Tips Merawat Peoni untuk Taman Cantik Sepanjang Tahun

Pelajari cara menanam, merawat, dan menjaga bunga peoni agar tumbuh sehat, berbunga lebat, serta mempercantik taman dengan warna dan keharuman yang memikat sepanjang musim.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunga peoni menjadi tanaman hias favorit untuk taman rumah. ( Foto Pexels)

Bunga peoni menjadi tanaman hias favorit untuk taman rumah. ( Foto Pexels)

Mengenal Keindahan dan Keistimewaan Bunga Peoni

Jakarta, iNBrita.com — Jika Anda ingin menghadirkan tanaman hias yang cantik, tahan lama, dan mudah dirawat, peoni (Paeonia lactiflora) layak menjadi pilihan utama. Tanaman berbunga ini tidak hanya memikat perhatian melalui kelopak bunganya yang besar dan menawan, tetapi juga menawarkan keindahan yang dapat dinikmati selama bertahun-tahun. Bahkan, banyak tukang kebun menganggap  sebagai investasi jangka panjang karena tanaman ini mampu hidup dan berbunga hingga lebih dari 100 tahun.

Alasan Peoni Menjadi Favorit Pecinta Tanaman

Selain memiliki umur yang panjang,  juga menunjukkan daya tahan yang luar biasa terhadap berbagai kondisi cuaca. Banyak varietas dapat bertahan di wilayah dengan musim dingin yang sangat ekstrem. Oleh karena itu, para pecinta tanaman di berbagai daerah tetap dapat menikmati keindahan bunga ini tanpa harus khawatir terhadap perubahan musim yang drastis.

Ketika musim berbunga berakhir,  tetap mempertahankan pesonanya. Dedaunannya yang hijau tua, lebat, dan mengilap terus mempercantik taman sepanjang musim. Di samping itu, bentuk tanamannya yang rimbun menciptakan kesan elegan sehingga peoni tetap menarik meskipun tidak sedang menghasilkan bunga.

Keunggulan lainnya terletak pada ketahanannya terhadap gangguan hama besar. Rusa dan kelinci umumnya menghindari tanaman ini karena rasa daunnya yang kurang disukai. Dengan demikian, Anda dapat menikmati keindahan taman tanpa harus terlalu sering menghadapi kerusakan akibat hewan pemakan tanaman.

Peoni Sebagai Bunga Potong yang Menawan

Tidak hanya indah di taman, juga sangat populer sebagai bunga potong. Banyak orang memanfaatkan bunga-bunga yang sedang mekar untuk menghiasi ruangan atau membuat rangkaian bunga yang mewah. Kelopak yang besar, warna yang beragam, dan aroma yang harum menjadikan peoni salah satu bunga favorit untuk dekorasi rumah.

Baca Juga :  Zakiah Daradjat: Pionir Psikologi Islam Indonesia

Ragam Warna dan Aroma Bunga Peoni

Saat memilih peoni, Anda akan menemukan beragam pilihan warna dan bentuk bunga. Beberapa varietas menampilkan bunga berwarna putih bersih, sementara yang lain memancarkan nuansa merah muda, kuning, persik, merah tua, atau kombinasi beberapa warna sekaligus. Selain itu, setiap varietas menawarkan karakter aroma yang berbeda. Ada yang menghadirkan wangi lembut menyerupai mawar, ada pula yang mengeluarkan aroma segar seperti lemon.

Cara Memilih Lokasi Terbaik untuk Menanam Peoni

Untuk mendapatkan pertumbuhan terbaik, Anda perlu memilih lokasi tanam yang tepat. Peoni menyukai area yang menerima sinar matahari langsung selama enam hingga delapan jam setiap hari. Semakin banyak cahaya yang diterima tanaman, semakin banyak pula bunga yang dapat dihasilkannya. Meskipun demikian, peoni masih dapat tumbuh dengan baik di lokasi yang memperoleh sinar matahari pagi dan sedikit naungan pada sore hari.

Persiapan Tanah dan Teknik Penanaman yang Tepat

Selanjutnya, siapkan tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik. Peoni tidak menyukai tanah yang terlalu basah karena kondisi tersebut dapat memicu pembusukan akar. Anda juga perlu menyediakan ruang yang cukup karena tanaman dewasa dapat tumbuh hingga sekitar satu meter ke segala arah. Dengan memberikan jarak tanam yang memadai, Anda membantu tanaman memperoleh sirkulasi udara yang lebih baik.

