Beras Payo Koerintji Resmi Mendapat Sertifikat Indikasi Geografis.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Beras Payo Koerintji di Aula Kantor Bupati Kerinci. ( Foto Kerinci Satu)

Penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Beras Payo Koerintji di Aula Kantor Bupati Kerinci. ( Foto Kerinci Satu)

Bupati Monadi Terima Sertifikat IG Beras Payo Koerintji, Kerinci Perkuat Daya Saing Produk Unggulan

Kerinci, iNBrita.com  – Pemerintah Kabupaten Kerinci berhasil meraih Sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk Beras Payo Koerintji. Yang diserahkan langsung oleh  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Jonson Siagian kepada Bupati Kerinci, Monadi, di Aula Kantor Bupati Kerinci, Selasa (23/6/2026).

Melalui sertifikat itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci memperkuat perlindungan hukum terhadap salah satu komoditas unggulan daerah. Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing Beras Payo Koerintji di pasar regional maupun nasional.

Perlindungan Hukum Perkuat Nilai Ekonomi Beras Lokal

Masyarakat Kerinci selama ini mengenal Beras Payo Koerintji sebagai beras premium dengan kualitas khas. Kondisi geografis Kerinci yang didukung tanah vulkanik subur, udara pegunungan yang sejuk, serta lingkungan pertanian yang terjaga menghasilkan karakteristik beras yang berbeda dari daerah lain. Karena itu, produk tersebut memiliki keunggulan tersendiri di pasaran.

Dengan status Indikasi Geografis, Pemerintah Kabupaten Kerinci kini memiliki instrumen hukum yang lebih kuat untuk melindungi keaslian produk. Di saat yang sama, sertifikasi tersebut membuka peluang peningkatan nilai jual dan memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan daerah.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Bagikan Bendera Sambut HUT RI ke-80

Monadi: Pengakuan atas Kualitas dan Kerja Keras Petani

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Hukum RI melalui Kanwil Kemenkum Jambi yang telah mendukung proses pengakuan dan perlindungan hukum Beras Payo Koerintji. Menurutnya, pemerintah daerah akan memanfaatkan sertifikasi tersebut untuk menjaga keaslian produk sekaligus memperluas akses pasar bagi petani lokal.

“Pengakuan Indikasi Geografis ini menunjukkan kualitas dan identitas Beras Payo Koerintji. Kami akan terus mendorong pengembangan produk ini agar petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar,” ujar Monadi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh sertifikat IG bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap para petani yang selama ini konsisten menjaga mutu dan kualitas produksi beras khas Kerinci.

Sertifikasi IG Buka Peluang Pasar Lebih Luas

Sementara itu, Jonson Siagian menegaskan bahwa pemerintah memberikan perlindungan terhadap produk khas daerah melalui skema Indikasi Geografis. Dengan perlindungan tersebut, masyarakat produsen dapat menjaga reputasi produknya sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

Baca Juga :  Bupati Monadi Jalankan Program Mobil Sampah Per Kecamatan

Lebih lanjut, Jonson menjelaskan bahwa sertifikasi IG membuka peluang yang lebih luas bagi kelompok tani dan pelaku usaha untuk memperkenalkan Beras Payo Koerintji ke pasar yang lebih besar. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga standar mutu dan keaslian produk secara berkelanjutan.

Menurutnya, produk yang telah memiliki sertifikat Indikasi Geografis biasanya memperoleh kepercayaan lebih tinggi dari konsumen karena memiliki identitas dan kualitas yang terjamin.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Dorong Kemajuan Daerah

Dengan mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis, Pemerintah Kabupaten Kerinci kini memiliki modal yang lebih kuat untuk mempromosikan Beras Payo Koerintji sebagai produk unggulan daerah. Di sisi lain, para petani juga dapat memanfaatkan pengakuan tersebut untuk meningkatkan nilai jual hasil panen mereka.

Sejumlah pejabat daerah, perwakilan instansi terkait, kelompok tani, dan para pemangku kepentingan turut menghadiri acara penyerahan sertifikat tersebut. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Kerinci terus memperkuat posisi produk lokalnya di tingkat regional maupun nasional.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Monadi Buka Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi Kerinci 2026
Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.
Serah Terima Lahan Awali Pembangunan RSUD Kerinci Modern
Monadi Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme
Ishak Berjuang Melawan Stroke di Tengah Keterbatasan Hidup
Polres Kerinci Borong Dua Penghargaan Bidhumas Polda Jambi
Rumah Orang Tua Asraf Mantan Pj Bupati Kerinci Terbakar
Bupati Monadi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Kerinci
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:00 WIB

Beras Payo Koerintji Resmi Mendapat Sertifikat Indikasi Geografis.

Senin, 22 Juni 2026 - 19:00 WIB

Monadi Buka Sertifikasi 220 Tenaga Konstruksi Kerinci 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 05:00 WIB

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Belui.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:00 WIB

Serah Terima Lahan Awali Pembangunan RSUD Kerinci Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:00 WIB

Monadi Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme

Berita Terbaru

Kunjungan TP PKK Provinsi Jambi ke Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

TP PKK Sungai Penuh Dukung Gerakan Jambi Bersholawat

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:00 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid menjelaskan tren penurunan pendanaan inovasi di Asia Tenggara dalam forum Digital Ecosystem Alignment (DEAL) di Jakarta.(Foto: CNN Indonesia/ Loamy Noprizal)

Teknologi

Pendanaan Inovasi Turun, Pemerintah Dorong Investasi Digital

Rabu, 24 Jun 2026 - 12:00 WIB

Layar menampilkan kurs rupiah terhadap dolar AS yang melemah pada perdagangan Rabu (24/6).(Foto: Safir Makki/cnnindonesia)

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.962 Tertekan Dolar AS Global

Rabu, 24 Jun 2026 - 11:00 WIB

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan pernyataan kepada media soal potensi PHK akibat relokasi pabrik.(Foto: Liputan6.com/Arief Rachman Hakim)

Ekonomi

Pabrik Jepang Pindah ke Vietnam, Ribuan Buruh Terancam PHK

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:00 WIB