BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Beberapa Wilayah Indonesia Lebih Singkat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 April 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi Kemarau (Screenshot Tribun)

Foto ilustrasi Kemarau (Screenshot Tribun)

inBrita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, musim kemarau tahun 2025 di Indonesia akan berlangsung lebih singkat dibandingkan biasanya di sebagian besar wilayah.Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam pernyataannya pada Sabtu (12/4/2025).

Dilansir situs resmi BMKG,Dwikorita mengatakan awal musim kemarau tahun ini telah dimulai secara bertahap sejak April 2025.Hanya beberapa wilayah yang mengalami musim kemarau di bulan April.
Meski begitu, beberapa wilayah Indonesia yang belum mengalami musim kemarau, baru akan mengalami musim kemarau pada bulan Mei dan Juni.

Awal musim kemarau di Indonesia diprediksi tidak terjadi secara serempak. Pada bulan April 2025, sebanyak 115 Zona Musim (ZOM) akan memasuki musim kemarau,Jumlah ini akan meningkat pada Mei dan Juni, seiring meluasnya wilayah yang terdampak, termasuk sebagian besar wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua,” jelasnya, dikutip dari laman resmi BMKG.

BMKG menyatakan, prediksi ini didasarkan pada pemantauan dan analisis terhadap dinamika iklim global dan regional hingga pertengahan April

Salah satu faktor utama adalah kondisi netral dari fenomena iklim global seperti El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD).
Meski tidak ada gangguan besar dari Samudra Pasifik dan Hindia, suhu muka laut di sekitar wilayah Indonesia tercatat lebih hangat dari biasanya dan diperkirakan akan bertahan hingga September.
Kondisi ini diyakini turut memengaruhi pola cuaca lokal.

Dwikorita menyebutkan, puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan terjadi antara Juni hingga Agustus 2025, dengan intensitas kekeringan tertinggi pada bulan Agustus.

Wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami puncak kekeringan meliputi Jawa bagian tengah dan timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku.
Secara keseluruhan, sekitar 60 persen wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau dengan karakteristik normal, 26 persen wilayah akan mengalami kemarau lebih basah dari biasanya, sementara 14 persen lainnya akan menghadapi musim kemarau yang lebih kering.

BMKG menganjurkan, agar pada masa-masa saat hujan masih terjadi, dilakukan pembasahan lahan gambut dan pengisian embung-embung air untuk mencegah risiko kebakaran

Dibidang lingkungan dan kesehatan, Dwikorita mengingatkan pentingnya menjaga kualitas udara, terutama di daerah perkotaan dan kawasan rawan karhutla.
Suhu panas dan kelembapan tinggi selama musim kemarau juga dapat berdampak pada kesehatan masyarakat, sehingga perlu diantisipasi dengan baik.

BMKG juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara bijak, terutama untuk menjamin operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sistem irigasi, dan kebutuhan air baku masyarakat selama musim kemarau berlangsung.( Tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
PT Semen Padang Raih Apresiasi atas Aksi Tanggap Bencana.
Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik
Karhutla Bromo, Enam Orang Meninggal Dunia
SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:00 WIB

PT Semen Padang Raih Apresiasi atas Aksi Tanggap Bencana.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Karhutla Bromo, Enam Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru

 IHSG melemah 3,49% ke level 5.098,05 seiring tekanan pasar saham dan pelemahan rupiah.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Anjlok 3,49%, Rupiah Tembus Rp 18.136

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:00 WIB

Jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda menghadiri pelepasan kafilah Kerinci menuju MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026.

KERINCI

Bupati Monadi Lepas 78 Kafilah ke MTQH ke-55 Provinsi Jambi

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:00 WIB

Mahasiswa Tri Sakti Melakukan Aksi Unjuk Rasa (Sumber: Wahyu/detik.com)

Nasional

Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:00 WIB

tanggal nya gabung
Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro saat menyosialisasikan program POLIRAN di BLK Kabupaten Kerinci, Kamis (29/10/2026).

KERINCI

Polres Kerinci Gelar Program POLIRAN di BLK Kerinci

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi kondisi cuaca ekstrem di wilayah Kerinci menjelang awal musim hujan pada pertengahan November.

KERINCI

Jelang Musim Hujan, BMKG Kerinci Imbau Warga Tetap Waspada

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:00 WIB