Arab Saudi dan UEA Memanas, Teluk Tegang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Arab Saudi, simbol negara yang terlibat dalam ketegangan diplomatik dengan Uni Emirat Arab di kawasan Teluk.”

Ilustrasi bendera Arab Saudi, simbol negara yang terlibat dalam ketegangan diplomatik dengan Uni Emirat Arab di kawasan Teluk.”

Jakarta, iNBrita.com Gesekan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) memanas setelah Arab Saudi memperkuat kampanye media yang menyoroti kebijakan UEA.

Pengamat menyebut perselisihan ini sebagai yang terburuk di kawasan Teluk dalam beberapa tahun terakhir, dan hal itu memicu kekhawatiran atas dampaknya terhadap pusat keuangan Timur Tengah.

Media pemerintah dan media sosial Arab Saudi menuduh UEA melanggar hak asasi manusia dan mengkhianati sekutu selama beberapa minggu setelah konflik singkat di Yaman. Dalam konflik itu, Arab Saudi mengebom posisi separatis yang didukung UEA untuk menghentikan serangan mereka.

Baca Juga :  Guardiola Dorong City Konsisten Hadapi Setiap Laga

Televisi Al-Ekhbariya Arab Saudi menuduh, “UEA berinvestasi dalam kekacauan dan mendukung separatis dari Libya hingga Yaman dan Tanduk Afrika.”

Kecaman ini menandai eskalasi yang belum pernah terlihat sejak Arab Saudi dan UEA memblokade Qatar lebih dari tiga tahun lalu karena perbedaan politik sejak 2017.

Analis keamanan Teluk, Anna Jacobs, mengatakan bahwa monarki di kawasan biasanya menonjolkan citra perdamaian dan stabilitas. Namun, kini Arab Saudi menyingkap konflik lama “secara terbuka dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Baca Juga :  Kabid Pemdes Cs Terbukti Langgar Netralitas ASN

Jacobs menambahkan, “Serangan di media sosial mengingatkan banyak orang pada krisis Teluk sebelumnya. Kini Riyadh menyoroti kebijakan regional Abu Dhabi, dan tanda-tanda mereda belum terlihat.”

Sementara itu, Abu Dhabi sebagian besar tetap diam. Profesor ilmu politik Emirat, Abdulkhaleq Abdulla, menegaskan, “UEA tidak terbiasa memprovokasi saudara kita.”

Ketegangan ini mencerminkan dinamika baru di Teluk: Arab Saudi menggunakan media untuk menekan UEA, sementara Abu Dhabi memilih pendekatan hati-hati. Para pengamat menilai konflik ini berpotensi memengaruhi perdagangan, investasi, dan stabilitas politik regional jika eskalasi berlanjut.

(Tim*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur
Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar
Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah
Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026
United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan
Kerinci Sukses Gelar Event Motocross Asia 2026
NASA Konfirmasi Meteor Meledak di Langit Amerika Serikat
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakati Gencatan Senjata
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Bolivia Hadapi Gejolak Kabinet, Dua Menteri Mundur

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rusia Hantam Ukraina dengan Serangan Drone Besar

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:00 WIB

Beruang Mengamuk di Fukushima Empat Warga Terluka Parah

Selasa, 2 Juni 2026 - 01:00 WIB

Indonesia Runner-up IFA7 World Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 14:00 WIB

United Airlines Kembali ke Newark Karena Ancaman Keamanan

Berita Terbaru

Foto: Gardu Induk 150 kV Margakarya di KIIC, Karawang, yang mendukung pasokan listrik untuk pusat data Microsoft. (Dok. PLN)

Ekonomi

Dolar AS Naik, Nasib Tarif Listrik Jadi Sorotan

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:00 WIB

Aplikasi penghasil uang.

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang dari Game yang Sedang Populer

Jumat, 5 Jun 2026 - 08:00 WIB

Honda Brio dan Toyota Agya menjadi pilihan hatchback populer untuk kebutuhan harian di Indonesia.(Gambar dibuat oleh Claude AI)

Teknologi

Honda Brio vs Toyota Agya Pilih Terbaik

Jumat, 5 Jun 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi pengisian BBM dengan campuran bioetanol 5 persen di SPBU sebagai bagian dari kebijakan ESDM (Foto: Pertamina)

Ekonomi

ESDM Wajibkan Bioetanol 5 Persen di SPBU

Jumat, 5 Jun 2026 - 05:00 WIB

Ilustrasi Imam Al Ghazali. Foto: Ilustrasi: Fauzan Kamil

Khasanah

Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa

Jumat, 5 Jun 2026 - 04:00 WIB