Jambi, iNBrita.com – Penindakan tambang emas ilegal di Kabupaten Merangin, Jambi, memicu kedatangan sekitar 20 warga ke Mapolres Merangin, Rabu (28/10/2026).
Warga mendatangi kantor polisi untuk meminta penjelasan terkait penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Mereka juga mendesak polisi membebaskan dua orang yang diamankan dalam operasi tersebut.
Warga Minta Polisi Bebaskan Dua Orang
Satreskrim Polres Merangin mengamankan dua orang saat menindak aktivitas PETI di kawasan Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan. Penindakan itu memicu reaksi sejumlah warga yang kemudian mendatangi markas kepolisian.
Dilansir Tribun Jambi informasi bahwa rombongan warga tiba di Mapolres Merangin sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka mempertanyakan tindakan polisi terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.
Kedatangan warga sempat memicu ketegangan. Rekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah warga bersitegang dengan petugas. Bahkan, beberapa orang tampak mengejar polisi saat situasi memanas.
Sejumlah orang juga terlihat membawa benda yang diduga menyerupai senjata, termasuk benda berbentuk seperti senapan angin. Personel kepolisian kemudian turun tangan untuk meredakan ketegangan dan mengendalikan situasi.
Polda Jambi Benarkan Penindakan PETI
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, membenarkan penindakan PETI oleh tim Polres Merangin. Ia juga mengonfirmasi kedatangan warga yang meminta penjelasan mengenai dua orang tersebut.
“Penindakan PETI oleh tim Polres Merangin serta kedatangan sekelompok warga yang meminta penjelasan terkait dua orang yang diamankan,” kata Erlan, Rabu (28/10/2026).
Erlan menjelaskan bahwa Polres Merangin bersama instansi terkait menggelar mediasi dengan warga. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan tuntutan agar polisi membebaskan kedua orang yang mereka persoalkan.
Pihak kepolisian berupaya menampung aspirasi warga sekaligus menjaga keamanan selama mediasi berlangsung. Langkah tersebut membantu meredakan ketegangan di lingkungan Mapolres Merangin.
Polisi Pastikan Situasi Tetap Terkendali
Erlan menegaskan bahwa jajarannya terus menjaga keamanan setelah kedatangan rombongan warga. Ia memastikan situasi di Mapolres Merangin tetap terkendali.
“Situasi di Polres Merangin saat ini masih terkendali,” ujarnya.
Penindakan tersebut berkaitan dengan dugaan aktivitas PETI di Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan. Sementara itu, warga meminta penjelasan atas tindakan polisi dan mendesak pembebasan dua orang yang diamankan dalam operasi tersebut.
(eny)









