Bahaya Selfie Dua Jari Picu Kebocoran Sidik Jari

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gaya selfie dua jari yang berpotensi membuka celah pencurian data sidik jari

Ilustrasi gaya selfie dua jari yang berpotensi membuka celah pencurian data sidik jari

Jakarta, iNBrita.com — Di Jakarta dan berbagai wilayah Asia, banyak orang berpose dengan dua jari membentuk huruf V saat selfie. Mereka menganggap gaya ini sederhana dan menarik untuk dibagikan di media sosial. Namun, kebiasaan ini justru bisa membuka celah keamanan dan mengancam privasi. Tanpa disadari, pengguna memperlihatkan ujung jari yang menyimpan data biometrik penting.

Kamera Canggih, Risiko Meningkat

Kamera smartphone kini semakin tajam dan canggih. Produsen terus meningkatkan resolusi dan kemampuan pemrosesan gambar. Peretas pun memanfaatkan kondisi ini untuk menangkap detail sidik jari dari foto. Bahkan, kamera mampu merekam pola garis jari dari foto yang diambil pada jarak sekitar 1,5 meter. Jika pengguna mengambil gambar dengan fokus yang baik, risiko kebocoran data semakin besar.

AI Mempermudah Peretasan

Pakar keuangan Li Chang menjelaskan bahwa peretas menggunakan perangkat lunak dan kecerdasan buatan (AI) untuk memperjelas sidik jari dari foto. Mereka mengolah gambar, meningkatkan kontras, dan mengekstrak pola tersembunyi. Profesor Jing Jiwu menambahkan bahwa kualitas foto yang tinggi sangat membantu proses ini. Meski blur dan pencahayaan bisa menghambat, teknologi modern tetap mampu mengatasinya dalam banyak kasus.

Bukan Ancaman Baru

Peretas sudah lama mengenal teknik ini dan terus mengembangkannya. Pada 2014, peneliti Jan Krissler berhasil merekonstruksi sidik jari pejabat Jerman dari foto publik. Ia menunjukkan bahwa data biometrik bisa dicuri tanpa kontak langsung. Kini, teknologi kamera modern justru membuat proses tersebut semakin mudah, cepat, dan murah.

Pada 2021, peneliti dari Kraken Security Labs membuktikan bahwa mereka dapat membuat sidik jari palsu hanya dari foto. Mereka menggunakan Photoshop, printer laser, dan lem kayu untuk meniru pola asli. Hasilnya bahkan mampu mengecoh sistem pemindai sidik jari.

Tetap Dipakai karena Praktis

Meski berisiko, banyak orang tetap menggunakan sidik jari untuk membuka perangkat. Teknologi ini menawarkan kecepatan dan kemudahan dibandingkan kata sandi. Pengguna tidak perlu mengingat kombinasi rumit atau mengetik berulang kali. Selain itu, sistem ini masih cukup efektif untuk mencegah akses sembarangan dari orang di sekitar. Karena alasan itulah, autentikasi sidik jari tetap menjadi pilihan utama di berbagai perangkat digital hingga saat ini.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fortuner Terbaru Tertangkap Kamera, Desainnya Makin Gagah
10 Game Penghasil Saldo DANA Gratis, Cuan Tambahan 2026
Jeep Siapkan Renegade Generasi Baru, Meluncur 2030
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Water Go Bisa Cairkan DANA?
Xpeng Mona L05 Resmi Dijual, Harga Mulai Rp400 Jutaan
Daihatsu Raih Penjualan Positif, Gran Max Pimpin Pasar Otomotif
iPad Mini 8: Harga, Spesifikasi, Fitur, dan Keunggulan
GTA 6 Berpeluang Masuk Nominasi The Game Awards 2026
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Fortuner Terbaru Tertangkap Kamera, Desainnya Makin Gagah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:00 WIB

10 Game Penghasil Saldo DANA Gratis, Cuan Tambahan 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Jeep Siapkan Renegade Generasi Baru, Meluncur 2030

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Water Go Bisa Cairkan DANA?

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Xpeng Mona L05 Resmi Dijual, Harga Mulai Rp400 Jutaan

Berita Terbaru

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Baca artikel detiknews,

Nasional

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:00 WIB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Dok Kemnaker)

Nasional

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:00 WIB

Harga perak Antam menguat Rp 600 menjadi Rp 39.200, berlawanan dengan pergerakan harga perak dunia.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Malah Melemah

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:00 WIB

Satlantas Polres Kerinci menertibkan pengendara pengguna knalpot brong.

SUNGAI PENUH

Satlantas Polres Kerinci Tindak Knalpot Brong, Ini Sanksinya

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik lima pejabat kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Rabu (21/10/2026).

SUNGAI PENUH

Azhar Hamzah Lantik 5 Kepala OPD, Ini Nama-namanya!

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:00 WIB