Home / Kesehatan

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:19 WIB

Dahak Berdarah: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Perempuan tampak menahan batuk dan memegang dada, menunjukkan gejala gangguan pernapasan

Perempuan tampak menahan batuk dan memegang dada, menunjukkan gejala gangguan pernapasan

Jakarta, iNBrita.com – Di Jakarta, banyak orang mengalami dahak berdarah, terutama saat terkena infeksi saluran pernapasan atas atau asma. Namun, kadang kondisi ini menandakan masalah kesehatan yang lebih serius. Darah biasanya berasal dari paru-paru, tapi bisa juga dari lambung atau saluran pencernaan. Jika darah berwarna merah cerah, berbusa, dan bercampur lendir, besar kemungkinan darah berasal dari paru-paru. Sedangkan darah gelap yang disertai jejak makanan biasanya berasal dari lambung.

Berikut beberapa penyebab dahak berdarah yang perlu diwaspadai:

  1. Bronkitis
    Bronkitis membuat saluran napas meradang sehingga menimbulkan batuk dan dahak. Kondisi ini bisa terjadi sekali-sekali atau kronis, dan berlangsung sampai tiga minggu. Batuk berdarah bisa muncul sebagai salah satu gejala.

  2. Bronkiektasis
    Bronkiektasis membuat beberapa bagian saluran napas melebar permanen. Akibatnya, lendir menumpuk dan bisa bercampur darah, meningkatkan risiko infeksi.

  3. Batuk Parah atau Kronis
    Batuk yang kuat atau terus-menerus bisa mengiritasi saluran pernapasan dan merusak pembuluh darah, sehingga muncul dahak berdarah.

  4. Kanker Leher
    Kanker leher muncul di tenggorokan atau laring. Penyakit ini menimbulkan luka atau pembengkakan yang tidak sembuh, sakit tenggorokan terus-menerus, dan bercak merah atau putih di mulut.

  5. Tuberkulosis (TBC)
    TBC menyerang paru-paru dan berkembang perlahan. Gejalanya berupa batuk, batuk berdarah, nyeri dada, demam, dan menggigil.

  6. Pneumonia
    Pneumonia membuat jaringan paru-paru meradang akibat infeksi bakteri. Penderita biasanya batuk berdahak, kehilangan nafsu makan, berkeringat, dan jantung berdetak cepat. Kasus berat bisa memunculkan dahak berdarah.

  7. Edema Paru
    Edema paru terjadi saat cairan menumpuk di paru-paru, sering dialami penderita penyakit jantung. Gejalanya meliputi dahak merah muda dan berbusa, sesak napas, serta nyeri dada.

  8. Kanker Paru-paru
    Kanker paru-paru sering terjadi pada perokok. Tumor merusak pembuluh darah di paru-paru dan menyebabkan batuk berdarah.

Baca juga :   Angka Kematian Bayi Tinggi, Menkes Sampaikan Data

Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter jika Anda melihat bintik atau garis darah pada dahak. Carilah perawatan darurat segera bila Anda batuk hingga mengeluarkan banyak darah, mengalami kesulitan bernapas, merasakan nyeri di dada atau punggung atas, atau detak jantung Anda menjadi sangat cepat.

Baca juga :   FDA Minta Hentikan Sensor Gula Darah Abbott

(VVR*)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dokter menjelaskan pentingnya deteksi dini diabetes kepada peserta seminar kesehatan.

Kesehatan

Deteksi Dini Diabetes Cegah Gejala Berat Sejak Awal
Ilustrasi otak manusia mengalami stroke dengan seseorang memegang kepala karena nyeri.

Kesehatan

Pijat Kretek Picu Stroke Beruntun pada Wanita
Warga Beijing bersepeda di jalur khusus pada pagi hari.

Kesehatan

Beijing Hidupkan Lagi Budaya Sepeda Ramah Lingkungan

Kesehatan

Pelayanan Kesehatan Apotik Sultan Kota Sungai Penuh Bobrok
Orang ber-IQ tinggi fokus bekerja sambil tersenyum di depan laptop, mencerminkan kebiasaan positif dan manajemen waktu yang baik.

Kesehatan

7 Kebiasaan yang Dihindari Orang Ber-IQ Tinggi
Wanita memegang dada sambil meringis kesakitan di ruang tamu, menunjukkan gejala nyeri dada.

Kesehatan

Waspadai Gejala Tersamar Penyakit Jantung Mematikan
Dokter menjelaskan hubungan kualitas tidur dengan kesehatan jantung.

Kesehatan

Tidur Berkualitas Bantu Jaga Kesehatan Jantung Optimal
Perempuan memakai masker dan selimut sambil memegang cangkir minuman hangat di sofa.

Kesehatan

Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh