Harga Emas Naik Tajam, Investor Berburu Logam Mulia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Foto: Ilustrasi Trading (Istimewa)

Jakarta, iNBrita.com  – Perusahaan  JP Morgan memperkirakan harga emas dunia masih akan melanjutkan tren penguatannya dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan, bank investasi asal Amerika Serikat tersebut memproyeksikan harga emas dapat menembus US$6.000 per ounce pada 2026.

Mengutip Yahoo Finance, ketegangan geopolitik global menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga logam mulia. Kondisi tersebut memicu ketidakpastian ekonomi dan meningkatkan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.

Analis JP Morgan menilai kenaikan harga emas sepanjang 2025 menjadi fondasi kuat bagi penguatan harga pada periode berikutnya. Mereka mencatat harga emas telah melonjak sekitar 64% sepanjang tahun lalu. Bahkan, dalam skenario tertentu, harga emas berpotensi mencapai US$6.300 per ounce.

Inflasi dan Pembelian Bank Sentral Jadi Pendorong

Selain ketegangan geopolitik, pembelian emas oleh bank-bank sentral turut menopang kenaikan harga logam mulia. Pada saat yang sama, inflasi yang masih tinggi di sejumlah negara terus mendorong investor mencari instrumen yang mampu menjaga nilai aset.

Para pakar investasi menilai emas tetap menjadi pilihan menarik karena pasokannya terbatas. Ketika inflasi meningkat dan daya beli mata uang melemah, investor biasanya mengalihkan sebagian dana mereka ke emas untuk melindungi nilai kekayaan.

Baca Juga :  Dolar AS Menguat Tipis Rupiah Melemah Hari Ini

Kinerja ANTAM Melonjak

Di Indonesia, tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas ikut mendongkrak kinerja PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp7,92 triliun pada tahun buku 2025. Angka tersebut melonjak 106% dibandingkan laba tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,85 triliun.

ANTAM juga mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun pada 2025. Nilai tersebut meningkat 22% dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp69,19 triliun.

Segmen emas menjadi kontributor terbesar bagi perusahaan. Unit bisnis ini menyumbang sekitar 79% dari total penjualan ANTAM. Sepanjang 2025, ANTAM membukukan penjualan emas sebesar Rp66,47 triliun atau naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya.

Permintaan pasar yang tetap kuat menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan tersebut. Tren kenaikan harga emas global juga memperkuat minat masyarakat untuk berinvestasi pada logam mulia.

ANTAM Perluas Layanan Investasi Emas

Untuk menjawab kebutuhan pasar, ANTAM terus memperluas jaringan distribusi dan memperkuat ekosistem emas nasional. Selain menjual emas fisik, perusahaan juga menawarkan layanan emas fisik digital yang memungkinkan masyarakat bertransaksi melalui ponsel.

Baca Juga :  Topan Hantam Filipina, Wisatawan Diminta Tetap Waspada

ANTAM juga menyediakan layanan BRANKAS atau Berencana Aman Kelola Emas. Melalui layanan ini, masyarakat dapat berinvestasi emas tanpa harus menyimpan emas fisik secara langsung. Kemudahan tersebut membuat investasi emas menjadi lebih praktis dan fleksibel.

Emas ANTAM Kantongi Standar Internasional

Tidak hanya memperluas akses investasi, ANTAM juga menjaga kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar global. Emas produksi ANTAM telah memenuhi standar London Bullion Market Association (LBMA) dengan tingkat kemurnian mencapai 99,99%.

Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk, Handi Sutanto, menegaskan kualitas emas ANTAM berada di atas standar minimum LBMA. Menurutnya, perusahaan perlu terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai kualitas emas Indonesia.

Terkait harga jual, ANTAM selalu mengacu pada pergerakan harga emas dunia. Perusahaan juga memastikan proses distribusi berjalan transparan di tengah tingginya permintaan pasar.

Di tengah tren penguatan harga emas global, ANTAM terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri logam mulia nasional. Sementara itu, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit di Indonesia.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100
Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah
Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar
Harga Emas Antam Naik Hari Ini 27 Juli
Dolar AS Menguat Rupiah Melemah Usai Mundurnya Gubernur BI
Harga Perak Antam Naik Tajam Hari Ini
Harga Emas Stagnan Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Harga Pangan Naik Cabai Beras Daging Inflasi Indonesia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:00 WIB

Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar

Senin, 27 Juli 2026 - 16:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini 27 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dolar AS Menguat Rupiah Melemah Usai Mundurnya Gubernur BI

Berita Terbaru

Pergerakan dolar AS yang terus menguat membuat nilai tukar rupiah tertekan hingga mendekati level Rp 18.100 pada perdagangan hari ini.(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Ekonomi

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:00 WIB

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan kenaikan tipis selama dua hari terakhir di tengah dinamika geopolitik dan penurunan harga minyak global.(Foto : Akos Stiller/Bloomberg)

Ekonomi

Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:00 WIB

Beragam produk souvenir pernikahan tersusun rapi di Alfiandra Wedding Souvenir, Cipinang, Jakarta Timur, yang terus berinovasi mengikuti tren pasar.(Foto : KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)

Ekonomi

Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar

Selasa, 28 Jul 2026 - 00:00 WIB

Petugas BPBD mendata rumah yang rusak akibat puting beliung di Kecamatan Siulak, Kerinci. ( Foto Signal Berita)

KERINCI

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Siulak Kerinci

Senin, 27 Jul 2026 - 23:00 WIB

Jeky Mid Chendra mendesak Polda Jambi menuntaskan laporan dugaan penipuan alat berat.

Daerah

Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator

Senin, 27 Jul 2026 - 22:00 WIB