Astronom Tangkap Tabrakan Dua Planet di Sistem Jauh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabrakan dua planet di sekitar bintang jauh menciptakan awan debu yang menutupi cahaya bintang

Tabrakan dua planet di sekitar bintang jauh menciptakan awan debu yang menutupi cahaya bintang

Jakarta, iNBrita.com — Para astronom berhasil menangkap fenomena langka di luar angkasa: dua planet diduga bertabrakan di sistem bintang yang jauh. Peristiwa ini menjadi salah satu tabrakan planet paling jelas yang pernah terdeteksi secara tidak langsung dari Bumi.

Para ilmuwan mulai mengamati fenomena ini ketika mereka menemukan perilaku aneh pada bintang mirip Matahari bernama Gaia20ehk, yang berjarak sekitar 11.000 tahun cahaya dari Bumi. Cahaya bintang itu tiba-tiba meredup dan berfluktuasi secara tidak biasa.

Awalnya, para peneliti menduga bintang tersebut menjadi penyebab perubahan cahaya. Namun setelah mereka melakukan analisis lebih lanjut, mereka menemukan bahwa awan besar debu dan pecahan batuan melintas di depan bintang dan menyebabkan perubahan itu.

Para ilmuwan meyakini bahwa material tersebut berasal dari sisa tabrakan dua planet besar di sekitar bintang itu.

Anastasios Tzanidakis, astronom dari University of Washington, menyatakan bahwa berbagai teleskop berhasil menangkap tumbukan ini secara real-time.

Para ilmuwan juga menduga bahwa tabrakan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Kedua planet kemungkinan saling mendekat dalam orbitnya, mengalami beberapa benturan kecil, lalu akhirnya mengalami tabrakan besar yang menghancurkan keduanya.

Tabrakan ini menghasilkan panas ekstrem dan serpihan material dalam jumlah besar. Material tersebut menutupi sebagian cahaya bintang saat terlihat dari Bumi.

Fenomena seperti ini sebenarnya sering terjadi di alam semesta, terutama pada sistem planet yang masih muda dan belum stabil. Namun, astronom jarang bisa mengamati prosesnya secara langsung.

Tzanidakis menambahkan bahwa jika para ilmuwan dapat mengamati lebih banyak peristiwa seperti ini, mereka bisa memahami proses terbentuknya dunia, termasuk Bumi.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam
7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga
Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat
8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif
Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah
Cara Aman Gunakan Wi-Fi Hotel Tanpa Risiko
Lima Kepala SMPN Sungai Penuh Diganti, Ini Namanya
Beasiswa BeZakat 2026 Diperpanjang, Cek Syaratnya Sekarang
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:00 WIB

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:00 WIB

7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:00 WIB

8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif

Selasa, 29 September 2026 - 23:00 WIB

Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah

Berita Terbaru

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan.

Nasional

Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 04:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perketat Penanganan Karhutla di Tahura Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire gratis dengan hadiah diamond, skin senjata, dan item menarik untuk pemain FF.( Foto AI INBRTA)

Game

Kode Redeem FF Gratis 17 Oktober 2026, Coba 14 Kode

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan bonus login 18K dan diklaim bisa dicairkan ke saldo DANA. Klaim pencairan tersebut masih perlu diverifikasi. ( AI INBRITA)

Game

Game Susun Buah Bonus Login 18K, Bisa Cair?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB