Foto Super Detail Hajar Aswad Gegerkan Publik Dunia
Jakarta, iNBrita.com – Otoritas Arab Saudi kembali menarik perhatian publik dunia setelah merilis foto digital Hajar Aswad beresolusi sangat tinggi. Foto tersebut memperlihatkan detail permukaan batu suci itu secara luar biasa jelas. Selain itu, publik kini dapat melihat tekstur, retakan, hingga warna asli Hajar Aswad yang selama ini jarang terlihat oleh jamaah.
Pengelola Dua Masjid Suci di Masjidil Haram menggunakan teknologi fotografi panoramik dan teknik focus stacking modern untuk mendokumentasikan batu tersebut. Dengan teknologi itu, mereka menghasilkan citra berukuran sekitar 49.000 megapixel yang memungkinkan masyarakat memperbesar setiap bagian batu tanpa kehilangan kualitas gambar.
Tim fotografer mengambil gambar Hajar Aswad selama kurang lebih tujuh jam di area Ka’bah. Setelah itu, tim teknis mengolah dan menyatukan sekitar 1.050 foto berbeda selama lebih dari 50 jam hingga menghasilkan satu gambar digital berukuran raksasa dengan detail sangat tajam.
Peneliti studi Islam dari University of Oxford, Afifi Al-Akiti, menilai foto tersebut memberi pengalaman baru bagi masyarakat untuk melihatnya dari jarak sangat dekat melalui teknologi digital. Bahkan, masyarakat kini bisa memperbesar bagian terkecil batu tersebut tanpa kehilangan detail visualnya.
Warna Asli Hajar Aswad Jadi Sorotan
Ia juga menyebut proyek dokumentasi itu menunjukkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat berjalan berdampingan dengan nilai spiritual Islam. Karena itu, banyak pihak menilai proyek tersebut menjadi perpaduan menarik antara kemajuan teknologi dan penghormatan terhadap simbol keagamaan.
Tak hanya menampilkan detail permukaan, foto resolusi tinggi tersebut juga mengungkap warna asli Hajar Aswad. Selama ini masyarakat mengenalnya sebagai batu hitam. Namun, gambar terbaru justru memperlihatkan warna merah kecokelatan dengan beberapa bagian hitam pekat di permukaannya.
Selain warna, foto tersebut juga menampilkan retakan halus, permukaan mengkilap, hingga bingkai perak yang mengelilingi batu secara sangat detail. Bahkan, beberapa gambar memperlihatkan tekstur batu yang sebelumnya sulit diamati dari dekat oleh publik.
Pada foto pertama, tim dokumentasi menampilkan seperti yang biasa terlihat jamaah saat tawaf, yakni berada di sudut Ka’bah dan dikelilingi bingkai perak. Selanjutnya, mereka memperlihatkan pembesaran ekstrem pada bagian tertentu sehingga detail kecil di permukaan batu tampak semakin jelas.
Makna Spiritual dan Sejarah Hajar Aswad
Bagi umat Islam, Hajar Aswad memiliki nilai spiritual yang sangat penting karena menjadi titik awal tawaf dalam ibadah haji dan umrah. Hingga kini, batu tersebut tetap berada di sudut timur Ka’bah di Makkah.
Dalam berbagai riwayat Islam, umat Muslim meyakini Malaikat Jibril memberikan kepada Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka’bah. Awalnya, batu itu disebut berwarna putih. Namun, warnanya kemudian berubah menjadi gelap karena menyerap dosa manusia.
Selain itu, umat Islam juga menjalankan tradisi mencium Hajar Aswad sebagai bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Meski demikian, karena area tawaf selalu dipadati jamaah, banyak Muslim kini memilih melambaikan tangan ke arah batu tersebut sebagai bentuk penghormatan.
Di sisi lain, sejumlah ilmuwan mengemukakan teori bahwa Hajar Aswad kemungkinan berasal dari meteorit luar angkasa karena memiliki karakteristik fisik yang unik. Walaupun begitu, umat Islam tetap memandang asal-usul batu tersebut sebagai bagian dari keyakinan dan sejarah panjang agama Islam.
Viral di Media Sosial
Sementara itu, foto super detail tersebut langsung viral di berbagai media sosial dan memicu kekaguman publik dunia. Bahkan, banyak warganet mengaku baru pertama kali melihat Hajar Aswad dengan detail sedemikian jelas, termasuk warna asli dan tekstur permukaannya.
(eny)









