September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Jakarta, iNBRita.com  – September 2026 menghadirkan beragam fenomena astronomi yang menarik untuk dinantikan. Hujan meteor, kedekatan Bulan dengan planet, ekuinoks, hingga Harvest Moon akan menghiasi langit sepanjang bulan.

Rangkaian fenomena tersebut mulai berlangsung pada awal September. Hujan meteor Aurigid menjadi salah satu peristiwa pembuka yang mencapai puncaknya pada 1 September.

Aurigid Buka Pertunjukan Langit

Hujan meteor Aurigid berlangsung sejak 28 Agustus hingga 5 September. Puncaknya terjadi pada 1 September dengan potensi kemunculan hingga enam meteor per jam ketika kondisi langit benar-benar mendukung.

Meteor-meteor Aurigid tampak melintas dari arah rasi Auriga. Pengamatan akan lebih optimal dari wilayah yang jauh dari cahaya perkotaan.

Pertunjukan langit berlanjut pada 6 September. Saat itu, Bulan dan Mars tampak berdekatan di langit pagi. Masyarakat Indonesia dapat mengamatinya menjelang fajar.

Jupiter juga ikut muncul pada waktu yang sama. Kehadiran beberapa objek langit terang membuat kawasan langit pagi semakin menarik untuk diamati.

ε-Perseid Mencapai Puncak

Pada 9 September, giliran hujan meteor ε-Perseid mencapai puncaknya. Fenomena ini berpotensi menghadirkan sekitar lima meteor setiap jam dalam kondisi pengamatan ideal.

Fase Bulan yang hampir baru turut membantu pengamatan. Cahaya Bulan yang minim membuat meteor dan benda-benda langit redup lebih mudah terlihat.

Kondisi tersebut berlanjut ketika Bulan memasuki fase baru pada 11 September. Malam yang lebih gelap menjadi kesempatan bagus untuk menikmati bintang, gugus bintang, serta objek langit lain yang sulit terlihat dari kawasan perkotaan.

Ekuinoks Hadir di Akhir Bulan

September memasuki fase menarik berikutnya pada 23 September. Pada tanggal itu, Matahari melintasi bidang ekuator Bumi dalam peristiwa yang dikenal sebagai ekuinoks September.

Indonesia juga mendapat fenomena khas di sekitar momentum tersebut. BMKG mencatat Matahari akan berada tepat di atas Pontianak pada 23 September 2026 sekitar pukul 11.35 WIB.

Posisi Matahari yang hampir tegak lurus dapat membuat benda tegak di wilayah tersebut kehilangan bayangannya untuk beberapa saat. Fenomena ini dikenal sebagai hari tanpa bayangan.

Harvest Moon Tutup September

Pada 26 September, Bulan mencapai fase purnama. Masyarakat mengenal purnama ini sebagai Harvest Moon karena waktunya menjadi yang paling dekat dengan ekuinoks September.

Sebagian besar fenomena tersebut tidak membutuhkan teleskop. Mata telanjang sudah cukup untuk menikmati beberapa di antaranya, terutama dari lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya.

September pun menjadi bulan yang menarik bagi pencinta astronomi. Dengan memilih waktu pengamatan yang tepat dan memperhatikan kondisi cuaca, masyarakat berkesempatan menikmati berbagai keindahan langit malam hingga penghujung bulan.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Indonesia-Mesir Perkuat Investasi, Peluang Bisnis Global Strategis
El Nino Super 2026 Ancam Suhu Bumi Meningkat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang

Berita Terbaru

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB

Daftar kode redeem FF terbaru 18 Oktober 2026 untuk mencoba klaim hadiah gratis Free Fire. ( Foto AI INBRITA)

Uncategorized

Kode Redeem FF Terbaru 18 Oktober 2026 Hadiah Gratis

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi permainan mobile dan saldo DANA yang menggambarkan peluang mendapatkan hadiah digital melalui aplikasi game. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

7 Game Penghasil Saldo DANA yang Menarik untuk Dicoba

Minggu, 18 Okt 2026 - 01:00 WIB