Jakarta, iNBrita.com — BYD mengklaim M6 Cross dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mampu mencapai efisiensi bahan bakar hingga 65 km per liter. Angka ini tergolong sangat tinggi, bahkan melampaui konsumsi BBM sepeda motor terlaris di Indonesia, Honda Beat.
Honda menyatakan Beat bermesin 110 cc dapat menempuh jarak 254,52 km dengan konsumsi 60,6 km per liter saat tangki 4,2 liter terisi penuh.
Sementara itu, BYD melalui uji internalnya menyebut M6 Cross mampu mencatat konsumsi BBM 65 km per liter. Mobil ini juga bisa menempuh jarak hingga 1.800 km jika baterai dan tangki bensin terisi penuh.
BYD mencapai efisiensi tersebut dengan mengandalkan teknologi Dual Mode (DM), yang menggabungkan sistem kendaraan listrik (EV) dan hybrid. Teknologi ini memungkinkan kendaraan beroperasi secara fleksibel sesuai kebutuhan berkendara.
BYD pertama kali memperkenalkan teknologi DM pada 2008 melalui model F3 DM. Sejak itu, perusahaan terus mengembangkan sistem tersebut hingga hadir dalam versi terbaru, DM 5.0, yang menawarkan efisiensi lebih tinggi.
Pada M6 Cross, BYD memadukan sistem hybrid DM dengan mesin 1.500 cc yang menghasilkan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Sistem ini menyediakan tiga mode berkendara, yakni EV, HEV series, dan HEV paralel.
Presiden BYD Indonesia, Eagle Zhou, turut memperkenalkan filosofi GASS, singkatan dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Ia menegaskan bahwa teknologi harus mampu menjawab kebutuhan pengguna, sehingga BYD menghadirkan pendekatan yang relevan untuk pasar Indonesia.
Meski telah memperkenalkan M6 Cross, BYD belum mengumumkan harga resmi. Namun, perusahaan memastikan akan menawarkan harga yang kompetitif dan mengungkapkannya dalam waktu dekat.
Konsumen yang tertarik sudah dapat mengunjungi dealer BYD untuk melakukan pemesanan dan mencoba langsung kendaraan tersebut.
(VVR*)









