Home / Internasional

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:00 WIB

Arab Saudi dan UEA Memanas, Teluk Tegang

Ilustrasi bendera Arab Saudi, simbol negara yang terlibat dalam ketegangan diplomatik dengan Uni Emirat Arab di kawasan Teluk.”

Ilustrasi bendera Arab Saudi, simbol negara yang terlibat dalam ketegangan diplomatik dengan Uni Emirat Arab di kawasan Teluk.”

Jakarta, iNBrita.com Gesekan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) memanas setelah Arab Saudi memperkuat kampanye media yang menyoroti kebijakan UEA.

Pengamat menyebut perselisihan ini sebagai yang terburuk di kawasan Teluk dalam beberapa tahun terakhir, dan hal itu memicu kekhawatiran atas dampaknya terhadap pusat keuangan Timur Tengah.

Media pemerintah dan media sosial Arab Saudi menuduh UEA melanggar hak asasi manusia dan mengkhianati sekutu selama beberapa minggu setelah konflik singkat di Yaman. Dalam konflik itu, Arab Saudi mengebom posisi separatis yang didukung UEA untuk menghentikan serangan mereka.

Baca juga :   Xabi Alonso Sepakat Jadi Pelatih Baru Liverpool Musim Depan

Televisi Al-Ekhbariya Arab Saudi menuduh, “UEA berinvestasi dalam kekacauan dan mendukung separatis dari Libya hingga Yaman dan Tanduk Afrika.”

Kecaman ini menandai eskalasi yang belum pernah terlihat sejak Arab Saudi dan UEA memblokade Qatar lebih dari tiga tahun lalu karena perbedaan politik sejak 2017.

Analis keamanan Teluk, Anna Jacobs, mengatakan bahwa monarki di kawasan biasanya menonjolkan citra perdamaian dan stabilitas. Namun, kini Arab Saudi menyingkap konflik lama “secara terbuka dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Baca juga :   Kode Redeem FF Max 23 Maret 2026 Banjir Hadiah Gratis

Jacobs menambahkan, “Serangan di media sosial mengingatkan banyak orang pada krisis Teluk sebelumnya. Kini Riyadh menyoroti kebijakan regional Abu Dhabi, dan tanda-tanda mereda belum terlihat.”

Sementara itu, Abu Dhabi sebagian besar tetap diam. Profesor ilmu politik Emirat, Abdulkhaleq Abdulla, menegaskan, “UEA tidak terbiasa memprovokasi saudara kita.”

Ketegangan ini mencerminkan dinamika baru di Teluk: Arab Saudi menggunakan media untuk menekan UEA, sementara Abu Dhabi memilih pendekatan hati-hati. Para pengamat menilai konflik ini berpotensi memengaruhi perdagangan, investasi, dan stabilitas politik regional jika eskalasi berlanjut.

(Tim*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mobil terbakar saat demonstrasi antipemerintah di Teheran, Iran

Internasional

Korban Bertambah, 2.571 Orang Tewas dalam Demo Iran
Bulan purnama pink moon terlihat di langit malam dengan cahaya terang keemasan

Internasional

Fenomena Pink Moon Terlihat Rabu Malam 1 April 2026
Bulan purnama Sturgeon Moon tampak jelas di langit malam

Internasional

Fenomena Langit Agustus 2025, Dari Purnama hingga Meteor
Renee Nicole Good, penyair peraih penghargaan sastra di Amerika Serikat

Internasional

Siapa Renee Good, Perempuan Tewas Ditembak Imigrasi AS
Ana/Trias saat bertanding melawan Pearly/Thinaah di Malaysia Open 2026

Internasional

Ana/Trias Tumbangkan Pearly/Thinaah di Malaysia Open 2026
Ilustrasi garis polisi kuning bertuliskan “Police Line Do Not Cross” di lokasi kejadian.

Internasional

Enam Pencari Kerja Jadi Korban Kericuhan Job Fair Ghana
Ilustrasi penipuan online di media sosial, menunjukkan risiko kehilangan uang akibat iklan palsu.

Internasional

Modus Penipuan Iklan Medsos Semakin Mengkhawatirkan
Wakil Indonesia tampil di final Thailand Masters 2026 di Nimibutr Stadium

Internasional

6 Wakil Indonesia Tampil di Final Thailand Masters