Jakarta, iNBrita.com – Pemerintah mendorong pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memperkuat operasional pemerintahan.
Pemerintah memindahkan ASN melalui Aplikasi Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara. Sistem ini mengintegrasikan data lintas instansi dan membantu pihak terkait mendata, memverifikasi, menempatkan, serta memonitor ASN secara akurat dan tertib.
Otorita IKN (OIKN) bersama Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan Bootcamp Pemutakhiran Aplikasi Pemindahan ASN pada 24–27 Februari 2026. Mereka menyelaraskan proses bisnis, memperbarui fitur, memperkuat integrasi data, dan mensimulasikan alur sebelum implementasi berikutnya.
Plt. Deputi Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Cahyono Tri Birowo, menegaskan pemerintah harus menuntaskan masalah administrasi internal. Langkah ini penting agar layanan publik berjalan optimal. “Transformasi tata kelola pemerintahan harus didukung layanan publik inklusif dan digital terintegrasi,” ujarnya, dikutip dari rilis KemenPANRB, Sabtu (28/2/2026).
Deputi Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN BKN, Jumiati, menambahkan pemerintah membutuhkan data ASN yang lengkap dan akurat.
(eny)














