Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Molinas ditargetkan mendorong industri motor listrik nasional dan menciptakan nilai ekonomi Rp150 triliun.(FOTO : TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)

Program Molinas ditargetkan mendorong industri motor listrik nasional dan menciptakan nilai ekonomi Rp150 triliun.(FOTO : TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)

Molinas Diproyeksikan Ciptakan Nilai Ekonomi Rp150 Triliun

Jakarta, iNBrita.comProgram Motor Listrik Nasional (Molinas) berpotensi memberi dampak besar bagi perekonomian Indonesia. Pemerintah memproyeksikan program ini mampu menciptakan nilai ekonomi sekitar Rp150 triliun selama 2026-2031.

Pemerintah tidak hanya menghitung nilai penjualan motor listrik. Molinas juga mencakup pembangunan ekosistem dari hulu hingga hilir. Ekosistem tersebut meliputi industri manufaktur, komponen, baterai, distribusi, pembiayaan, infrastruktur pengisian daya, hingga layanan purnajual.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pemerintah merancang Molinas sebagai program pengembangan industri nasional.

“Jadi program motor listrik manfaatnya banyak sekali, selain penghematan subsidi bahan bakar, juga menciptakan lapangan kerja,” ujar Susiwijono di Jakarta, dikutip Selasa (25/8/2026).

Ciptakan 215.000 Lapangan Kerja

Pemerintah memperkirakan pengembangan ekosistem motor listrik dapat menciptakan sekitar 215.000 lapangan pekerjaan. Industri OEM, komponen, baterai, hingga pembangunan infrastruktur pengisian daya akan menyerap tenaga kerja tersebut.

Baca Juga :  SMANSA Solsel Tanamkan Akhlak Nabi Muhammad pada Siswa

Pemerintah juga ingin memperkuat kapasitas produksi motor listrik nasional. Saat ini, industri memiliki kemampuan produksi sekitar 100.000 unit per tahun.

Pemerintah menargetkan kapasitas tersebut mencapai 1 juta unit per tahun pada 2028. Bersamaan dengan itu, pemerintah akan meningkatkan penggunaan komponen lokal melalui penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Saat ini, TKDN Molinas berada di sekitar 40 persen. Pemerintah menargetkan angka tersebut naik menjadi 60 persen.

Tekan Subsidi BBM Rp82,2 Triliun

Selain mendorong industri, pemerintah berharap penggunaan motor listrik dapat mengurangi konsumsi BBM. Pemerintah memproyeksikan penghematan subsidi BBM mencapai sekitar Rp82,2 triliun pada 2027-2037.

Proyeksi tersebut menggunakan asumsi sekitar 11 juta motor listrik beroperasi pada 2037. Penggunaan kendaraan listrik juga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Modus Penyelundupan Kokain Malaysia ke Bali

Pemerintah memperkirakan pengurangan impor minyak dapat memberikan dampak sekitar Rp45 triliun.

Bangun Ekosistem Industri Nasional

Susiwijono menegaskan pemerintah perlu melihat manfaat Molinas secara menyeluruh. Program ini tidak berhenti pada penjualan kendaraan listrik, tetapi juga menggerakkan industri komponen, baterai, logistik, pembiayaan, serta infrastruktur.

Pemerintah berharap peningkatan produksi dan TKDN mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Dengan begitu, Molinas dapat memperkuat industri nasional sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Namun, pemerintah tetap perlu memastikan pasar mampu menyerap produksi. Pemerintah dan pelaku industri juga harus memperluas infrastruktur serta meningkatkan kapasitas produksi agar target Molinas berjalan sesuai rencana.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok
Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah
Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh
Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua
Pembatasan Pertalite Segera Berlaku, Cek Kriteria Penerimanya
Polusi Udara Kalteng Picu Puluhan Ribu Kasus ISPA
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Ini Aturan Terbarunya
Jalan NTT Pulih, Listrik Kembali Normal Pascagempa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Sungai Barito Surut, Transportasi Kalteng Terancam Lumpuh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Freeport Terus Perkuat Gizi Siswa Sekolah Asrama Papua

Berita Terbaru

Penjualan motor listrik di Indonesia melambat hingga Agustus 2026.(Foto : Dok. Alva)

Ekonomi

Penjualan Motor Listrik 2026 Anjlok, Ini Penyebabnya

Rabu, 26 Agu 2026 - 18:00 WIB

Program Molinas ditargetkan mendorong industri motor listrik nasional dan menciptakan nilai ekonomi Rp150 triliun.(FOTO : TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)

Nasional

Molinas Targetkan Rp150 Triliun dari Motor Listrik

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:00 WIB

Personel Polres Kerinci dan Polsek Sungai Penuh membagikan masker gratis kepada pengendara, Rabu (26/8/2026).

KERINCI

Peduli Kesehatan, Polres Kerinci Bagikan 700 Masker Gratis

Rabu, 26 Agu 2026 - 14:00 WIB

Wabup Kerinci H. Murison saat membuka kegiatan penguatan kapasitas tenaga layanan perlindungan anak di dunia digital, Rabu (26/8/2026).

KERINCI

Wabup Kerinci Perkuat Perlindungan Anak di Dunia Digital

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:00 WIB

Sekda Alpian memimpin Forum Kemitraan JKN Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi Pelayanan JKN

Rabu, 26 Agu 2026 - 12:00 WIB