Bukit Shafa Marwah Simbol Keteguhan Seorang Ibu

Bukit Shafa Marwah Simbol Keteguhan Seorang Ibu

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukit Shafa dan Marwah, lokasi ibadah sa’i haji dan umrah.

Bukit Shafa dan Marwah, lokasi ibadah sa’i haji dan umrah.

Bukit Shafa dan Marwah: Jejak Sejarah Sa’i dalam Ibadah Haji dan Umrah

Jakarta, iNBrita.com  – Bukit Shafa dan Marwah memegang peranan penting dalam rangkaian ibadah haji dan umrah. Jamaah melaksanakan sa’i di antara dua bukit ini dengan cara berjalan bolak-balik sebanyak tujuh kali sebagai salah satu rukun ibadah. Dengan demikian, sa’i tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga ibadah yang mengandung nilai sejarah dan spiritual yang mendalam.

Selain itu, kisah Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim, melatarbelakangi pelaksanaan sa’i. Kisah ini menunjukkan keteguhan seorang ibu yang berjuang dalam kondisi sangat sulit demi menyelamatkan anaknya.

Kisah Siti Hajar yang Melatarbelakangi Sa’i

Berdasarkan buku Ayah, Bunda, Ayo Naik Haji karya Dewi Rieka, Siti Hajar dan Nabi Ismail mengalami peristiwa berat ketika Allah menempatkan mereka di lembah Makkah yang tandus. Saat itu, Siti Hajar dan putranya tinggal di wilayah tanpa air dan makanan yang cukup.

Kemudian, Nabi Ismail menangis karena haus dan lapar, sementara Siti Hajar merasakan kelelahan karena air susunya tidak lagi keluar. Oleh karena itu, Siti Hajar berlari bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali untuk mencari pertolongan.

Baca Juga :  Sedekah Subuh Dianjurkan Setelah Sholat Ini Penjelasan

Selanjutnya, Allah SWT mengutus Malaikat Jibril untuk menolong mereka. Malaikat Jibril kemudian memunculkan mata air yang kemudian dikenal sebagai Zamzam. Siti Hajar lalu mengucapkan “Zamzam” sebagai ungkapan syukur, dan air tersebut terus mengalir hingga sekarang serta menjadi sumber kehidupan di Makkah.

Lokasi dan Kondisi Shafa-Marwah Saat Ini

Sementara itu, Hasanudin Abdurakhman dalam buku Blusukan di Makkah dan Madinah menjelaskan bahwa Bukit Shafa dan Marwah terletak di sisi timur Masjidil Haram, tidak jauh dari Ka’bah. Jarak antara kedua bukit tersebut mencapai sekitar 500 meter.

Seiring perkembangan waktu, pemerintah membangun kawasan tersebut menjadi fasilitas modern tertutup. Saat ini, jamaah melihat Bukit Shafa sebagai gundukan batu yang dilapisi kaca pelindung, sedangkan Bukit Marwah berupa area batu kecil yang sudah diperkuat dengan material modern.

Selain itu, pengelola Masjidil Haram menghubungkan kedua bukit dengan jalur sa’i berlapis marmer yang memiliki lebar sekitar 20 meter dan terdiri dari dua lantai. Fasilitas ini memudahkan jamaah, termasuk menyediakan jalur khusus bagi pengguna kursi roda.

Baca Juga :  Indonesia Kirim 13 Wakil ke All England 2026

Tata Cara Pelaksanaan Sa’i

Pertama-tama, jamaah memulai sa’i dari Bukit Shafa. Jamaah menghadap Ka’bah, lalu berdoa sebelum memulai perjalanan menuju Bukit Marwah. Di sepanjang jalur, jamaah melewati area lampu hijau yang dikenal sebagai Bathn al-Masâ’il, yang dahulu merupakan lembah.

Kemudian, jamaah laki-laki berlari kecil di area tersebut sebagai bagian dari sunnah. Setelah itu, jamaah melanjutkan perjalanan hingga mencapai Bukit Marwah.

Selanjutnya, jamaah kembali berjalan menuju Bukit Shafa dengan pola yang sama, termasuk melewati kembali area lampu hijau dan melakukan lari kecil. Jamaah mengulang proses ini hingga tujuh kali lintasan, dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah.

Dengan demikian, jamaah menjalankan sa’i sebagai bentuk ibadah yang penuh makna. Sepanjang pelaksanaan, jamaah memperbanyak doa, zikir, dan refleksi spiritual sebagai wujud penghambaan kepada Allah SWT.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Karpet Masjid Nabawi Tetap Bersih dan Nyaman
Hukum Mengambil Tempat Duduk Orang Lain Menurut Islam
Rahasia Air Telaga Rasulullah SAW yang Sangat Istimewa
Enam Kesalahan yang Membuat Pahala Menjadi Sia-Sia
Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa
Rabiah Al Adawiyah Membuktikan Cinta Sejati Kepada Allah
Tunanetra Indonesia Selesaikan Haji Meski Sempat Pingsan
Keutamaan Shalat Dhuha Penarik Rezeki dan Penghapus Dosa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:00 WIB

Hukum Mengambil Tempat Duduk Orang Lain Menurut Islam

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:00 WIB

Rahasia Air Telaga Rasulullah SAW yang Sangat Istimewa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:00 WIB

Enam Kesalahan yang Membuat Pahala Menjadi Sia-Sia

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:00 WIB

Kisah Imam Al-Ghazali Tokoh Islam Berpengaruh Sepanjang Masa

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:00 WIB

Rabiah Al Adawiyah Membuktikan Cinta Sejati Kepada Allah

Berita Terbaru

Kerusakan akibat gempa Filipina (Foto: REUTERS/Noel Celis)

Internasional

Gempa Besar Filipina Picu Korban Jiwa dan Kerusakan

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:00 WIB

Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh saat meninjau pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib. ( doc DPRD)

SUNGAI PENUH

DPRD Tinjau Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib

Selasa, 9 Jun 2026 - 08:00 WIB

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah menghadiri RUPS Luar Biasa Bank Jambi di Bandung, Senin (8/6/2026).

SUNGAI PENUH

Wawako Azhar Hadiri RUPS Perkuat Sektor Keuangan Daerah

Selasa, 9 Jun 2026 - 07:00 WIB

MinyaKita tak lagi masuk program Bantuan Pangan. ( Foto ist)

Ekonomi

MinyaKita Tak Lagi Masuk Bantuan Pangan, Ini Alasannya

Selasa, 9 Jun 2026 - 06:00 WIB

Foto: AFP via Getty Images/TORU YAMANAKA

Kesehatan

Rahasia Umur Panjang Orang Jepang dengan Senam Lima Menit

Selasa, 9 Jun 2026 - 05:00 WIB