IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

IHSG berpotensi terkoreksi ke level 5.181–5.325 pada perdagangan 27 Oktober 2026. Simak rekomendasi saham DOOH, MBMA, MINA, TLKM, serta target harga dan strategi trading pilihan analis.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan IHSG berpotensi melemah, sementara analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk strategi trading.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pergerakan IHSG berpotensi melemah, sementara analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk strategi trading.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, iNBrita.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. Analis memperkirakan IHSG akan bergerak menuju kisaran 5.181–5.325. Oleh karena itu, investor perlu mencermati pergerakan pasar dan memilih saham dengan strategi yang tepat.

Pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026, IHSG turun 1,22% ke level 5.373. Tekanan jual mendorong indeks melemah hingga mencapai area koreksi yang telah diperkirakan sebelumnya.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan koreksi dalam jangka pendek. Menurut analisisnya, indeks berpotensi menguji level 5.181–5.325 karena masih bergerak dalam wave (iv) dari wave [v].

Meski demikian, IHSG tetap memiliki peluang untuk menguat. Herditya memperkirakan indeks dapat bergerak menuju area 5.460–5.651 jika tekanan jual mereda.

Herditya juga menetapkan level support IHSG pada 5.185 dan 4.915. Sementara itu, ia memproyeksikan level resistance berada di 5.460 dan 5.563.

Senada dengan proyeksi tersebut, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG akan melemah secara terbatas. Perusahaan sekuritas ini menetapkan level support pada 5.185 dan resistance pada 5.590.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Di tengah potensi pelemahan IHSG, investor dapat mencermati sejumlah saham pilihan analis. PT Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan tiga saham, yaitu PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Sementara itu, Herditya Wicaksana memilih empat saham untuk dicermati investor. Keempat saham tersebut meliputi PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Berikut strategi trading dan target harga untuk masing-masing saham berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas.

1. Saham DOOH: Trading Buy

Saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) turun 6,98% ke level 240 pada perdagangan sebelumnya. Tekanan jual turut membayangi pergerakan saham tersebut.

Herditya memperkirakan DOOH sedang membentuk wave 4 dari wave (A). Berdasarkan analisis tersebut, investor dapat mempertimbangkan strategi trading buy pada rentang harga yang telah ditentukan.

  • Strategi: Trading Buy
  • Area beli: 222–234
  • Target harga pertama: 282
  • Target harga kedua: 306
  • Stop loss: Di bawah 208

2. Saham MBMA: Buy on Weakness

Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melemah 5,85% ke level 354. Pada saat yang sama, tekanan jual masih membayangi pergerakan saham ini.

Herditya memperkirakan MBMA sedang berada dalam wave [iv] dari wave C. Oleh sebab itu, investor dapat mencermati peluang beli ketika harga saham melemah ke area yang direkomendasikan.

  • Strategi: Buy on Weakness
  • Area beli: 346–354
  • Target harga pertama: 408
  • Target harga kedua: 434
  • Stop loss: Di bawah 324

3. Saham MINA: Buy on Weakness

Saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) turun 4,02% ke level 167. Selain itu, saham ini belum mampu menembus indikator moving average 20 hari (MA20).

Herditya memperkirakan MINA sedang membentuk wave (A) dari wave [B]. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, investor dapat mengamati peluang beli saat harga saham memasuki rentang yang direkomendasikan.

  • Strategi: Buy on Weakness
  • Area beli: 156–163
  • Target harga pertama: 200
  • Target harga kedua: 220
  • Stop loss: Di bawah 137

4. Saham TLKM: Buy on Weakness

Berbeda dengan ketiga saham sebelumnya, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) justru menguat 0,45% ke level 2.250. Saham ini juga mencatat dominasi volume pembelian.

Herditya memperkirakan TLKM sedang memasuki tahap awal wave A dari wave (A). Berdasarkan proyeksi tersebut, investor dapat mencermati strategi buy on weakness ketika harga bergerak ke area beli yang direkomendasikan.

  • Strategi: Buy on Weakness
  • Area beli: 1.955–2.140
  • Target harga pertama: 2.400
  • Target harga kedua: 2.570
  • Stop loss: Di bawah 1.900

Pertimbangkan Risiko Sebelum Membeli Saham

Investor perlu mencermati pergerakan IHSG dan menerapkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Selain itu, investor sebaiknya menyesuaikan strategi dengan profil risiko dan tujuan investasinya.

Perlu diingat, rekomendasi teknikal merupakan bahan pertimbangan, bukan jaminan keuntungan. Oleh karena itu, lakukan analisis secara mandiri sebelum membeli atau menjual saham.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Pelajari dan analisis setiap saham sebelum melakukan transaksi. Penulis dan penerbit tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140
Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa
BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar
Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Hari Ini, Cek Daftarnya
Harga Emas Dunia Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed
Lee Biscuits Tutup Pabrik Setelah 92 Tahun Beroperasi
Transaksi LCT Meningkat, Apa Dampaknya terhadap Kurs Rupiah?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

Berita Terbaru

Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga perak Antam naik menjadi Rp 37.750 per gram pada 27 Oktober 2026.(Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian pada Selasa, 27 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:00 WIB

BEI memastikan penghapusan saham HSC dari IHSG tidak mengurangi total kapitalisasi pasar saham Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:00 WIB

Pergerakan IHSG berpotensi melemah, sementara analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk strategi trading.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:00 WIB