Kuala Lumpur, iNBrita.com – Seorang balita asal Rusia meninggal dunia setelah ubur-ubur kubus menyengatnya di sebuah pantai di Langkawi, Malaysia, pada 15 November 2025. Balita bernama Vladimir Lakubanets, berusia dua tahun, saat itu bermain di perairan dangkal bersama keluarganya.
Saat insiden terjadi, ubur-ubur kubus menyengat Vladimir hingga membuatnya berhenti bernapas. Ayahnya, Nikita, segera melakukan CPR dan meminta bantuan wisatawan lain untuk membawa anaknya ke pusat penyelamatan pantai.
Petugas di Pantai Cenang mencuci luka sengatan dengan cuka sebelum membawa korban ke sebuah klinik. Dari sana, petugas merujuk Vladimir ke Rumah Sakit Sultanah Bahiyah di Kedah. Tim medis kemudian memberikan perawatan intensif, tetapi Vladimir tetap meninggal dunia pada Rabu (19/11) akibat komplikasi serius.
Orang tua korban menyampaikan bahwa mereka tidak akan menempuh jalur hukum. Mereka berharap, kejadian ini dapat mengingatkan wisatawan tentang bahaya ubur-ubur kubus. Keluarga berencana mengkremasi jenazah Vladimir dan membawa abunya pulang ke Rusia.
Departemen Perikanan Kedah memastikan keberadaan ubur-ubur kubus di perairan Langkawi. Direktur Dinas Perikanan Kedah, Sukir Deris, menjelaskan bahwa tingkat kemunculan ubur-ubur pada 2025 berada pada level moderat dan tidak mengganggu aktivitas wisata. Ia juga menambahkan bahwa perubahan menuju musim hujan kemungkinan besar mendorong ubur-ubur kubus berpindah ke kawasan pantai Langkawi.
Ubur-ubur kubus termasuk hewan laut paling berbisa. Sengatannya dapat menimbulkan rasa sakit hebat, memicu serangan jantung, dan menyebabkan kematian hanya dalam beberapa menit.














