Belum Menerima Ganti Rugi Lahan, Warga Pasangi Pagar di Jalan yang Dibuat PT KMH di Bedeng

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 Juni 2021 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inbrita.com,Kerinci- Pembuatan jalan oleh pihak PT Kerinci Hidro Merangin (KMH) di Bedeng 4, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci kembali menuai protes dari warga. Kali ini warga memprotes pembuatan jalan yang dinilai menyerobot tanah tanpa adanya izin dan ganti rugi.

Tidak adanya ganti rugi lahan warga
pun mengadang dan menghentikan kegiatan pengerukan tanah yang berada tepat di dekat lahan mereka dengan cara membuat pagar ditanah tersebut.

“Saya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan maupun ganti rugi dari PT KMH tentang pengambilan tanah ini untuk jalan,” tegas Airis salah seorang warga yang mempunyai lahan yang diserobot PT KMH kepada wartawan. Oleh karena itu, ia meminta pengerukan lahan itu dihentikan.

Dia berharap ada penyelesaian terkait penyerobotan lahan tersebut, karena dirinya merasa tidak pernah menjual tanah tersebut kepada pihak PT KMH. “Kata orang PLTA tanah tersebut sudah dijual salah seorang warga, yang kami heran tanah tersebut sudah ada sertifikat, kami tau siapa yang membuat sertifikat tersebut,”ungkapnya.

Airis mengakui tanah tersebut dulu dibelinya kepada salah seorang warga AM dan surat jual belinya ada. “Kita sudah lama membeli tanah tersebut, surat jual belinya ada, sekarang AM masih memanggari tanah tersebut,” cetusnya.

Airis mengakui telah menemui pihak PT KMH, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. “Jika bukan tanah kami, untuk apa kami pertahankan tanah tersebut, kami tetap ingin ganti rugi,” sebutnya.

Humas PT KMH dikonfirmasi terkait dengan penyerobotan tanah milik warga tersebut mengatakan sudah membayar ganti rugi kepada orang lain. “Orang – orang ini mengklaim tanpa adanya bukti kepemilikan yang sah, hanya bicara dulu tahun 70an bapaknya yang buka lahan,” ujar Israwan.

Ditanya langkah yang akan dilakukan pihak PT KMH, Israwan menyebutkan penyelesaian nanti di Pengadilan. “Penyelesaian di Pengadilan saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Aslori salah seorang petinggi di PT KMH mengatakan untuk ganti rugi lahan tersebut sudah diselesaikan dengan salah seorang warga berinisial AS. “Ganti rugi lahan tersebut sudah kami selesaikan dengan pak AS” sebutnya.

Sedangkan warga yang mempunyai lahan tidak pernah menerima uang ganti rugi baik dari PT KMH dan AS. “Itu yang sedang ingin kami selesaikan dengan para pihak termasuk yang menjual,” pungkasnya.
(Tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BYD Denza Z9 GT Hadir dengan Teknologi Otonom Canggih 2027
Kode Redeem Free Fire 14 Oktober 2026, Cek Hadiah Gratis
Iran Tawarkan Mediasi, Konflik Teluk Ancam Harga Minyak Dunia
Gantikan Mendiang Suami, Linda Resmi Jabat Wabup Klaten
Longsor Tambang Emas Solok Selatan Tewaskan Empat Pekerja
6 Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga hingga Tua
Solok Selatan Perkuat Aturan Kawasan Tanpa Rokok
Yamaha PG-1 2026 Meluncur, Harga Rp35 Jutaan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BYD Denza Z9 GT Hadir dengan Teknologi Otonom Canggih 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Kode Redeem Free Fire 14 Oktober 2026, Cek Hadiah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Iran Tawarkan Mediasi, Konflik Teluk Ancam Harga Minyak Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Gantikan Mendiang Suami, Linda Resmi Jabat Wabup Klaten

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tambang Emas Solok Selatan Tewaskan Empat Pekerja

Berita Terbaru

IHSG anjlok 11,57% di tengah sentimen MSCI, membuka peluang bagi investor untuk memburu saham undervalue dan dividen tinggi.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, Investor Bidik Saham Dividen Tinggi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Daftar harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24, Antam, UBS

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:00 WIB

IHSG merosot tajam setelah MSCI membuka konsultasi perubahan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 11,57%, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik, Emas Dunia Tertekan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan Wali Kota Sungai Penuh bersama pengurus PKPS. ( Foto Diskominfo)

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Terima Silaturahmi PKPS Perkuat Sinergi Kebersamaan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:00 WIB