Jakarta, iNBrita.com – Pemerintahan Presiden AS Donald Trump membantah klaim Afrika Selatan bahwa AS akan mengakhiri boikot KTT G20 di Johannesburg. Gedung Putih menegaskan bahwa tidak ada pejabat AS yang akan mengikuti perundingan.
Cyril Ramaphosa sebelumnya mengumumkan bahwa AS telah mengubah sikap, setelah Trump berulang kali mengkritik kebijakan Afsel terkait petani minoritas kulit putih.
Gedung Putih menjelaskan bahwa duta besar AS hanya hadir dalam upacara serah terima jabatan karena tahun depan AS menjadi tuan rumah G20.
Sekretaris Pers Karoline Leavitt menyatakan bahwa AS tidak ikut perundingan resmi dan tidak menyukai kritik Ramaphosa.
Meski begitu, Ramaphosa tetap menganggap perubahan ini sebagai “tanda positif” dan menilai bahwa ekonomi terbesar dunia perlu hadir.
Sebelumnya, Kedutaan Besar AS di Pretoria sudah mengirimkan pemberitahuan bahwa AS tidak hadir karena prioritas G20 Afsel bertentangan dengan kebijakan AS.
Agenda G20 Afsel mencakup keberlanjutan utang negara miskin, pendanaan transisi energi yang adil, dan pemanfaatan mineral penting untuk pembangunan berkelanjutan.
(VVR*)














