Jakarta, iNBrita.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa akses jalan dari Tapanuli menuju Sibolga hingga kini masih tertutup total akibat rangkaian tanah longsor. Ia menyampaikan bahwa sejumlah titik longsor memiliki panjang puluhan kilometer dan menutup badan jalan sepenuhnya. Kondisi ini membuat kendaraan yang sudah terlanjur berada di tengah rute tidak dapat bergerak ke depan maupun kembali ke wilayah Tapanuli Utara. Suharyanto menegaskan bahwa tim di lapangan menemukan longsoran yang hampir mencapai 50 kilometer sehingga proses penanganan memerlukan tenaga besar.
Ia mengatakan bahwa satgas gabungan TNI dan Polri terus bekerja membuka jalur tersebut. Mereka mengoperasikan alat berat, membagi tugas tiap sektor, dan menyingkirkan material longsor sedikit demi sedikit. Menurut laporan Dandim yang ia terima pada Sabtu sore, tim membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari untuk benar-benar menembus jalur tersebut. Suharyanto memastikan bahwa seluruh personel berupaya mempercepat pemulihan karena akses itu sangat vital bagi mobilitas warga maupun distribusi logistik.
Di titik-titik yang tertutup, banyak pengendara memilih bertahan sambil menunggu jalan bisa dilewati kembali. Sebagian tidak ingin kembali ke Tapanuli Utara karena mereka harus menjaga kendaraan dan barang bawaan. Beberapa di antara mereka telah bertahan di lokasi selama beberapa hari, sehingga kebutuhan logistik seperti makanan, air, dan obat-obatan terus meningkat. Situasi ini membuat BNPB dan satgas gabungan bergerak cepat untuk memberikan bantuan.
Untuk menjangkau warga, TNI mengerahkan 50 prajurit muda dari Kodim setempat. Para prajurit membawa logistik dengan ransel dan berjalan kaki menembus jalur yang tertutup. Mereka membagikan makanan, air, dan kebutuhan dasar kepada pengendara yang terjebak. Selain itu, BNPB juga menyalurkan bantuan melalui udara menggunakan helikopter, sehingga warga tetap menerima dukungan meski akses darat belum pulih sepenuhnya. Suharyanto memastikan bahwa seluruh tim akan bekerja nonstop hingga seluruh jalur kembali aman dan semua warga tertangani dengan baik.














