Iran Klaim 52 Kapal Tembus Blokade Laut AS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kapal tanker Iran berlayar di kawasan Selat Hormuz di tengah klaim keberhasilan menembus blokade laut Amerika Serikat.

Sejumlah kapal tanker Iran berlayar di kawasan Selat Hormuz di tengah klaim keberhasilan menembus blokade laut Amerika Serikat.

Teheran, iNBrita.comOtoritas Iran mengklaim 52 kapal mereka berhasil menerobos blokade laut Amerika Serikat (AS) dalam 72 jam terakhir. AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sejak pertengahan April untuk menekan Teheran agar membuka kembali Selat Hormuz

Fars News Agency melaporkan pada Kamis (30/4/2026) bahwa klaim tersebut berdasarkan data pelacakan satelit selama tiga hari hingga Senin (27/4) pukul 22.00 waktu setempat.

Fars News Agency merinci, Iran mengoperasikan 31 kapal tanker minyak dan 21 kapal kargo dalam aksi tersebut.

Baca Juga :  Konten Kreator Muda Mali Meninggal dalam Insiden Bersenjata

Perang antara Iran melawan AS dan Israel sejak 28 Februari membuat pelayaran di Selat Hormuz terganggu.

Pada 2 Maret, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menutup Selat Hormuz untuk lalu lintas maritim. Kebijakan ini membatasi pergerakan di jalur perairan vital, mengguncang pasar energi global, dan memicu kekhawatiran ekonomi berkepanjangan.

Selat Hormuz biasanya menyalurkan sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan kini menjadi pusat ketegangan antara Iran dan AS.

Sebagai balasan, AS memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran untuk memaksa Teheran membuka kembali Selat Hormuz.

Baca Juga :  Insiden KA Bekasi Timur Ganggu Layanan KAI

Iran kemudian mengajukan proposal kepada AS melalui Pakistan sebagai mediator. Iran menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat AS mencabut blokade laut.

Juga mengusulkan penundaan perundingan nuklir ke tahap berikutnya setelah pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan blokade.

Namun, Presiden AS Donald Trump menolak proposal tersebut. Ia menegaskan bahwa AS akan mempertahankan blokade laut sampai kedua negara mencapai kesepakatan nuklir.

Hingga kini, AS belum menanggapi klaim Iran terkait keberhasilan kapal-kapalnya menembus blokade laut.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Ilustrasi emas batangan Antam yang mengalami penurunan harga hari ini.(Ilustrasi Foto : Grandyos Zafna)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Rinciannya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

BRI membuka lowongan kerja melalui program BBAP 2026 untuk lulusan D3 dan S1 dengan berbagai posisi di sejumlah kantor regional.

Ekonomi

BRI BBAP 2026 Buka Lowongan Kerja Lulusan D3 S1

Jumat, 31 Jul 2026 - 19:00 WIB

Toyota Veloz Hybrid hadir dengan desain modern dan teknologi hybrid yang efisien.

Teknologi

Veloz Hybrid Irit BBM 28,9 Km Per Liter

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:00 WIB

Rupiah menguat terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan akhir Juli(Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Ekonomi

Rupiah Menguat Hari Ini Didorong Pelemahan Dolar AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Permintaan emas global tetap kuat sepanjang kuartal kedua 2026, didorong pembelian bank sentral dan investasi Asia.(Foto: AP/ Jae C. Hong)

Ekonomi

Permintaan Emas Global Tetap Kuat di 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:00 WIB