Jakarta, iNBrita.com — PT Kereta Api Indonesia menyatakan lima penumpang meninggal dalam kecelakaan KA jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan petugas masih mengevakuasi tiga korban yang terjepit. Tim medis telah merawat 79 korban di sembilan rumah sakit.
KAI segera membuka posko darurat di Stasiun Bekasi. Petugas juga mengevakuasi taksi yang mengganggu jalur. Pada pukul 01.24, satu jalur kembali beroperasi. Perjalanan kereta pun mulai berjalan bertahap.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan kronologi. Sebuah taksi lebih dulu menemper KRL di perlintasan dekat Bulak Kapal. KRL lalu berhenti di jalur.
Tak lama, kereta Argo Bromo datang dari belakang. Kereta itu tidak sempat berhenti dan menabrak KRL.
Petugas terus mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi. KAI bekerja sama dengan pihak terkait untuk menyelidiki penyebab kecelakaan. KAI juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi rambu di perlintasan demi keselamatan.
(VVR*)