Ketika menanam peoni, pastikan Anda tidak menempatkan akar terlalu dalam. Banyak tanaman gagal berbunga karena penanamannya terlalu dalam di dalam tanah. Oleh sebab itu, tanamlah peoni pada kedalaman yang sesuai agar tanaman dapat berkembang secara optimal.

Kesabaran Menjadi Kunci Keberhasilan

Pada masa awal pertumbuhan, peoni memang menguji kesabaran pemiliknya. Tanaman ini biasanya belum menghasilkan bunga pada tahun pertama. Namun, setelah membangun sistem akar yang kuat selama dua hingga tiga tahun, peoni mulai menunjukkan kemampuan berbunga yang luar biasa. Bahkan, satu tanaman dewasa dapat menghasilkan puluhan bunga dalam satu musim.

Baca Juga :  Waspada Tanaman Hias yang Mengundang Ular Datang

Cara Merawat Peoni Agar Tetap Subur dan Berbunga Lebat

Ketika tanaman mulai tumbuh subur, Anda perlu memasang penyangga untuk membantu menopang batangnya. Bunga peoni yang besar sering kali membuat batang melengkung atau rebah, terutama setelah hujan. Karena itu, banyak tukang kebun memasang cincin penyangga atau kerangka kawat sejak awal musim pertumbuhan.

Setelah masa berbunga berakhir, segera potong bunga yang layu agar tanaman tetap terlihat rapi. Namun, biarkan daun tetap tumbuh hingga musim gugur karena daun terus memproduksi energi yang akan disimpan untuk pertumbuhan pada musim berikutnya.

Penyakit yang Perlu Diwaspadai pada Tanaman Peoni

Meskipun peoni tergolong tanaman yang kuat, Anda tetap perlu memperhatikan kemungkinan munculnya penyakit jamur. Botrytis merupakan salah satu masalah yang kadang menyerang batang dan kuncup bunga. Untuk mencegahnya, jagalah sirkulasi udara di sekitar tanaman dan hindari penanaman yang terlalu rapat.

Pada akhir musim panas, embun tepung juga dapat muncul sebagai lapisan putih pada permukaan daun. Walaupun kondisi ini mengurangi keindahan tanaman, embun tepung umumnya tidak menyebabkan kerusakan serius.

Kesimpulan

Pada akhirnya,  menawarkan lebih dari sekadar bunga yang indah. Tanaman ini menghadirkan warna, aroma, dan keanggunan yang mampu mempercantik taman selama puluhan tahun. Dengan memberikan lokasi tanam yang tepat dan perawatan sederhana, Anda dapat menikmati keindahan peoni setiap musim.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Magenta Pegadaian: Cara Daftar Magang dan Lolos
Rahasia Merawat Tanaman Begonia Agar Cepat Berbunga
Tips Menanam Camellia Untuk Hasil Bunga Premium
Ternak Belut Karung Modal Kecil Untung Besar
Tips Aman Bangun Rumah di Lahan Sawah
Mengenal Pemasok Supplier Peran Penting dalam Bisnis
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Waktu Pendaftaran Resmi
Cara Cepat Naik Jabatan Lewat Public Speaking
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:00 WIB

Tips Merawat Peoni untuk Taman Cantik Sepanjang Tahun

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:00 WIB

Magenta Pegadaian: Cara Daftar Magang dan Lolos

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:00 WIB

Rahasia Merawat Tanaman Begonia Agar Cepat Berbunga

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:00 WIB

Tips Menanam Camellia Untuk Hasil Bunga Premium

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ternak Belut Karung Modal Kecil Untung Besar

Berita Terbaru

KODE REDEEM – Ilustrasi Free Fire (6/8/2025). Berikut kode redeem FF lainnya yang bisa diklaim.

Game

Kode Redeem FF 5 Juni 2026 Bundle Premium Gratis

Jumat, 5 Jun 2026 - 02:00 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan langkah efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: Retno Ayuningrum)

Nasional

BGN Pangkas Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima Manfaat

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:00 WIB

Bunga peoni menjadi tanaman hias favorit untuk taman rumah. ( Foto Pexels)

Pendidikan

Tips Merawat Peoni untuk Taman Cantik Sepanjang Tahun

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:00 WIB

Wali Kota Alfin menghadiri rapat koordinasi persiapan Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (4/6/2026).

SUNGAI PENUH

WaliKota Alfin Perkuat Persiapan Lomba PKK Provinsi Jambi 2026

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:00 WIB

ilustrasi reuse(magnific)

Nasional

Indonesia Terpilih Uji Coba Logo Kemasan Pakai Ulang

Kamis, 4 Jun 2026 - 22:00 WIB