BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Level 17300

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak gedung Bank Indonesia di Jakarta yang menjadi pusat pengambilan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Tampak gedung Bank Indonesia di Jakarta yang menjadi pusat pengambilan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Jakarta, iNBrita.comBank Indonesia (BI) menjelaskan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terjadi akibat meningkatnya ketidakpastian global. Tekanan tersebut mendorong dolar AS menembus level Rp17.300 per US$ dalam perdagangan terbaru.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menegaskan bahwa pergerakan rupiah masih mengikuti tren mata uang di kawasan Asia. Ia menyebut rupiah telah melemah sekitar 3,54 persen sejak awal tahun (year-to-date) karena tekanan eksternal yang terus berlanjut.

BI terus memperkuat respons kebijakan dengan meningkatkan intensitas intervensi di pasar keuangan. Bank sentral secara aktif melakukan intervensi di pasar offshore melalui Non-Deliverable Forward (NDF), serta di pasar domestik melalui transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Selain itu, BI juga membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas pasar dan likuiditas.

Destry menekankan bahwa BI memperkuat kebijakan moneter dengan menyesuaikan struktur suku bunga agar lebih pro-market. Melalui langkah ini, BI berupaya menjaga daya tarik aset keuangan domestik di tengah meningkatnya risiko global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah.

Di sisi fundamental, BI memastikan cadangan devisa Indonesia tetap kuat. Hingga akhir Maret 2026, cadangan devisa mencapai US$148,2 miliar. Posisi tersebut mampu mendukung stabilitas sistem keuangan, membiayai kebutuhan impor, serta memenuhi kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah.

BI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di pasar dan mengambil langkah kebijakan secara konsisten dan terukur. Bank sentral berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus meminimalkan dampak gejolak global terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS sempat bergerak di kisaran Rp17.200 sebelum kembali menguat. Pada pukul 09.35 WIB, dolar AS berada di level Rp17.310, lalu naik sekitar 0,70 persen menjadi Rp17.302 pada pukul 10.15 WIB.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Indonesia
Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada
Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa
Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal
Cara Mudah Cek Desil Kesejahteraan Keluarga Online
Komdigi Soroti Live Streaming Demo Kejar Viral dan Monetisasi
Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WIB

Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah

Selasa, 8 September 2026 - 15:00 WIB

BMKG Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 17:00 WIB

Abu Anak Krakatau Menyebar, Penerbangan Perlu Waspada

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Siswa SMAN 1 Solok Selatan Menembus Dunia Lewat Bahasa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Cara Bayar Pemutihan Pajak Kendaraan Online lewat Signal

Berita Terbaru

Investor dan pelaku bisnis mengunjungi fasilitas teknologi di China untuk melihat perkembangan industri secara langsung.(Foto : AI Generated Image (ChatGPT)

Teknologi

Tur Teknologi China Jadi Peluang Bisnis Investor Global

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:00 WIB

Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat membahas strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(Foto : Kemendagri)

Nasional

Mendagri Ungkap Empat Faktor Pendorong Ekonomi Daerah

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:00 WIB

Apple Event 2026 diprediksi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan sejumlah produk terbaru.(Foto : Apple)

Teknologi

Apple Event 2026: iPhone 18 Pro dan Lipat

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi perak batangan Antam yang menunjukkan penurunan harga pada perdagangan 9 September 2026.

Ekonomi

Harga Perak Antam Turun, Perak Dunia Menguat

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:00 WIB

Redmi Note 17 Pro Max 5G hadir dengan baterai jumbo 10.000 mAh dan pengisian cepat 100W.(Foto : Dok/Xiaomi)

Teknologi

Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai 10.000 mAh

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:00 WIB