Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan kenaikan tipis selama dua hari terakhir di tengah dinamika geopolitik dan penurunan harga minyak global.(Foto : Akos Stiller/Bloomberg)

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan kenaikan tipis selama dua hari terakhir di tengah dinamika geopolitik dan penurunan harga minyak global.(Foto : Akos Stiller/Bloomberg)

Jakarta, iNBrita.comHarga emas dunia kembali menguat pada perdagangan kemarin. Logam mulia ini mencatat kenaikan dua hari berturut-turut, meski penguatannya masih relatif terbatas.

Kenaikan Tipis dalam Dua Hari

Pada Senin (27/7/2026), pelaku pasar mendorong harga emas spot naik ke level US$ 4.072,8 per troy ons. Angka ini meningkat 0,51% dibandingkan penutupan akhir pekan lalu. Selama dua hari terakhir, harga emas sudah naik sekitar 0,57% secara point-to-point.

Sentimen Geopolitik Dorong Harga

Sentimen positif datang dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Bloomberg News melaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi kembali membuka jalur perundingan.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Washington dan Teheran tengah menjajaki komunikasi diplomatik untuk meredakan konflik. Ia menegaskan peluang tercapainya kesepakatan tetap terbuka. Trump juga menekankan bahwa tekanan yang diberikan AS menjadi alasan Iran bersedia berdialog.

Baca Juga :  Iran Gelar Aksi Besar Dukung Pemerintah di Teheran

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengungkapkan bahwa mediator kemungkinan akan membawa pesan dari AS. Namun, hingga kini kedua negara belum memulai pembicaraan resmi.

Harga Minyak Anjlok, Tekan Inflasi

Harapan meredanya konflik langsung menekan harga energi. Harga minyak mentah jenis Brent anjlok 10,54% ke level US$ 88,12 per barel pada perdagangan kemarin.

Penurunan harga energi berpotensi menahan laju inflasi global. Jika tekanan inflasi mereda, bank sentral tidak perlu terlalu agresif menaikkan suku bunga.

Kondisi ini penting bagi emas, karena emas tidak memberikan imbal hasil. Ketika suku bunga tinggi, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen berbunga, sehingga daya tarik emas menurun.

Analisis Teknikal

Untuk perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2026), pergerakan harga emas masih menghadapi tekanan.

Secara teknikal pada time frame harian, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di level 47. Posisi ini menunjukkan tren masih cenderung bearish, meski belum terlalu kuat karena masih dekat dengan level netral 50.

Baca Juga :  Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan

Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada di angka 73, yang menandakan tekanan beli masih cukup kuat.

Proyeksi Pergerakan Hari Ini

Dengan kondisi tersebut, harga emas berpotensi mengalami koreksi. Support terdekat berada di level US$ 4.054 per troy ons, yang sekaligus menjadi Moving Average (MA) 10.

Namun, peluang kenaikan tetap terbuka. Jika momentum bullish berlanjut, harga emas berpotensi menguji resistance di level US$ 4.086 per troy ons.

Apabila harga berhasil menembus pivot point di US$ 4.092 per troy ons, pasar berpotensi mendorong emas menuju kisaran resistance berikutnya di US$ 4.102 hingga US$ 4.115 per troy ons.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100
Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar
Harga Emas Antam Naik Hari Ini 27 Juli
Dolar AS Menguat Rupiah Melemah Usai Mundurnya Gubernur BI
Harga Perak Antam Naik Tajam Hari Ini
Harga Emas Stagnan Saat Konflik Timur Tengah Memanas
Harga Pangan Naik Cabai Beras Daging Inflasi Indonesia
Harga Emas Antam Naik Lagi, Buyback Ikut Menguat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:00 WIB

Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar

Senin, 27 Juli 2026 - 16:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini 27 Juli

Senin, 27 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dolar AS Menguat Rupiah Melemah Usai Mundurnya Gubernur BI

Berita Terbaru

Pergerakan dolar AS yang terus menguat membuat nilai tukar rupiah tertekan hingga mendekati level Rp 18.100 pada perdagangan hari ini.(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Ekonomi

Dolar AS Menguat Tajam, Rupiah Tertekan Dekati 18100

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:00 WIB

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan kenaikan tipis selama dua hari terakhir di tengah dinamika geopolitik dan penurunan harga minyak global.(Foto : Akos Stiller/Bloomberg)

Ekonomi

Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Geopolitik Timur Tengah

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:00 WIB

Beragam produk souvenir pernikahan tersusun rapi di Alfiandra Wedding Souvenir, Cipinang, Jakarta Timur, yang terus berinovasi mengikuti tren pasar.(Foto : KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)

Ekonomi

Bisnis Souvenir Pernikahan Sukses Modal Kecil Untung Besar

Selasa, 28 Jul 2026 - 00:00 WIB

Petugas BPBD mendata rumah yang rusak akibat puting beliung di Kecamatan Siulak, Kerinci. ( Foto Signal Berita)

KERINCI

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Siulak Kerinci

Senin, 27 Jul 2026 - 23:00 WIB

Jeky Mid Chendra mendesak Polda Jambi menuntaskan laporan dugaan penipuan alat berat.

Daerah

Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator

Senin, 27 Jul 2026 - 22:00 WIB