Jakarta, iNBrita.com – Kementerian Keuangan Republik Indonesia membantah kabar yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ambruk dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kementerian Keuangan menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Deny Surjantoro, menyampaikan klarifikasi kepada publik dan media. Ia menjelaskan bahwa Menteri Keuangan tetap dalam keadaan sehat dan terus menjalankan aktivitas kerja seperti biasa tanpa gangguan serius pada kondisi kesehatannya.
Deny juga meminta masyarakat tidak menyebarkan atau mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa Menteri Keuangan tetap menjalankan agenda kedinasan sesuai jadwal dan tidak mengalami kondisi seperti yang diberitakan di media sosial.
Purbaya Tetap Jalankan Tugas Meski Sempat Alami Keluhan
Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa pernah menyampaikan bahwa ia mengalami gangguan pada bagian pinggang. Ia merasakan nyeri yang mengganggu aktivitas, terutama saat berdiri dalam waktu lama atau menjalani agenda kerja yang padat. Untuk mengatasi keluhan tersebut, ia menjalani tindakan medis berupa suntikan di beberapa titik tubuh.
Dugaan Kelelahan Akibat Aktivitas Padat
Purbaya menjelaskan bahwa ia tetap menjalankan tugas meskipun merasakan ketidaknyamanan pada bagian pinggang. Ia menghadiri berbagai agenda penting, termasuk media briefing di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta Selatan, pada Jumat (24/4).
Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa dokter memberikan suntikan untuk membantu mengurangi rasa sakit. Ia menambahkan bahwa tanpa tindakan tersebut, ia akan kesulitan berdiri dan bekerja.
Ia juga menduga bahwa kelelahan menjadi penyebab utama keluhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa padatnya agenda kerja dalam beberapa hari terakhir memberi tekanan fisik pada tubuhnya.
Purbaya menegaskan bahwa sakit pinggang yang ia alami bukan kondisi serius. Ia menyebut bahwa kelelahan merupakan faktor umum yang dapat memicu keluhan serupa, terutama dalam situasi kerja dengan intensitas tinggi. Ia tetap melanjutkan aktivitas sambil menjaga kondisi kesehatannya agar tetap stabil.
(eny)









