Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah Arab Saudi mengecam keras serangan teroris yang menargetkan Masjid Imam Ali bin Abi Talib di Homs, Suriah, saat salat Jumat berlangsung. Serangan tersebut menewaskan sejumlah jamaah dan melukai puluhan orang lainnya. Arab Saudi menilai aksi itu sebagai kejahatan keji yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan serta prinsip agama apa pun.
Saudi Gazette melaporkan pada Sabtu (27/12/2025), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan kecaman tersebut melalui pernyataan resmi. Dalam pernyataannya, Arab Saudi menegaskan sikap tegas Kerajaan dalam menolak segala bentuk terorisme dan ekstremisme tanpa pengecualian. Kerajaan menilai terorisme sebagai ancaman serius terhadap keamanan regional dan internasional.
Arab Saudi secara khusus menolak serangan terhadap tempat ibadah, karena tindakan tersebut mencederai kesucian agama dan hak dasar manusia untuk beribadah dengan aman. Kerajaan juga mengecam keras segala bentuk kekerasan yang menyasar warga sipil tak bersalah, terutama saat mereka menjalankan aktivitas keagamaan.
Selain mengecam serangan, Arab Saudi menyatakan solidaritas penuh kepada pemerintah dan rakyat Suriah atas tragedi tersebut. Kerajaan menegaskan dukungan terhadap langkah-langkah yang diambil pemerintah Suriah untuk menjaga keamanan, menegakkan stabilitas nasional, serta melindungi keselamatan masyarakat sipil dari ancaman kelompok teroris.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga menyampaikan duka cita dan simpati mendalam kepada keluarga para korban, pemerintah Suriah, serta seluruh masyarakat Suriah. Kerajaan turut mendoakan kesembuhan bagi para korban luka dan berharap mereka segera pulih dari trauma akibat serangan tersebut. Arab Saudi juga berharap Suriah senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan stabil.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Suriah melaporkan bahwa ledakan di dalam Masjid Imam Ali bin Abi Talib menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 18 orang lainnya saat salat Jumat berlangsung. Aparat keamanan Suriah langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif serangan tersebut.
(Tim*)














