Budidaya Bawang Merah dengan Sistem Pertanian Aktif
1. Kondisi dan Syarat Tumbuh
Jambi, iNBrita.com — Mengembangkan bawang merah sebagai komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi karena pasar terus membutuhkan produk ini.penanamnya di dataran rendah hingga tinggi, tetapi tanaman ini mencapai pertumbuhan terbaik pada ketinggian 0–450 meter di atas permukaan laut. ketersediaan lingkungan dengan paparan sinar matahari penuh minimal 70 persen, suhu 25–32 derajat Celsius, serta kelembaban 50–70 persen. Petani menghindari wilayah bercurah hujan tinggi atau kondisi terlalu lembap karena kondisi tersebut memicu penyakit tanaman.
2. Pengolahan Lahan
Pemilihan lahan berstruktur gembur, subur, berdrainase baik, serta kaya bahan organik dengan pH netral. serta sering memakai tanah aluvial atau campuran latosol karena jenis tanah ini mendukung pertumbuhan bawang merah secara optimal. Sebelum tanam, membajak atau mencangkul tanah sampai gembur, lalu membentuk bedengan untuk mengatur aliran air agar tidak menggenang. Jika tanah bersifat asam, petani menaburkan dolomit untuk menetralkan pH sekaligus meningkatkan ketersediaan unsur hara.
3. Pemilihan Bibit dan Penanaman
Memperbanyak bawang merah menggunakan umbi sebagai bahan tanam, memilih umbi dari tanaman sehat, berumur 60–90 hari, berukuran sedang, serta telah mereka simpan beberapa bulan setelah panen. Sebelum menanam, serta memberikan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos serta TSP untuk mendorong pertumbuhan awal tanaman.
4. Pemeliharaan Tanaman
Merawat tanaman secara intensif selama masa pertumbuhan. Petani menyiram tanaman secara rutin terutama saat musim kemarau karena kekurangan air menghambat pembentukan umbi. menyiangi gulma secara berkala agar tidak merebut nutrisi dari tanaman utama. Selain itu, petani mengendalikan hama dan penyakit karena bawang merah sering diserang thrips, ulat, dan jamur yang menurunkan hasil panen.
5. Pemanenan dan Pascapanen
memanen bawang merah pada umur 60–70 hari setelah tanam. Petani mengenali waktu panen dari daun yang mulai menguning, batang yang rebah, dan leher batang yang melemah. Setelah panen, menjemur umbi selama satu hingga dua minggu agar kadar air turun dan daya simpan meningkat. Dengan pengelolaan yang tepat dari awal sampai akhir, petani meningkatkan hasil produksi sehingga bawang merah berkualitas tinggi dan memberikan keuntungan maksimal.
(eny)









