Dinkes Sungai Penuh Catat 174 Kasus TB Penanganan Dipercepat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien penderita Tuberkulosis (TB) ( Foto Pexels)

Pasien penderita Tuberkulosis (TB) ( Foto Pexels)

Sungai Penuh. iNBrita.com  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sungai Penuh terus mempercepat penanganan Tuberkulosis (TB). Langkah ini mendukung target pemerintah untuk mewujudkan Indonesia bebas TB pada 2030.

Selain itu, Dinkes memperkuat deteksi dini di seluruh fasilitas kesehatan. Petugas juga melacak kontak erat pasien, meningkatkan pemeriksaan laboratorium, dan memastikan setiap pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

Penanganan TB Mengacu pada Kebijakan Nasional

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal, mengatakan percepatan penanganan TB mengacu pada Peraturan Presiden tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Menurut Yefrizal, seluruh pemerintah daerah harus menekan angka penularan. Pemerintah daerah juga perlu meningkatkan keberhasilan pengobatan agar target eliminasi TB dapat tercapai.

“Target pemerintah adalah Indonesia bebas Tuberkulosis pada tahun 2030. Oleh karena itu, kami terus memperkuat penemuan kasus secara aktif. Kami juga mempercepat diagnosis dan memastikan seluruh pasien menjalani pengobatan hingga sembuh,” ujar Yefrizal, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga :  Walikota Alfin: Koordinasi Lintas Sektor Kunci Tekan Stunting

Ratusan Kasus Ditemukan

Dinkes Kota Sungai Penuh mencatat 432 kasus Tuberkulosis sepanjang 2025. Sementara itu, petugas kesehatan menemukan 174 kasus hingga pertengahan 2026.

Dinkes terus memantau seluruh pasien. Petugas juga memberikan pendampingan selama masa pengobatan agar pasien tetap patuh mengonsumsi obat.

Dengan langkah tersebut, Dinkes berharap dapat menekan penyebaran TB. Penyakit ini masih berpotensi menular di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Edukasi dan Pengobatan Menjadi Kunci

Selain melakukan penanganan medis, Dinkes terus mengedukasi masyarakat tentang gejala TB. Masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk lebih dari dua minggu, demam, penurunan berat badan, atau berkeringat pada malam hari.

Baca Juga :  Walikota Alfin Dukung Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Perikanan

Yefrizal menegaskan bahwa setiap pasien harus menjalani pengobatan secara rutin selama enam hingga sembilan bulan. Lama pengobatan menyesuaikan kondisi masing-masing pasien.

Menurutnya, kepatuhan mengonsumsi obat menjadi kunci utama untuk mencapai kesembuhan. Langkah itu juga mencegah munculnya TB resistan obat.

“Dengan pengobatan yang lengkap dan teratur, pasien memiliki peluang sembuh yang sangat tinggi. Mereka juga dapat mengurangi risiko menularkan penyakit kepada orang lain,” katanya.

Dinkes Ajak Masyarakat Deteksi Dini

Pada akhirnya, Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh mengajak masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala TB.

Melalui deteksi dini, pengobatan yang tepat, dan dukungan masyarakat, Dinkes optimistis dapat menekan angka kasus Tuberkulosis. Upaya tersebut sekaligus mendukung target Indonesia bebas TB pada 2030.

(annisa)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan
Alfin Apresiasi Sinergi DPRD Setujui Ranperda APBD 2025
Polres Kerinci Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri
DPRD Sungai Penuh Dukung Bakti Sosial Sunatan Massal Minker
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Wako Alfin Terima Gelar Adat Perkuat Pelestarian Budaya
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Puncak Kenduri Sko Enam Luhah
Penurunan Pusaka Awali Rangkaian Kenduri Sko Luhah Rio Jayo
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:00 WIB

Dinkes Sungai Penuh Catat 174 Kasus TB Penanganan Dipercepat

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Wako Alfin Audiensi Percepat Pengukuhan Batas Kawasan Hutan

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:00 WIB

Alfin Apresiasi Sinergi DPRD Setujui Ranperda APBD 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:00 WIB

Polres Kerinci Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:00 WIB

DPRD Sungai Penuh Dukung Bakti Sosial Sunatan Massal Minker

Berita Terbaru

Pasien penderita Tuberkulosis (TB) ( Foto Pexels)

SUNGAI PENUH

Dinkes Sungai Penuh Catat 174 Kasus TB Penanganan Dipercepat

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi meninjau progres pemeliharaan Jalan Selampaung-Masgo di Kecamatan Gunung Raya untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target. ( Foto Kerinci Satu)

KERINCI

Monadi Tinjau Perbaikan Jalan Selampaung-Masgo

Rabu, 22 Jul 2026 - 11:18 WIB

Suzuki Thunder 125 banyak dimanfaatkan sebagai motor untuk usaha bensin eceran karena kapasitas tangki besar.( Foto : Dok.Suzuki )

Teknologi

Suzuki GS150 Resmi Dijual,ini Spesifikasi Lengkapnya

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB

Pergerakan harga emas Antam yang menguat pada perdagangan 22 Juli 2026.(Foto : ilustrasi oleh AI)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Cek Rinciannya

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi taubat. Simak tiga syarat utama agar taubat sah dan diterima menurut ulama. (freepik.com)

Khasanah

Syarat Shalat Taubat Agar Diterima Allah SWT Menurut Ulama

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:00 WIB