CEO Binance Jelaskan Akar Tekanan Pasar Bitcoin

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: bitcoin btc

Foto: bitcoin btc

Jakarta, iNBrita.com — CEO Binance Richard Teng menyebut penurunan tajam Bitcoin terjadi karena aksi deleveraging dan meningkatnya sikap hati-hati investor. Ia menegaskan kondisi pasar kripto sejalan dengan tekanan yang juga muncul di aset global lainnya.

Menurut Reuters, Bitcoin turun 21,2% sepanjang November dan merosot 23,2% dalam tiga bulan terakhir. Angka itu memunculkan peluang Bitcoin mengakhiri tahun di bawah US$90.000. Padahal, pada awal Oktober, harga Bitcoin sempat menembus rekor baru di atas US$126.000.

Baca Juga :  Israel Tangkap 430 Aktivis Termasuk Sembilan WNI

Teng menilai dinamika harga yang naik dan turun adalah hal wajar.
“Semua kelas aset mengalami siklus dan volatilitas. Sentimen risk-off dan deleveraging kini terlihat jelas,” ujarnya dalam diskusi media di Sydney, Jumat (21/11/2025).

Pasar global juga tertekan. Kekhawatiran akan gelembung valuasi berbasis AI membuat investor menahan diri. Laporan kuat Nvidia belum cukup untuk meredakan kecemasan tersebut.

Teng menekankan bahwa harga Bitcoin saat ini masih lebih dari dua kali lipat dibanding 2024. Ia menilai profit-taking yang terjadi belakangan adalah hal normal.
“Dalam 1,5 tahun terakhir, kripto tumbuh sangat cepat. Konsolidasi penting agar industri bisa menata langkah,” katanya.

Baca Juga :  Wako Alfin Pantau Pemberkasan PPPK, Apresiasi Polres Kerinci

Teng juga menolak berkomentar soal kemungkinan kembalinya Changpeng Zhao. Zhao mendapat pengampunan dari Presiden AS Donald Trump pada Oktober lalu. Ia sebelumnya membayar denda US$50 juta dan menjalani hukuman hampir empat bulan terkait pelanggaran aturan pencucian uang. Teng menggantikannya sebagai CEO pada 2023.

(ES*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB