Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Hari Ini, Cek Daftarnya

Harga emas Antam naik Rp 10.000 menjadi Rp 2.550.000 per gram pada 27 Oktober 2026. Simak daftar harga emas, buyback, dan perkembangan harga emas dunia.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas batangan Antam menguat Rp 10.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas batangan Antam menguat Rp 10.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, iNBrita.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Senin (26/10/2026). Harga emas Antam naik Rp 10.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan informasi pada situs resmi Logam Mulia, Antam menetapkan harga emas sebesar Rp 2.550.000 per gram. Kenaikan ini turut mendorong harga jual kembali atau buyback sebesar Rp 10.000 per gram.

Kini, Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp 2.345.000 per gram. Harga tersebut menunjukkan nilai yang akan diterima pemilik emas saat menjual kembali emas batangan mereka.

Meski demikian, investor perlu memantau pergerakan harga emas secara berkala. Kondisi pasar dan perubahan harga emas dunia dapat memengaruhi harga emas Antam sewaktu-waktu.

Sebagai perbandingan, Antam mencatat rekor harga tertinggi sepanjang masa sebesar Rp 3.168.000 per gram pada Kamis (29/1/2026). Pada hari yang sama, harga buyback mencapai Rp 2.989.000 per gram.

Ketentuan Pajak Emas Antam

Pemerintah menetapkan ketentuan perpajakan untuk transaksi emas batangan Antam. Pembeli perlu memperhitungkan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga pembelian.

Sementara itu, penjual emas juga perlu memperhatikan pajak saat melakukan transaksi buyback. Pemerintah mengenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk transaksi dengan nilai di atas Rp 10 juta. Antam memotong pajak tersebut langsung dari total nilai transaksi.

Daftar Harga Emas Antam Selasa, 27 Oktober 2026

Berikut daftar harga emas batangan Antam berdasarkan ukuran yang tersedia:

  • 0,5 gram: Rp 1.325.000
  • 1 gram: Rp 2.550.000
  • 2 gram: Rp 5.040.000
  • 3 gram: Rp 7.535.000
  • 5 gram: Rp 12.525.000
  • 10 gram: Rp 24.995.000
  • 25 gram: Rp 62.362.000
  • 50 gram: Rp 124.645.000
  • 100 gram: Rp 249.212.000 (stok habis)
  • 250 gram: Rp 622.765.000 (stok habis)
  • 500 gram: Rp 1.245.320.000 (stok habis)
  • 1.000 gram: Rp 2.490.600.000 (stok habis)

Harga Emas Dunia Ikut Menguat

Harga emas dunia juga menguat pada Senin (26/10/2026). Kenaikan ini terjadi setelah harga emas menyentuh level terendah dalam lebih dari tiga bulan pada sesi perdagangan sebelumnya.

Menurut laporan CNBC pada Selasa (27/10/2026), harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi US$ 4.020,60 per ons pada pukul 14.09 EDT. Sebelumnya, harga emas sempat turun ke US$ 3.975 per ons pada Jumat, level terendah sejak 20 Juli 2026.

Kontrak berjangka emas Amerika Serikat (AS) untuk pengiriman Desember juga mencatat kenaikan. Harga kontrak tersebut naik 0,8 persen dan ditutup pada US$ 4.038,40 per ons.

Analis StoneX, Bob Haberkorn, menilai penurunan harga minyak mentah turut mendukung penguatan emas. Selain itu, investor mulai membeli emas kembali setelah harga aset tersebut mengalami penurunan.

Haberkorn memperkirakan aktivitas perdagangan emas akan cenderung sepi menjelang pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed). Ia juga memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran US$ 4.000 per ons hingga bank sentral AS menyampaikan keputusannya.

Penurunan Harga Minyak Redakan Kekhawatiran Inflasi

Harga minyak dunia melemah setelah melonjak pada pekan sebelumnya. Meski demikian, harga minyak masih bertahan di dekat level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Harapan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi pergerakan harga minyak. Penurunan harga minyak kemudian membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi.

