Home / Uncategorized

Minggu, 13 Juni 2021 - 12:37 WIB

Belum Menerima Ganti Rugi Lahan, Warga Pasangi Pagar di Jalan yang Dibuat PT KMH di Bedeng

Inbrita.com,Kerinci- Pembuatan jalan oleh pihak PT Kerinci Hidro Merangin (KMH) di Bedeng 4, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci kembali menuai protes dari warga. Kali ini warga memprotes pembuatan jalan yang dinilai menyerobot tanah tanpa adanya izin dan ganti rugi.

Tidak adanya ganti rugi lahan warga
pun mengadang dan menghentikan kegiatan pengerukan tanah yang berada tepat di dekat lahan mereka dengan cara membuat pagar ditanah tersebut.

“Saya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan maupun ganti rugi dari PT KMH tentang pengambilan tanah ini untuk jalan,” tegas Airis salah seorang warga yang mempunyai lahan yang diserobot PT KMH kepada wartawan. Oleh karena itu, ia meminta pengerukan lahan itu dihentikan.

Dia berharap ada penyelesaian terkait penyerobotan lahan tersebut, karena dirinya merasa tidak pernah menjual tanah tersebut kepada pihak PT KMH. “Kata orang PLTA tanah tersebut sudah dijual salah seorang warga, yang kami heran tanah tersebut sudah ada sertifikat, kami tau siapa yang membuat sertifikat tersebut,”ungkapnya.

Baca juga :   Tragedi di Sigi: Pria 34 Tahun Tewas Ditelan Ular Piton

Airis mengakui tanah tersebut dulu dibelinya kepada salah seorang warga AM dan surat jual belinya ada. “Kita sudah lama membeli tanah tersebut, surat jual belinya ada, sekarang AM masih memanggari tanah tersebut,” cetusnya.

Airis mengakui telah menemui pihak PT KMH, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. “Jika bukan tanah kami, untuk apa kami pertahankan tanah tersebut, kami tetap ingin ganti rugi,” sebutnya.

Humas PT KMH dikonfirmasi terkait dengan penyerobotan tanah milik warga tersebut mengatakan sudah membayar ganti rugi kepada orang lain. “Orang – orang ini mengklaim tanpa adanya bukti kepemilikan yang sah, hanya bicara dulu tahun 70an bapaknya yang buka lahan,” ujar Israwan.

Baca juga :   Pembunuhan Wanita di Kos Malang, Pelaku Ditangkap

Ditanya langkah yang akan dilakukan pihak PT KMH, Israwan menyebutkan penyelesaian nanti di Pengadilan. “Penyelesaian di Pengadilan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Aslori salah seorang petinggi di PT KMH mengatakan untuk ganti rugi lahan tersebut sudah diselesaikan dengan salah seorang warga berinisial AS. “Ganti rugi lahan tersebut sudah kami selesaikan dengan pak AS” sebutnya.

Sedangkan warga yang mempunyai lahan tidak pernah menerima uang ganti rugi baik dari PT KMH dan AS. “Itu yang sedang ingin kami selesaikan dengan para pihak termasuk yang menjual,” pungkasnya.
(Tim)

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Prabowo Subianto meresmikan akad KPR FLPP di Serang 2025

Uncategorized

Prabowo Subianto Bersihkan Aparat Demi Rakyat Sejahtera
Polisi melakukan olah TKP pembunuhan wanita di kamar kos Tunjungsekar, Kota Malang

Uncategorized

Pembunuhan Wanita di Kos Malang, Pelaku Ditangkap

Daerah

Ketua DPD IWO Indonesia Kerinci-Sungai Penuh Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional ( HPN) 2025

Daerah

Musrenbang Memiliki Peran Strategis Penyampaian Pokir DPRD

Uncategorized

“PJ Bupati Kerinci Asraf: Terima Kasih Kepada Semua Pihak Atas Suksesnya MTQ ke-53 di Kerinci
Warga menggunakan payung saat hujan deras mengguyur kawasan Jakarta

Uncategorized

BPBD Keluarkan Peringatan Hujan dan Angin Jakarta

Uncategorized

Gubernur Sumbar Mahyeldi Jajaki Kerjasama Dengan Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir
Wali Kota Sungai Penuh Alfin berbincang dengan Menteri Pertanian RI dalam Rakor Jambi, mengenakan batik hijau bertema pertanian berkelanjutan.

SUNGAI PENUH

Pemkot Dorong Normalisasi Sungai dan Pembangunan BBI Unggul