baru Misterius MAL
Dokter menjelaskan gejala awal kanker usus besar kepada pasien di ruang pemeriksaan.

Kesehatan

Gejala Kanker Usus Besar yang Kerap Tak Disadari
Ilustrasi seorang anak memegang model usus besar.

Kesehatan

Kanker Usus Besar Pada Usia Muda Terus Meningkat
Ilustrasi telur ayam dan telur bebek dengan berbagai warna kulit telur di dalam keranjang rotan.

Kesehatan

Perbandingan Gizi Telur Ayam dan Telur Bebek
Air jernih dituangkan ke dalam gelas bening di atas meja makan.

Kesehatan

Mengkomsumsi Air Matang, Kunci Kesehatan Anak dan Keluarga