Pasar kini menantikan keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan pada Rabu. Sejumlah pelaku pasar memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga setelah menaikkannya pada September.

Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember masih mencapai 80 persen menurut perangkat FedWatch milik CME. Angka tersebut menunjukkan bahwa investor masih memperhitungkan kemungkinan pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun.

Kenaikan suku bunga biasanya meningkatkan biaya peluang atau opportunity cost dalam memegang emas. Hal ini terjadi karena emas tidak memberikan imbal hasil berupa bunga seperti sejumlah instrumen keuangan lainnya.

Para pejabat The Fed juga telah memberikan sinyal bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga jangka pendek AS pada pekan ini. Meski demikian, kekhawatiran terhadap inflasi membuat investor menilai bahwa jeda kenaikan suku bunga tersebut mungkin tidak berlangsung lama.

Investor Menunggu Data Inflasi dan Pemilu AS

Selain keputusan suku bunga, investor juga menantikan rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Kamis. Data tersebut menjadi salah satu indikator inflasi utama yang digunakan The Fed untuk menentukan arah kebijakan moneternya.

Melalui data PCE, investor berharap memperoleh petunjuk tambahan mengenai prospek suku bunga AS. Hasil data tersebut juga berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah, dan harga emas dunia.

Investor turut mencermati pemilihan umum paruh waktu AS yang berlangsung pada 3 November. Mereka menilai kemungkinan dampak hasil pemilu terhadap kebijakan fiskal dan sentimen pasar keuangan global.

Analis OCBC menjelaskan bahwa investor tidak hanya berfokus pada hasil pemilu. Mereka juga memperhatikan dampaknya terhadap kebijakan fiskal, tarif perdagangan, belanja geopolitik, dan ketidakpastian kebijakan pemerintah.

Menurut para analis tersebut, berbagai faktor itu dapat memengaruhi imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury, nilai tukar dolar AS, serta harga emas.

Pergerakan Harga Perak, Platinum, dan Paladium

Sejumlah logam mulia lainnya menunjukkan pergerakan yang beragam. Harga perak di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$ 54,01 per ons.

Sebaliknya, harga platinum turun 1,2 persen menjadi US$ 1.532,55 per ons. Penurunan tersebut terjadi setelah harga platinum sempat menyentuh level terendah sejak November 2025.

Sementara itu, harga paladium naik 0,5 persen menjadi US$ 1.048,70 per ons.

Perusahaan pertambangan Rusia, Nornickel, turut memberikan perhatian kepada pasar logam global. Perusahaan yang menjadi produsen paladium terbesar di dunia sekaligus produsen utama nikel olahan tersebut berencana melakukan perombakan besar-besaran pada tanur peleburan.

Nornickel menyatakan bahwa rencana perombakan tersebut berpotensi menekan produksi sejumlah logam utamanya selama periode 2027–2028.

Perkembangan produksi tersebut dapat memengaruhi prospek pasokan logam global. Oleh karena itu, investor perlu terus memantau kebijakan bank sentral, data ekonomi, kondisi geopolitik, dan perubahan pasokan untuk memahami arah pergerakan harga emas serta logam mulia lainnya.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa
BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar
IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham
Harga Emas Dunia Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed
Lee Biscuits Tutup Pabrik Setelah 92 Tahun Beroperasi
Transaksi LCT Meningkat, Apa Dampaknya terhadap Kurs Rupiah?
Harga Perak Antam Hari Ini 26 Oktober 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Hari Ini, Cek Daftarnya

Berita Terbaru

Harga perak Antam naik menjadi Rp 37.750 per gram pada 27 Oktober 2026.(Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian pada Selasa, 27 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:00 WIB

BEI memastikan penghapusan saham HSC dari IHSG tidak mengurangi total kapitalisasi pasar saham Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:00 WIB

Pergerakan IHSG berpotensi melemah, sementara analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk strategi trading.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas batangan Antam menguat Rp 10.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Hari Ini, Cek Daftarnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:00 WIB